riau24 Penuhi Kebutuhan Masyarakat Akan Air, Pemkab Rohil Bangun Air Bersih Regional
Selasa, 12 Desember 2017

Advertorial Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir

Penuhi Kebutuhan Masyarakat Akan Air, Pemkab Rohil Bangun Air Bersih Regional

0
Penuhi Kebutuhan Masyarakat Akan Air, Pemkab Rohil Bangun Air Bersih Regional
Penuhi Kebutuhan Masyarakat  Akan Air, Pemkab Rohil Bangun Air Bersih Regional

Rohil, Riau24.com – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang akan menjalankan program pembangunan air bersih regional. Yang mana dalam program tersebut akan meliputi tiga (3) Kabupaten/Kota sekaligus.

Demikian hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata ruang Rohil, Suwandi SSos, kepada wartawan, kemarin di Bagansiapiapi. Disebutkannya, program kelanjutan pembangunan tersebut, sudah disiapkan oleh Bupati Rohil, H Suyatno, Amp.  Dimana program air bersih merupakan program yang sangat strategis mencapai sampai kedasar semua masyarakat Daerah.

Menurut Suwandi lagi, ini merupakan bagian dari kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil terhadap masyarakat yang kesulitan air bersih.

"Karena, air bersih merupakan kebutuhan pokok manusia, makanya pemerintah telah membuat program dan mencanangkan ditahun 2020 nantinya semua masyarakat akan terpenuhi kebuthan air bersihnya", ujarnya.
 

                      
                    Ket Foto : Pasokan air bersih menjadi kebutuhan utama warga Rohil

Suwandi meyakini hal itu akan terealisasi karena, saat ini saja sudah berhasil dengan jumlah 600 KK yang disalurkan dari Spam Ujung Tanjung. Dan menurutnya, ditahun mendatang hal inilah yang akan ditingkatkan lagi dengan mencapai jumlah 3600 rumah tangga.

Adapun ditahun 2016 mendatang kata Suwandi, pihaknya akan menggarap Spam regional dengan meliputi tiga (3) Kabupaten Kota, yaitu Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir Sendiri. Dan pemerintah akan menyiapkan lahan dan sejumlah anggran yang berkisar mencapai angka Rp 50 Miliar dari APBD Rohil, ditambah dengan dukungan APBD Propinsi dan APBN.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) pun kini sudah menyatakan kesiapannya menjadi pemasok air bersih di tiga kabupaten di Riau. Tiga Kabupaten itu yakni Rohil, kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis. Pasalnya, Perusahaan air minum (PAM) itu yang merupakan program  pemerintah pusat dibangun di kecamatan Tanah Putih.

Bupati Rokan Hilir H Suyatno Amp mengatakan Kualitas air sungai rokan sangat bagus dan memadai untuk kebutuhan air bersih, agar hal itu berjalan mulus maka dirinya meminta antar tiga kabupaten itu untuk membangun komunikasi yang baik agar wacana ini bisa terwujud.


                         
                          Ket Foto : Bupati Rohil saat mengambil sampel air bersih
  

"Air bersih memang menjadi kebutuhan yang urgent, jadi kita harus wujudkan recana ini," katanya. Dirinya juga menjelaskan air sungai rokan dari hulu hingga hilir lebih kurang 350 kilo meter dan tidak pernah surut, sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum di tiga kabupaten di Riau.

Dilanjutkan Suyatno,  untuk Rohil sendiri juga memerlukan air bersih dan air minum, akan tetapi PAM itu memang belum dikelola dengan baik. Sementara untuk bahan baku air diyakini sudah sangat cukup dan layak yang bersumber dari sungai rokan. 

 

Tinjau Lokasi

Bupati Rohil H. Suyatno, AMP meninjau lokasi intakate (pengambilan, red) air bersih regional untuk mengairi Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai di Kepenghuluan Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. 6 hektar lahan sudah dibebaskan, dana yang bakal digelontorkan menggunakan APBN diprediksi mencapai Rp1,4 trilun. 

Pada saat peninjauan, Suyatno sempat berdialog dan bersenda gurau dengan pemilik lahan 6 ha yang telah diganti rugi, bahkan pemilik lahan mendukung upaya pemerintah menjadikan tanahnya sebagai lokasi tempat pengambilan bahan baku air bersih.  

                        
         Ket Foto : Bupati Suyatno saat meninjau lokasi untuk pembuatan lokasi air bersih
 

Jika proyek ini nantinya terwujud, tiga kabupaten/kota, Rohil, Bengkalis dan Dumai bakal dialiri, lokasi itu akan maju sehingga membawa dampak positif kepada masyarakat, termasuk akan adanya pembangunan jalan yang lebih representatif. 

Untuk peletakan batu pertama, Bupati Suyatno meminta kepada Plt Sekda Drs. Surya Arfan, M.Si agar Bupati Bengkalis, Amril Mukminin dan Wali Kota Dumai, Zul As diundang. 

Untuk tahap awal, pemerintah pusat melalui APBN akan menggelontorkan dana sebesar Rp400 miliar dan total investasi yang dibutuhkan mensuplai air bersih ini mencapai Rp1,4 triliun.

Kebutuhan air bersih ini sudah lama jadi keinginan warga, terutama warga Kepenghuluan Bantaian, Kecamatan Batu Hampar, yang menginginkan pembangunan sumur bor untuk mendapatkan sarana air bersih. Ketergantungan sumber air bersih menjadi usulan skala prioritas.

Apalagi, ketersedian air bersih sangat minim, sedangkan jumlah kebutuhanya sangat besar. Oleh karena itu, masyarakat ingin pemerintah daerah memberikan solusi terbaik yakni dengan disegerakannya pembangunan air bersih tersebut.

Melalui  Kasubid Investasi Dirjen Cipta Karya, Kementrian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat, RI Mieki Kencana Wulan, ketika berkunjung ke  Rohil belum lama ini, langkah pemab Rohil dinilai sangat positif.

"Rencana sistem pengendalian air minum regional Dumai, Rokan Hilir dan Bengkalis di Rohil sangat positif. Kami juga mengapresiasi Bapak Bupati yang sudah menyiapkan dengan lahan 6 ha di Tanjung Melawan untuk rencana lokasi intake sebagai satu kesatuan sistem  sistem penyediaan air minum regional di Rohil dikelola Provinsi Riau," ungkap Mieki.

                 
                    Ket Foto : Bupati Suyatno saat meninjau lokasi air bersih

Mengapa begitu penting apreasiasi tersebut, Mieki menyebut karena sektor air minum ini harus diinisiasi oleh daerah, sedangkan provinsi dan kementrian di pusat bersifat mendukung. "Kami tidak bisa mendukung jika daerahnya tidak ada inisiatif. Kami sulit untuk mengajak daerah, sekiranya daerah tidak bergerak," katanya lagi.

Untuk itu, Ketua DPRD dan pimpinan lain di Rokan Hilir diminta untuk mendukung Bupati Suyatno terus bergerak , sehingga pemerintah pusat dengan mudah memberikan prioritas dalam dukungan pengadaan khususnya dalam hal sektor air minum.

Terkait hal tersebut, Bupati Suyatno membenarkan kalau saat ini sudah disiapkan lahan 6 ha di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan.

 

Bupati Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Air Bersih

Bupati Rokan Hilir (Rohil), Riau, Suyatno mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu mendukung langkah pemerintah pusat dan pemprov yang sedang gencar mengalokasikan anggaran untuk membangun fasilitas yang berhubungan dengan kepentingan orang banyak di Rohil.

"Kalau bagus daerah kita untuk apa lagi pemekaran. Jangan kotori daerah kita dan sama-samalah kita berjuang untuk mewujudkannya. Saya dan Jamiluddin dibebankan amanah berat yang harus kami perjuangkan," kata Suyatno dalam acara safari Ramadan di Mesjid Al Falah Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.


                       Ket Foto : Bupati Suyatno saat Peresmian SPAM di Rokan Hilir

Menurutnya, Kementrian PU sedang membuat Detail Engineer Design (DED) pembangunan fasilitas air bersih dengan anggaran sebesar Rp500 miliar. Bahkan, keperluan air bersih itu digunakan untuk kebutuhan 3 kabupaten diantaranya Rohil, Bengkalis, Duri dan Dumai. Areal lahan yang diperlukan seluas 5 hektare.

"Kita sudah menyanggupinya. Di sini sudah kita siapkan lahannya. Siap-siaplah putra daerah setempat untuk direkrut jadi tenaga kerja pada proyek tersebut. Saya harapkan semua masyarakat harus mendukung dan jangan coba coba menghambat," kata Suyatno di hadapan jamaah mesjid yang juga dihadiri Dandim 0321, Letkol Arh. Bambang Sukisworo, Kemenag, Agustiar, S.Ag, seluruh Kadis, Camat Taput, Errie YS.SH.

Dikatakannya, untuk Rohil, pipa penyambungan air bersih hanya sampai di Tanah Merah. Untuk diteruskan ke Bagansiapiapi dan Sinaboi akan dibiayai melalui APBD Kabupaten.

"Selama ini kita tidak pernah menikmati air bersih. Padahal sungai Rokan panjangnya mencapai 300 KM. Sedangkan di Singapura aja limbah bisa disulap jadi air bersih," ungkapnya. (***)



R24/adi 

 

 


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_xnxqc_3405.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Indragiri Hilir kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi. Kali ini, HM. Wardan meraih Award dari Komisi Informasi (KI) dalam kategori Pelopor Keterbukaan Informasi Publik Pemerintahan Desa Tahun 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru