riau24 Fraksi Golkar Pertanyakan Pernyataan Fraksi PKB Soal Tak Seriusnya Penyelamatan Kelapa Oleh Pemkab Inhil
Selasa, 24 Oktober 2017

Advertorial DPRD Indragiri Hilir

Fraksi Golkar Pertanyakan Pernyataan Fraksi PKB Soal Tak Seriusnya Penyelamatan Kelapa Oleh Pemkab Inhil

0
Fraksi Golkar Pertanyakan Pernyataan Fraksi PKB Soal Tak Seriusnya Penyelamatan Kelapa Oleh Pemkab Inhil
Fraksi Golkar Pertanyakan Pernyataan Fraksi PKB Soal Tak Seriusnya Penyelamatan Kelapa Oleh Pemkab Inhil
Inhil, Riau24.com- Ketua Pansus Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indragiri Hilir 2013-2018, M Yusuf Said mempertanyakan pernyataan Ketua Fraksi PKB DPRD Inhil, Edy Gunawan tentang alokasi anggaran penyelamatan kelapa Inhil pada tahun 2018 yang merosot tajam hingga menyentuh angka Rp. 4 miliar.
 

Ia mempertanyakan sumber yang dijadikan Edy landasan dalam pernyataan tersebut sehingga memberikan kesimpulan Pemkab Inhil tak mendukung penyelamatan industri perkebunan kelapa rakyat.
 

"Kita tentu mempertanyakan. Karena saya sebagai ketua Pansus saja pegang data tidak seperti itu dalam perubahan RPJMD," kata Yusuf Said, Kamis lalu. 
 

Apalagi perubahan RPJMD yang dikemas dalam Rancangan Perda (Ranperda) Inhil kini sudah diketuk dan sah menjadi Perda. Terlebih dalam pengambilan kesepakatan yang dilakukan dalam sidang Paripurna kemarin, Rabu 20 September 2017. Tidak ada satupun fraksi yang melakukan aksi walk out (WO).
 

"Sepanjang paripurna pengesahan Perda kemarin semuanya secara mufakat dan bulat mengatakan setuju dengan perubahan RPJMD Inhil," jelas Yusuf menambahkan.
 

Sebelumnya, Edy mengkritik adanya kebijakan perubahan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 terkait alokasi dana penyelamatan perkebunan kelapa masyarakat berkurang hingga hanya bernilai Rp. 4 Miliar. 
 

Menurutnya kebijakan Pemkab Inhil terhadap rancangan APBD 2018 tak sesuai dengan tagline Pemkab Inhil pada Festival Kelapa Internasional 2017 lalu Negeri Hamparan Kelapa Terluas di Dunia.
 

“Saya tidaklah ingin menyebut tanggapan bupati atas pemandangan umum Fraksi PKB ngawur. Tetapi yang jelas, tanggapan itu belum menjawab apa yang kita pertanyakan,” ujar Edy Gunawan. 
 

Padahal dalam pengesahannya, Pembangunan Tanggul dan perbaikan saluran yang dilaksanakan oleh Alat kecamatan di targetkan alokasi anggaran ke OPD kecamatan adalah sebesar Rp. 10.965 miliar untuk sepanjang lebih kurang 510 km dengan asumsi setiap alat 30 km pertahun.
 

"Anggaran tersebut baru dialokasikan untuk perbaikan tanggul untuk setiap kecamatan. Sedangkan masih ada OPD maupun program lainnya, seperti program replanting, pintu air, normalisasi kanal, hingga bantuan bibit," jelas Yusuf. (***)
 


Adv/DPRD 

Loading...

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_hdpjm_3220.jpg
Kuansing, Riau24.com - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si membuka lomba mancing mania di Topian Muko Lobuah Bawah Jembatan Desa Seberang Pantai Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu, 22 Oktober 2017.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru