riau24 Paket Komplit TNBT, Penyatuan Alam dan Tradisi Kuno Masyarakat Talang Mamak
Rabu, 18 Juli 2018

Advertorial Pemerintah Provinsi Riau - Pariwisata

Paket Komplit TNBT, Penyatuan Alam dan Tradisi Kuno Masyarakat Talang Mamak

1
Paket Komplit TNBT, Penyatuan Alam dan Tradisi Kuno Masyarakat Talang Mamak
Paket Komplit TNBT, Penyatuan Alam dan Tradisi Kuno Masyarakat Talang Mamak

Pekanbaru, Riau24.com - Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) adalah ekowisata dimana pengunjung disuguhkan dengan penyatuan alam yang sangat asri dengan budaya Talang Mamak, suku asli Riau yang berpaham animisme.

Paham animisme sendiri adalah kepercayaan kepada makhluk halus dan roh yang merupakan asas kepercayaan agama dan mula-mula muncul di kalangan manusia primitif. "Mereka itu suku asli Riau dan bukan Islam," ujar Fahmizal, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau.

Seperti yang kita ketahui, paham kuno yang telah berumur ratusan tahun ini memiliki begitu banyak tradisi dan kebiasaan termasuk pemujaan-pemujaan yang dilakukan kepada makhluk halus atau roh yang mereka percayai, hal inilah yang nanti akan menjadi konsumsi pengunjung yang diinapkan dirumah-rumah warga.

Selain tradisi, kebiasaan mereka seperti bagaimana bahasa, keseharian, tingkah laku, kebiasaan, bahkan interaksi mereka dengan alam, adalah hal menarik yang akan disaksikan pengunjung.

Tidak hanya dapat dengan langsung memperhatikan interaksi suku Talang Mamak, pengunjung juga bisa melihat aneka satwa dan tumbuhan yang tersebar di taman seluas 143.143 hektar ini.

"Daya tariknya itu di ekowisata. Kearifan lokal muncul karena hutan itu. Masyarakat adat ada mengikuti harmoni alam, kehidupan mereka itu menyatu dengan alam. Itulah tidak bisa dipisahkan antara hutan dengan kehidupan mereka," terang Fahmizal pada Riau24.com.

TNBT ini juga terdiri dari hutan hujan tropis dan terkenal sebagai tempat terakhir spesies terancam seperti orangutan sumatera, harimau sumatera, gajah sumatera, badak sumatera, tapir asia, beruang madu dan berbagai spesies burung yang terancam.

Bahkan, untuk memfasilitasi pengunjung, TNBT sudah menyediakan sebuah Camp drabit. Disini pengunjung bisa memperhatikan aktifitas harimau dan satwa lain karena diletakkan camera track.

"Di TNBT juga sudah menyediakan jogging track di hutan, bicycle track di dalam hutan, termasuk camping ground yang sudah ada toiletnya. Aktifitas itu sudah bisa dilakukan oleh orang," ujar Fahmizal.

Sama seperti wisata alam lainnya, pengunjung diberikan pilihan untuk bisa bermain melepas lelah di perkotaan dengan mendatangi puluhan air terjun yang tersimpan di dalam hutan. Kemudian ada gua pintu tujuh, sungai yang sangat asri, bahkan dapat ditemukan pohon durian yang menjadi kegemaran masyarakat Indonesia. "Nanti kalau masuk ke tengah-tengah hutan itu ada pohon durian," sambungnya. 

Menurut Fahmizal, TNBT ini sudah sesuai dengan visi Riau yaitu gabungan dari Riau pariwisata berbasis budaya dan berbasis alam. "Dasarnya budaya, karena budaya melayu ini kuat. Nah ini yang merupakan salah satu objek destinasi untuk kita undang wisatawan datang melihat semua keunikan itu," kata Famizal.

Agar seluruh masyarakat Indonesia tahu bahwa di Riau, tersimpan begitu banyak keindahan alam dan budaya yang masih terjaga kuat ditengah-tengah modernisasi, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui pengurus adat setempat membuat sebuah festival bernama gangsal festival. "Silahkan datang ke situ, lihat mereka, bagaimana mereka menangkap ikan, bagaimana mereka merakit di sungai gangsal itu dan segala macamnya," sambungnya.

Selain Gangsal Festival, Riau tengah gencar mempromosikan budaya dan wisata yang bisa dikunjungi oleh masyarakat dalam negeri maupun asing dengan promosi ke luar negeri.
"Salah satunya rencana kita akan ada nanti semacam pameran di Kuala Lumpur. Akan ada expo tentang pariwisata untuk Asia disana. Kita akan bawa salah satunya TNBT," pungkasnya.



                       


                                          

R24/ntg


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

S128agen.net
Sabtu, 21 April 2018 21:22 wib
Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? Aku mau kenalin Game Bola Online Piala Dunia. Buat kamu para pecinta sepakbola dimanapun kamu berada. Disitus ini kamu bisa main Game Bola Online Piala Dunia dan juga banyak Game Online menarik lainya, CHAT KAMI DI SINI BOSKU
Nama :
Komentar :
     
riau24_hedns_3784.jpg
Tembilahan, Riau24.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan nonton bareng masyarakat laga final Piala Dunia 2018, Prancis kontra Kroasia di lapangan Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Minggu (15/7/2018) malam.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru