riau24 Mengenai Bencana di Mumpa, Komisi III DPRD Inhil Akan Panggil PT. SRL
Selasa, 21 November 2017

Advertorial DPRD Kabupaten Indragiri Hilir

Mengenai Bencana di Mumpa, Komisi III DPRD Inhil Akan Panggil PT. SRL

0
Mengenai Bencana di Mumpa, Komisi III DPRD Inhil Akan Panggil PT. SRL
Mengenai Bencana di Mumpa, Komisi III DPRD Inhil Akan Panggil PT. SRL
Inhil, Riau24.comBencana banjir di Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, serta dua desa di Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat setempat. 
 

Genangan air dan terjadinya bajir tersebut akibat curah hujan selama sepekan, ditambah lagi diduga akibat dampak dari pembangunan kanal dari PT Sumatera Riang Lestari (SRL) yang beroperasi diwilayah Kecamatan Tempuling.

Serta PT Sinar Mas yang beroperasi Kecamatan Keritang, diduga luapan air hujan dari lahan perusahaan tersebut meluap kepemukiman warga Desa Nusantara Jaya dan Desa Pebenaan.
 

Demikian disampaikan oleh Wakil Komisi III, Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil, Edy Hariyanto Sindrang akan memanggil kedua perusahaan ini untuk membahas dampak lingkungan dari perusahaan tersebut. Pasalnya, diduga genangan air di Dusun Mumpa, Tempuling, kurangnya drainase/parit di Desa setempat, ditambah lagi adanya penggalian kanal-kanal milik perusahaan tersebut.

 
"Kami meminta kepada pihak perusahaan mencarikan solusinya, agar musibah tersebut tidak terulang lagi. Karena bulan ini musim hujan, dikuatirkan air tidak bisa mengalir ketika curah hujan cukup tinggi akibat adanya kanal-kanal perusahaan tersebut," ungkap Wakil Komisi III, Edy Sindrang, berapa waktu lalu. 
 

Bukan hanya PT.SRL, PT Sinar Mas di Keritang diminta secepatnya membangun tanggul untuk keselamatan lingkungan dan perkebunan masyarakat. Pasalnya, diduga genangan air tersebut karena hujan dan air yang melimpah dari kawasan milik perusahaan berdampak kepada pemukiman warga. 
 
Ditegaskan Edy, kedua perusahan ini jangan hanya memberikan bantuan sembako saja, dan bukan berarti masalah langsung selesai begitu saja, warga mengalami kerugian material, kerusakan sawah yang gagal tanam serta hewan ternak masyarakat. 
 
"Perusahaan jangan hanya mengedepankan keselamatan pekerjanya saja, mereka juga harus memikirkan keselamatan lingkungan juga, karena mereka punya beban moral terhadap masyarakat binaannya," tukasnya
 
Sementara itu, pada waktu lalu kepada awak media, Raslin Situmeang mewakili pihak PT. SRL menyebutkan bahwa perusahaan akan tetap komit untuk membantu masyarakat, termasuk dalam pencegahan banjir yang hampir setiap tahun terjadi. 
 
Raslin mengakui pihaknya menerima undangan dari Camat Tempuling terkait banjir ini. Dalam pertemuan itu telah disampaikan bahwa penyebab banjir murni disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan pendangkalan parit di sekitar pemukiman warga. 
 
"Perusahaan telah bersedia untuk membantu mencuci parit agar aliran air kembali lancar. Namun saat ini belum memungkinkan untuk dilakukan, karena kondisi lahan yang masih tergenang air, sehingga alat berat tidak dapat masuk ke lokasi parit, " ujarnya 
 
Berikut wilayah-wilayah yang digenangi air kurang lebih setinggi satu setengah meter di parit 6, parit 7, parit 8, parit 9, dan parit 10 RT II dan III RW 8 Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir digenangi air. Dan dua desa di Kecamatan Keritang yakni Desa Nusantara Jaya dan Desa Pebenaan.    (***)



 
Adv/DPRD 
 
 
 

Loading...

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_9rtpl_3339.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memberikan reward bagi atlit peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau Ke - IX (Sembilan) Tahun 2017 di Kabupaten Kampar yang berlangsung selama 12 hari, dari tanggal 28 Oktober sampai 8 November 2017.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru