riau24 Putra-Putri Riau Hasilkan Teknologi Bio Oil, Gubri Pinta Agar Dikembangkan Sehingga Bermanfaat Bagi Masyarakat
Selasa, 12 Desember 2017

Advertorial Pemerintah Provinsi Riau - RIAU GO IT

Putra-Putri Riau Hasilkan Teknologi Bio Oil, Gubri Pinta Agar Dikembangkan Sehingga Bermanfaat Bagi Masyarakat

0
Putra-Putri Riau Hasilkan Teknologi Bio Oil, Gubri Pinta Agar Dikembangkan Dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Putra-Putri Riau Hasilkan Teknologi Bio Oil, Gubri Pinta Agar Dikembangkan Sehingga Bermanfaat Bagi Masyarakat

Pekanbaru, Riau24.com - Sehubungan dengan tagline 'Riau GO IT' yang diresmikan Gubernur Riau (Gubri) beberapa waktu lalu kini membuahkan hasil yang memuaskan.

Salah satunya dengan keberhasilan putra Riau yang tergabung dalam Ecofor Community SMAN 4 Pekanbaru yang mampu mengembangkan teknologi biologi berupa Bio Oil. Bio Oil merupakan minyak yang hasilnya setara dengan solar. 

Bio Oil yang dapat digunakan untuk kendaraan dan menghasilkan kecepatan 40-60 km/jam ini nantinya akan diikutsertakan dalam perlombaan Bio Expo. Dalam Bio Expo tersebut akan menampilkan produk dari teknologi biologi di Universitas Riau.

"Bio Oil hampir setara dengan solar yang jika diaplikasikan dapat menggerakkan kendaraan dengan kecepatan 40-60 kilometer perjam," terang Ekky Trisna Arby, salah satu siswa SMAN 4 Pekanbaru  yang ikut mengembangkan teknologi Bio Oil tersebut.

Adapun proses Bio Oil itu sendiri dengan menggunakan sampah plastik sebagai bahan utama. Untuk kemudian oleh siswa SMAN 4 Pekanbaru diolah dengan menggunakan blender serba guna selama kurang lebih 5 menit. Setelah melalui proses pengadukan di blender, kemudian dipanaskan sehingga menghasilkan Bio Oil. Sejauh ini, Bio Oil dapat dipergunakan untuk kendaraan bermotor jenis roda dua.

Ekky menyebutkan, sebelumnya telah ada penelitian dengan jenis serupa di Indonesia yang berasal dari salah satu universitas. Hanya saja menggunakan sampah plastik dari jenis yang berbeda, sehingga hasilnya pun berbeda yaitu menyerupai minyak tanah.

Sementara untuk hasil karya anak bangsa dengan jenjang pendidikan yang setingkat (SMA), hingga kini belum ditemukan penelitian dengan bahan bakar dan hasil yang sama.

"Baru kita yang meneliti ini, sebelumnya memang ada yang melakukan penelitian serupa, hanya saja dari universitas. Dan itupun bahan bakarnya dari plastik asoy atau kantong kresek hitam yang kandungannya kotor. Sehingga hasilnya tidak sebersih plastik golongan satu yang kita gunakan," papar Ekky di Pekanbaru.

Dikatakan Ekky, pemuda-pemudi Riau ini merencanakan akan menaikkan jumlah oktan atau Research Octane Sumber (RON) dari hasil produksi mereka hingga melebihi nilai oktan 80.

"Ke depannya kita akan meningkatkan jumlah nilai oktan secara kimiawi dengan menggunakan pil oktan, sehingga bila dicampurkan langsung akan naik bilangan oktannya," imbuhnya.

SMAN 4 Pekanbaru seperti yang telah diketahui, sebelumnya telah memenangkan perlombaan teknologi biologi dengan membawa Bio Etanol ditingkat Universitas Riau.

Selain produk Bio Oil, SMAN 4 Pekanbaru juga telah mengembangkan energi tenaga Surya dengan efisiensi sebesar 20 persen.

Jika baterai sel Surya diisi ulang selama 2 hari maka penggunaannya bisa dimaksimalkan untuk menggantikan listrik dan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti untuk menghidupkan lampu, bel dan kipas angin.

Tidak hanya itu, mereka juga telah mampu memproduksi pengharum badan (sejenis parfum) dengan menggunakan alat yang bernama destilasi. Jadi, setiap objek yang dimasukkan ke dalam destilasi dengan dipanaskan berdasarkan masing-masing suhu sesuai objek yang akan diolah, sehingga akan menghasilkan ekstrak. Ekstrak inilah yang akan dijadikan pengharum badan.

Melihat prestasi yang telah dicapai putra-putri Riau ini, Gubernur Riau, Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, M.B.A. atau yang dikenal Andi Rachman memberikan apresiasi dalam bentuk pesan kepada pemuda-pemudi penerus bangsa ini. Dan Andi Rachman berharap agar teknologi tersebut dapat dikembangkan lagi.

"Luar biasa adik-adik telah mampu menciptakan teknologi sejenis ini. Untuk ke depannya dikembangkanlah, sehingga nanti produk yang dihasilkan dapat berguna bagi seluruh masyarakat Riau," pungkas Gubernur Riau.





Ket : Siswa SMA 4 saat mengolah Bio Oil (Foto atas), Hasil dari Bio Oil (Foto Bawah)
 

R24/ntg


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_mmuc9_3424.jpg
Inhil, Riau24.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dapat lebih proaktif, dalam mencari sumber dana bagi pembangunan pasar terapung yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru