riau24 Perjuangkan Nasib Masyarakat Tanah Merah, DPRD Inhil Sambagai BNPB di Jakarta
Rabu, 21 November 2018

Advertorial Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir

Perjuangkan Nasib Masyarakat Tanah Merah, DPRD Inhil Sambagai BNPB di Jakarta

1
Perjuangkan Nasib Masyarakat Tanah Merah, DPRD Inhil Sambagai BNPB di Jakarta
Perjuangkan Nasib Masyarakat Tanah Merah, DPRD Inhil Sambagai BNPB di Jakarta
Inhil, Riau24.com -  Untuk memperjuangkan nasib masyarakat Desa Tanah Merah dan Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah merah pasca bencana longsor ambruknya jembatan yang membentang di atas Sungai Perigi yang menghubungkan kedua desa tersebut dan beberapa rumah pada 30 April lalu, Komisi IV DPRD Inhil bersama BPBD Inhil mendatangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Selasa, 23 Mei 2017.


Hadir dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Andi Rusli, Sekretaris Komisi Herwanissitas, Anggota Komisi H. Adriyanto, H. Asmawi dan H. Awandi serta didampigi Ketua BPBD Kabupaten Inhil, H. Yusfik.

Jembatan Tanah Merah menjadi perhatian serius bagi DPRD dan BPBD Inhil karena merupakan infrastruktur yang sangat vital bagi akses dan roda perekonomian masyarakat disana.

Disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas, ada sekitar 6000an masyarakat kelurahan Kuala Enok dan hampir 20.000 an warga Desa Tanah Merah yang dikoneksikan oleh jembatan tersebut.

“Jembatan tersebut posisi sangat vital sekali, makanya menjadi perhatian serius kita bagaimana bisa dibangun sesegera mungkin,” ujar Herwanissitas kepada awak media.

Kedatangan para wakil rakyat bersama BPBD Inhil itu disambut oleh Direktur Tanggap darurat dan Penanggulangan Pasca Bencana BNPB Pusat serta mendapat respon yang positif. Pemda Inhil mengajukan bantuan 3 Miliar lebih untuk membangun kembali jembatan tersebut.

“Alhamdulillah direspon baik oleh BNPB, mereka meminta kita melengkapi beberapa kekurangan adminitrasi,” ujar pria yang akrab disapa Sitas itu.

Lebih lanjut, dikatakan Sitas, pihaknya bersama stakeholder terkait akan melakukan ekspos guna meyakinkan BNPB pusat untuk mengucurkan dana tanggap daruratnya membangun jembatan Tanah Merah.

“Yang kita ajukan kan tiga miliar lebih, jadi mereka (BNPB) minta kita melakukan ekspos, karena pengajuan dana diatas satu miliar itu salah satu syaratnya kita harus melakukan ekspos,” ujar anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Seperti diketahui belum lama ini, pada tanggal 30 Aprila 2017 lalu sebuah jembatan di Kecamatan Tanah Merah Indragiri Hilir (Inhil) ambruk, menyusul lagi jalan, pos ronda dan 12 unit rumah warga.

Diduga terjadinya musibah tanah longsor disebabkan oleh abrasi air sungai, dikarenakan pemukiman rumah masyarakat yang mengalami musibah longsor berada di sepanjang pinggir Sungai Perigi Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah.   (***)


Adv/DPRD


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

S128agen.net
Rabu, 02 Mei 2018 07:51 wib
Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? Aku mau kenalin Game Bola Online Piala Dunia. Buat kamu para pecinta sepakbola dimanapun kamu berada. Disitus ini kamu bisa main Game Bola Online Piala Dunia dan juga banyak Game Online menarik lainya, Selain itu kamu juga bisa dapatkan banyak bonus main di situs ini. Yuk Sob Gabung dan Main CHAT KAMI DI SINI BOSKU
Nama :
Komentar :
     
riau24_p8td8_3844.jpg
Riau24.com - MERANTI - Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti patut bersyukur.  Karena pada tahun ini ada pembangunan sebanyak 596 Rumah Layak Huni (RLH) di berbagai Desa.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru