riau24 Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Komitmen Untuk Berantas Narkoba
Rabu, 13 Desember 2017

Advertorial Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Komitmen Untuk Berantas Narkoba

0
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Komitmen Untuk Berantas Narkoba
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Komitmen Untuk Berantas Narkoba

Rohil, Riau24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mendukung penuh pemberantasan narkoba di Negeri Seribu Kubah. Pasalnya, narkoba selain telah meresahkan masyarakat juga mengancam masa depan generasi bangsa.

Bupati Rokan Hilir H Suyatno mengajak seluruh masyarakat dan semua pihak yang terkait untuk bersama-sama memerantas peredaran gelap narkoba di Kabupaten Rohil.

Hal ini dikatakan Suyatno, karena di Rohil sangat rawan beredarnya narkoba yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui jalur pelabuhan maupun jalur darat sehingga membuat daerah penghasil ikan ini rawan peredaran narkoba.

"Memberantas kejahatan terutama narkoba bukan tanggungjawab polisi semata, tetapi masyarakat juga memiliki andil, sehingga peredaran narkoba di wilayah Rohil dapat diberantas,'' ungkapnya Bupati Rohil H Suyatno..

Tambah Suyatno, kalau seandainya seluruh masyarakat bisa berperan aktif dan melaporkan apabila ada melihat transaksi narkoba, tentunya peredaran obat-obatan terlarang itu tidak bisa beredar.

Tak lupa Bupati mengajak para generasi muda untuk menjauhi Narkoba. Kejahatan berupa narkoba dinilai sangat merusak moral dan menghancurkan generasi penerus bangsa. Jika Para generasi muda kita hancur maka negara maupun daerah negeri seribu kubah yang kita cintai ini tidak akan pernah bisa maju dan berkembang.

"Apalagi Kabupaten Rohil banyak memiliki jalur pelabuhan tikus membuat daerah penghasil ikan ini rawan peredaran narkoba. Dalam memberantasnya membutuhkan kerjasama semua pihak", demikian diungkapkan Bupati Rohil H Suyatno, dalam suatu kesempatan, baru-baru ini.

Menurutnya. Narkoba saat ini sudah cukup mengkuatirkan. Penguna dan pengedarannya sudah tidak ada batas, baik di tingkat anak- anak maupun tingkat dewasa. Sehingga wajib semua komponen yang ada tidak hanya pemerintah namun semua lini wajib ikut memberantas narkoba yang ada di daerah. Dalam memberantas segala bentuk kejahatan tidak dapat dilakukan perseorangan, melainkan melibatkan semua personil aparatur baik vertikal dan horizontal.

"Memberantas kejahatan terutama narkoba bukan tanggungjawab polisi semata, tetapi masyarakat juga memiliki andil, sehingga peredaran narkoba di wilayah Rohil dapat diberantas," ungkapnya Bupati Rohil H Suyatno 

Perang terhadap Narkoba, selalu ditunjukkan Bupati. Seperti saat ia bertindak sebagai pembina upacara Bupati Rokan Hilir H Suyatno beberapa waktu yang lalu.

Di kesempatan itu orang nomor satu di Rokan Hilir itu mengimbau dan mengajak seluruh kalangan dan lapisan masyarakat untuk memberantas narkoba terutama di kalangan remaja.
Bupati meminta khususnya kepada orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka seiring dengan pesatnya perkembangan zaman.

Menurut Bupati Rokan Hilir itu pengawasan orang tua adalah hal yang paling penting untuk menjauhkan anak-anak remaja dari narkoba.

Kepada masyarakat juga diharapkan untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwajib apabila terdapat gerak-gerik seseorang yang mencurigakan di sekitar mereka.

"Sedikitnya 18.000 jiwa melayang sia-sia di-Indonesia ini akibat penyalahgunaan narkoba, dan Provinsi Riau sendiri merupakan urutan ke-2 tingkat kematian terbanyak akibat narkoba, ini dikarenakan Riau khususnya Rokan Hilir merupakan provinsi yang sangat strategis untuk dijadikan jalur perdagangan obat-obatan terlarang bagi para bandar besar, baik melalui laut dan darat," kata Bupati Suyatno saat itu.

Rokan Hilir sendiri berbatasan langsung dengan Sumatera Utara, sementara di jalur laut berbatasan dengan Negara Malaysia. Tentu hal ini dijadikan kesempatan oleh para mafia-mafia narkoba.

Dalam kesempatan itu dilakukan penandatanganan komitmen bersama memerangi narkoba yang dilakukan Bupati Suyatno, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Kapolres AKBP Subiantoro, SH, S.Ik, Kajari, M Zaenudin, Dandim 0303 Bengkalis diwakilli Danramil Bangko Kapten Inf Isnanu, pihak Imigrasi, Syahbandar, Bea Cukai, Kepala Rutan, Suparman, serta pihak lainnya.

Bupati juga tak bosan-bosannya mengajak para generasi muda terutama para pelajar untuk tidak pernah terlibat dengan yang namanya narkoba yang pada awalnya ingin coba-coba, kemudian meningkat dengan ketagihan hingga sampai ketingkat ketergantungan.

Bahaya Narkoba katanya sangat laten, karena bisa memporak porandakan masa depan generasi muda. Untuk itu kita minta sekaligus mengajak para pelajar untuk tetap fokus dengan pendidikannya guna mewujudkan cita-cita. "jadilah pemikir dinegeri kita sendiri dengan tidak menjerumuskan diri dengan narkoba, "pesan Suyatno.

Beberapa faktor itulah, tambah Wabup, sebagai pemicu dalam setiap pola hidup maupun dasar pemikiran seseorang, termasuk dalam hal penyalahgunaan narkoba. seringkali seorang anak muda terjebak kedalam lembah hitam narkoba hanya karena faktor pertemanan sehingga memunculkan keinginan coba-coba.

“Bagaimanapun pencegahan, pemberantasan peredaran Narkoba, adalah merupakan tanggung kita semua,” terang Bupati seraya mengulangi

Dia menambahkan, saat ini narkoba merupakan isu yang kritis dan rumit yang tidak bisa di selesaikan oleh hanya satu pihak saja, karena narkoba bukan hanya masalah individu namun masalah semua orang.

Selama ini, katanya, upaya pemberantasan narkoba sudah sering dilakukan oleh pihak berwajib. Namun tetap ada saja celah bagi pelaku narkoba untuk bergerak bebas.

“Kita perlu mencari solusi yang tepat dalam memberantas peredaran ilegal narkoba ini. Dan hal ini harus melibatkan serta memobilisasi semua pihak baik itu Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan komunitas lokal dalam membantu pihak kepolisian memberantas narkoba di Kalbar ini, “tuturnya.

Disisi lain, narkoba juga merambat kelini pendidikan, ironisnya para korban merupakan para siswa pelajar sekolah, bahkan mahasiswa. Meurutnya, jika penanganan kurang serius dilakukan kedepan persoalan generasi muda akan lebih memprihatinkan.

Terangnya lagi, melihat tingginya angka tersebut, tentulah harus dicarikan solusinya secara cepat dan bersama-sama. Ingat, jangan sampai angka tersebut menjadi meningkat secara pesat.”Jika jumlah prevelensi penyalahgunaan narkoba terjadi peningkatan akan mengakibatkan Rohil sasaran utama peredaran narkoba,” ujarnya mengingatkan.

Bupati juga menyambut baik adanya gerakan nasional penanganan ancaman narkoba dalam rangka mewujudkan Indonesia emas. Untuk itu, dirinya  berharap agar gerakan ini dapat ditingkatkan lagi tingkat  dengan melibatkan seluruh stake holder yang ada di wilayah Rohil.



                                          Ket. Foto : Bupati saat melakukan pemusnahan Narkoba belum lama ini



R24/adi 

 


 


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_xnxqc_3405.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Indragiri Hilir kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi. Kali ini, HM. Wardan meraih Award dari Komisi Informasi (KI) dalam kategori Pelopor Keterbukaan Informasi Publik Pemerintahan Desa Tahun 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru