riau24 Bupati Inhil Minta Akademisi UNRI Lakukan Riset Perkelapaan
Senin, 16 Juli 2018

Advertorial Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir

Bupati Inhil Minta Akademisi UNRI Lakukan Riset Perkelapaan

1
Bupati Inhil Minta Akademisi UNRI Lakukan Riset Perkelapaan
Bupati Inhil Minta Akademisi UNRI Lakukan Riset Perkelapaan
Inhil, Riau24.comBupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meminta akademisi Universitas Riau (UNRI) melaksanakan riset perkelapaan guna menuju industrialisasi kelapa berskala rumah tangga (home industry) di Kabupaten Inhil.

Hal ini dilakukan mengingat Kabupaten Inhil yang berjuluk 'Negeri Hamparan Kelapa Dunia' memiliki produktifitas kelapa yang begitu tinggi.

Menurut Bupati Wardan, penelitian yang dilakukan guna menciptakan home industry berbasis kelapa, dapat diawali dengan meneliti bibit kelapa untuk mengindentifikasi kualitas bibit yang unggul atau sebaliknya. Selain itu, penelitian juga dapat berkutat pada produk turunan kelapa.

"Setelah riset bibit dilakukan, barulah fokus dengan penelitian humaniora pada sub-bidang ekonomi, seperti penelitian terkait potensi keekonomian. Semuanya dilakukan tidak terlepas dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat. Perlu ada kajian, perlu diteliti. Baru selanjutnya dirumuskan strategi apa untuk mengembangkan hasil riset tersebut," terang Bupati Wardan pada pembukaan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat program pascasarjana Universitas Riau, berapa waktu lalu.

Pembangunan ekonomi, disebutkan Bupati Wardan, memang sudah semestinya dimulai dengan peningkatan pendapatan masyarakat perkapita. Hal ini, lanjut Wardan, harus dilakukan melalui pengembangan potensi sumber daya sektoral yang ada di suatu daerah, seperti halnya Kabupaten Inhil dengan potensi pada sektor perkebunan kelapa.

"Jadi, masyarakat pekebun kelapa di Inhil tidak hanya menghasilkan bahan mentah sebagai bahan baku berupa kelapa bulat saja, melainkan juga bisa memproduksi komoditas olahan yang berbahan baku kelapa dari kebun kelapa mereka. Tentunya, ini dapat menciptakan nilai ekonomis yang lebih lagi dibandingkan dengan hanya menjual hasil kebun berupa kelapa bulat saja," pungkasnya.

Terakhir, Bupati Wardan juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar dapat lebih serius lagi menindaklanjuti rencana industrialisasi kelapa berskala rumah tangga ini dengan cara melakukan pembinaan dini terhadap masyarakat pekebun kelapa dan lain sebagainya.

"Kami bersyukur yang datang Rektornya (Rektor Universitas Riau, red) langsung. Ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Universitas Riau terhadap kemajuan Kabupaten Inhil. Perhatian dan kepedulian ini sudah semestinya di respons dengan keseriusan, tidak hanya oleh masyarakat melainkan juga oleh Pemerintah Kabupaten Inhil melalui OPD terkait," tandasnya.   (***)




Adv/diskominfo


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

S128agen.net
Rabu, 02 Mei 2018 07:51 wib
Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? Aku mau kenalin Game Bola Online Piala Dunia. Buat kamu para pecinta sepakbola dimanapun kamu berada. Disitus ini kamu bisa main Game Bola Online Piala Dunia dan juga banyak Game Online menarik lainya, Selain itu kamu juga bisa dapatkan banyak bonus main di situs ini. Yuk Sob Gabung dan Main CHAT KAMI DI SINI BOSKU
Nama :
Komentar :
     
riau24_nyddp_3781.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengapresiasi rencana penerapan sistem Informasi Pemerintah dan Masyarakat (InPAS) dan mengatakan hal itu sebagai sebuah terobosan cerdas di era digital.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru