riau24 Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Perizinan, BP2T Provinsi Riau Peroleh Nilai A Sebagai Wujud Kepercayaan Masyarakat
Selasa, 12 Desember 2017

Advertorial Pemerintah Provinsi Riau

Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Perizinan, BP2T Provinsi Riau Peroleh Nilai A Sebagai Wujud Kepercayaan Masyarakat

0
Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Perizinan, BP2T Provinsi Riau Peroleh Nilai ‘A’ Sebagai Wujud Kepercayaan Masyarakat
Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Perizinan, BP2T Provinsi Riau Peroleh Nilai A Sebagai Wujud Kepercayaan Masyarakat

Pekanbaru, Riau24.com - Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Provinsi Riau terus berusaha mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan perizinan yang cepat, akurat dan akuntabel dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia serta mengembangkan sistem teknologi yang digunakan.

Dengan menggalakkan motto ceria, BP2T Provinsi Riau memberikan pelayanan yang cepat, efisien, responsif, intensif dan akuntabel sehingga penerima layanan akan merasakan layanan yang menyenangkan.

"Secara Harfiah ceria memiliki arti cerah dan berseri-seri, maka diharapkan penerima layanan dan pemberi layanan di BP2T Provinsi Riau akan merasakan layanan yang menyenangkan," ujar Kepala Badan BP2T, Evarefita. 


     
                                Ket Foto : Kepala Badan BP2T, Evarefita

Dengan keramahan dan kesabaran pemberi layanan, serta tanggap dalam merespon keluhan dan kebutuhan penerima layanan, sejauh ini memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai penerima layanan untuk mengurus segala perizinan di BP2T.

Di tahun 2015, BP2T memperoleh angka 82,25 dengan hasil kategori mutu pelayanan yang bernilai A (sangat baik) yang merupakan hasil survei kepuasan masyarakat sebagai penggunan layanan dan kualitas dan pengukur kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di BP2T.

Yuni, salah satu mahasiswa yang mengurus perizinan tugas akhir layaknya mahasiswa lainnya di BP2T Provinsi Riau menjelaskan kesan yang baik yang didapatkannya usai proses perizinan selesai.

"Saya mahasiswa yang sudah pasti membutuhkan jasa pelayanan perizinan dari BP2T. Disini semua serba cepat, lancar dan tidak merepotkan kita. Nah, yang paling saya suka adalah keramahan dari pegawainya baik yang tua atau muda,  perempuan atau laki-laki," ungkap Yuni, mahasiswa salah satu universitas di Pekanbaru.

Tidak hanya Yuni, Riko yang merupakan pengusaha salah satu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Pekanbaru mengatakan dengan pelayanan prima yang diberikan oleh BP2T membuat orang tertarik mendaftarkan usaha milik mereka karena tidak dipersulit.  

“Saya cukup puas dengan pelayanan yang diberikan, karena kadang ada ya mengurus apa-apa itu dipersulit, disini tidak sama sekali, sangat mudah. Mereka ramah dan lembut bahkan mereka mampu membangun komunikasi dengan masyarakat yang sedang melakukan perizinan sehingga kita merasa nyaman,” tutur Riko di Pekanbaru.

Kemudahan yang diberikan oleh BP2T tercermin dari teraplikasinya perizinan online sehingga pelaku dunia usaha dapat mendaftarkan izin secara online melalui website resmi.

“Guna mempermudah proses pelayanan perizinan dan non perizinan di wilayah Provinsi Riau, kita telah aplikasikan perizinan online sehingga memudahkan pelaku dunia usaha,” tambah Evarefita.

Berikut adalah beberapa jenis perizinan yang tersedia di BP2T, perizinan penanaman modal, perizinan kehutanan, perizinan perkebunan, perizinan pertanian dan peternakan, perizinan perikanan dan kelautan, perizinan energy dan sumber daya mineral, perizinan lingkungan hidup, perizinan kesehatan.

Kemudian, perizinan pendidikan, perizinan perindustrian dan perdangan, perizinan tenaga kerja, perizinan perhubungan, perizinan komunikasi dan informatika, perizinan bina marga, perizinan cipta karya, perizinan koperasi dan UKM, perizinan sosial dan perizinan kesatuan bangsa dan politik.

Kemudian, selain SDM, BP2T terus mengevaluasi kualitas sarana dan prasarana di lingkungan BP2T yaitu perubahan dalam penataan interior dengan langgam modern melayu untuk menciptakan suasana ruang pelayanan yang nyaman baik secara fisik maupun visual dan psikologis agar dapat menunjang aktivitas pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

BP2T yang merupakan satu-satunya layanan perizinan di tiap tingkatan baik provinsi maupun kabupaten/kota, khususnya di Riau, berkomitmen secara sungguh-sungguh untuk mempercepat reformasi birokrasi dan membangun pemerintahan yang taat hukum dengan menata sistem pemerintahan yang baik, efektif dan efisien sebab menurut Evarefita, selama ini masyarakat berpikiran bahwa perizinan itu berdampak pada gratifikasi.


                              Ket Foto : Pelayanan di BP2T

“Reformasi birokrasi ini bertujuan untuk memberikan perubahan padangan di khalayak bahwa perizinan itu berdampak pada gratifikasi, dimana pelayanan publik identik dengan praktik penyalahgunaan wewenang, korupsi, kolusi dan nepotisme serta lemahnya pengawasan. Disini, kita konsisten dengan tujuan kita untuk mewujudkan pelayanan prima yang bebas dari gratifikasi terhadap perizinan dan non perizinan” imbuh Evarefita.

Segala prestasi yang diperoleh oleh BP2T Provinsi Riau mengantarkan Kepala BP2T menjadi salah satu Kepala Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) terpilih yang ditunjuk sebagai Tim Penyusun Rancangan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang pedoman organisasi dan tatakerja Unit PTSP di lingkungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Prestasi lainnya yang diperoleh yaitu harumnya nama Riau sebab melalui PTSP Kabupaten Siak yang berhasil meraih juara 1 untuk kategori PTSP terbaik di tingkat kabupaten se-Indonesia.

 

R24/ntg

 
 
 

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_mmuc9_3424.jpg
Inhil, Riau24.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dapat lebih proaktif, dalam mencari sumber dana bagi pembangunan pasar terapung yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru