riau24 Pemko Pekanbaru Wujudkan Konsep Green City Melalui Sekolah Adiwiyata
Kamis, 14 Desember 2017

Advertorial Pemko Pekanbaru

Pemko Pekanbaru Wujudkan Konsep Green City Melalui Sekolah Adiwiyata

0
Pemko Pekanbaru Wujudkan Konsep Green City Melalui Sekolah Adiwiyata
Pekanbaru, Riau24.com- Untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai kota metropolitan madani seperti kota yang bersih, nyaman, sehat dan asri, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru selalu menggalakkan konsep Green City sebagai pelestarian lingkungan. Tindakan nyata dari hal tersebut salah satunya adalah dengan mengusung sekolah-sekola adiwiyata.

Sekolah adiwiyata akan berkontribusi dalam perwujudan keasrian Kota Pekanbaru yang hijau, udara yang bersih dan sehat, pengelolaan sampah yang terkendali hingga bermuara pada perilaku pelajar yang peduli terhadap lingkungan yang nantinya akan ditularkan dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat.

Walikota Pekanbaru, Firdaus mengatahan melalui sekolah adiwiyata diharapkan sekolah dapat melakukan proses belajar mengajar tidak hanya dengan text book tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap lingkungan.

"Sekolah adiwiyata ini diharapkan mampu membangun karakter dan kepribadian pelajar untuk cinta kepada lingkungan dan dapat melihat sesuatu yang tidak bernilai seperti sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi," kata Firdaus.

Melihat kondisi lingkungan yang saat ini kian memprihatinkan, sekolah adiwiyata hadir sebagai salah satu upaya penyelamatan lingkungan, dan kegiatan utama program adiwiyata ini adalah mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Dijelaskan Firdaus, setiap tahunnya jumlah sekolah adiwiyata di Pekanbaru terus mengalami peningkatan. Dari segi prestasi, pada tahun 2015 lalu, sekolah di Pekanbaru mampu menyabet piala adiwiyata tingkat provinsi maupun nasional dua kali lebih banyak dibanding tahun 2014.

Pada tahun 2015 ada 88 sekolah dari SD/MIN, SMP, SMAN SMK dan MAN yang berhasil meraih adiwiyata tingkat Kota Pekanbaru, dari jumlah tersebut terpilih 29 sekolah untuk tingkat provinsi dan dari provinsi yang diusulkan ke pemerintah pusat ada 16 sekolah. Akhirnya pemerintah pusat memilih 12 sekolah sebagai peraih penghargaan sekolah berwawasan lingkungan.

"Dari prestasi yang membanggakan itu artinya minat untuk sekolah-sekolah mengikuti adiwiyata ini sangat besar. Kita juga selalu memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang menerapkan program adiwiyata ini," sambung Firdaus.

 

 

 

R24/dev/uci


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_e3zes_3426.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengikuti prosesi pelepasan pawai ta'aruf sebagai awal dimulainya  serangkaian kegiatan dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 36 Provinsi Riau di Kota Dumai, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru