riau24 Angka Harapan Hidup di Inhil Meningkat, Wardan Sebut Ditunjang Fasilitas Pelayanan Publik yang Berkualitas
Selasa, 24 Oktober 2017

Advertorial Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir

Angka Harapan Hidup di Inhil Meningkat, Wardan Sebut Ditunjang Fasilitas Pelayanan Publik yang Berkualitas

0
Angka Harapan Hidup di Inhil Meningkat, Wardan Sebut Ditunjang Fasilitas Pelayanan Publik yang Berkualitas
Angka Harapan Hidup di Inhil Meningkat, Wardan Sebut Ditunjang Fasilitas Pelayanan Publik yang Berkualitas
Inhil, Riau24.comBupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyebutkan, Pencapaian Angka Harapan Hidup saat lahir yang  diukur dari umur panjang dan hidup sehat masyarakat Inhil telah mencapai angka 66,84 tahun dan pada tahun 2016 meningkat menjadi 66,95 tahun (hampir 67 tahun).

Pencapaian tingkat harapan hidup saat lahir itu, dikatakannya ditunjang oleh adanya pelayanan publik di bidang kesehatan yang semakin berkualitas, promotif dan preventif, dengan didukung adanya kegiatan peningkatan kualitas pelayanan melalui tenaga medis yang tersebar di 27 Puskesmas, 177 Puskesmas Pembantu yang ada di Desa/Kelurahan.

Apalagi, fasilitas kesehatan itu, dijelaskannya dilengkapi dengan sarana dan prasarana kesehatan, serta rumah tunggu kelahiran, sehingga keberadaan Puskesmas dan Puskesmas Pembantu dapat melayani harapan masyakarat untuk dapat hidup sehat, di samping keberadaan RSUD Puri Husada Tembilahan, RSUD Raja Musa Guntung, dan RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang.

''Pada tahun 2017 ini, akan dimulai pelaksanaan penambahan sarana dan prasarana kesehatan, Puskesmas Pembantu sejumlah 22 unit, sehingga pada akhir tahun 2017 jumlah Puskesmas Pembantu menjadi 218 unit dari 232 Desa/Kelurahan yang ada,'' ujar Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya saat Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Milad ke 52 Kabupaten Inhil, Rabu, 14 Juni 2017.

Sedangkan dari 27 Puskesmas yang tersedia, dikatakan Bupati, empat diantaranya telah terakreditasi, yaitu Puskesmas Tembilahan Kota, Puskesmas Tembilahan Hulu dan Puskesmas Gajah Mada Tembilahan dengan akreditasi Madya, serta Puskesmas Kuala Enok dengan akreditasi Dasar.

''Kita terus mengupayakan memenuhi standar persyaratan untuk memperoleh akreditasi bagi 23 Puskesmas lainnya secara bertahap,'' lanjutnya.

Untuk memperkuat langkah dan program promotif dan preventif bidang kesehatan, dijelaskan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit itu, telah ditetapkan tiga produk hukum daerah melalui Peraturan Daerah yang terdiri dari: Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Inisiasi Menyusu Dini dan ASI ekslusif, serta Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Kawasan Bebas Rokok.   (***)




Adv/diskominfo

 
 
 

Loading...

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_hdpjm_3220.jpg
Kuansing, Riau24.com - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si membuka lomba mancing mania di Topian Muko Lobuah Bawah Jembatan Desa Seberang Pantai Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu, 22 Oktober 2017.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru