riau24 Wujudkan Sistem Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Pemprov Riau Terapkan E-Government
Senin, 15 Oktober 2018

Advertorial Pemerintah Provinsi Riau

Wujudkan Sistem Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Pemprov Riau Terapkan E-Government

1
Wujudkan Sistem Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Pemprov Riau Terapkan E-Government
Wujudkan Sistem Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Pemprov Riau Terapkan E-Government
Pekanbaru, Riau24.comDalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel, Pemerintah Provinsi Riau menerapkan E-Government sejak setahun yang lalu sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, Joko Widodo untuk mengedepankan transparansi publik.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Instruksi Presiden No.3 tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan E-Government Indonesia. Kebijakan ini juga merujuk pada Undang-Undang mengenai keterbukaan informasi publik Nomor 14 tahun 2008.

"Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah menjalankan E-Government. Semua sistem pemerintahan termasuk berkaitan dengan keterbukaan informasi publik telah dijalankan," ujar Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman.

Sistem E-Government sendiri merupakan sistem penggunaan teknologi informasi untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi masyarakat serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan secara elektronik. E-Government Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mencakup perizinan, bisnis, ekonomi, pembangunan, keuangan dan administratif kependudukan.




E-Government Provinsi Riau terbagi atas dua aplikasi, yang pertama government to government yang hanya bisa dilihat oleh pegawai pemerintahan dimana masing-masing SKPD sudah memiliki user name atau lebih dikenal dengan password. Sementara masyarakat hanya bisa melihat satu diantaranya yaitu government to pubik.

Sejauh ini, sudah sebanyak 80 aplikasi yang terintegrasi dengan masing-masing SKPD. “Nanti kalau government to government itu ada aplikasi SKPD, ini aplikasi yang 80 itu. Yang rata-rata aktif di SKPDnya dan dinas-dinas semuanya seperti kesbangpol, badan ketahanan pangan, komnas peyuluhan, perizinan terpadu, perizinan online, seluruh aplikasi-aplikasi yang ada di pemerintah kita,” terang Gubri.

Iapun menuturkan pada tahun 2016 ini, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau telah secara konsisten menerapkan E-Government.

“Tahun ini, seluruh SKPD se-Provinsi Riau sudah menerapkan E-Government. Semua sistem pemerintahan termasuk berkaitan dengan keterbukaan informasi publik telah dijalankan," kata Gubri, Arsyadjuliandi Rachman pada awak media.

Dikatakan Gubri, dengan diterapkannya E-Government ini semakin mempermudah tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat. Kini, masyarakat Riau tidak perlu lagi mendatangi instansi terkait untuk melakuan kegiatan perizinan dan sebagainya. Cukup mengakses web resmi dari Riau saja yaitu Riau.go.id.

“Tentu saja hal ini memberikan kemudahan yang sangat baik serta efisiensi waktu dan biaya, baik bagi masyarakat maupun pemerintah sendiri. Informasi publik tersedia 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu,” kata Gubri.

Selain efisiensi waktu, Pemprov Riau juga berhasil melakukan efisiensi anggaran bahkan oleh karena efisiensi ini, Pemprov Riau mendapat dukungan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Asman Abnur ketika berkunjung ke Riau beberapa waktu lalu.

“kita lihat sendiri MenPAN RB memberikan apresiasi kepada Riau yang telah berhasil menjalankan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini,” jelas Gubri.

Menurutnya, ke depan sistem ini bukan sekadar diterapkan di tingkat provinsi saja, tapi kabupaten dan kota juga harus mempersiapkan diri untuk menggunakan sistem pelayanan publik berbasis IT tersebut. Pasalnya, Sistem pelayanan ini sudah terintegrasi dengan milik pemerintahan pusat.


 

"Ke depan tinggal membumikan sistem pelayanan publik berbasis teknologi ini di tengah masyarakat dan pelaksanaannya di kabupaten dan kota. Supaya benar-benar dapat dirasakan manfaat e-goverment," kata Gubri lagi.

Ke depannya sistem IT akan sampai ke tingkat desa. Kenapa demikian, supaya pemerintah desa bisa mengatasi ketertinggalan dengan daerah lainnya. "Maka, internet harus bisa masuk sampai ke sana," tuturnya.

Melalui e-goverment, ke depan diharapkan tidak ada lagi mendengar keluhan masyarakat dalam mengurus administrasi dan segala macam informasi yang dibutuhkan masyarakat dengan mudah diakses menggunakan internet. Selain itu, ketika pemerintah melakukan penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) dapat diketahui dengan sekali ''klik'' saja.   (***)




R24/ntg 

 


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

S128agen.net
Sabtu, 21 April 2018 21:47 wib
Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? Aku mau kenalin Game Bola Online Piala Dunia. Buat kamu para pecinta sepakbola dimanapun kamu berada. Disitus ini kamu bisa main Game Bola Online Piala Dunia dan juga banyak Game Online menarik lainya, CHAT KAMI DI SINI BOSKU
Nama :
Komentar :
     
riau24_fptsj_3830.jpg
Riau24.com - Ketua DPRD Pelalawan H. Nasarudin, SH, MH melantik dan mengambil sumpah tiga Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Pelalawan, dalam Rapat Paripurna Istimewa Peresmian dan Pengucapan Sumpah /Janji Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019, di Gedung DPRD Pelalawan, Selasa (2/10) pekan lalu.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru