riau24 Bahas Hilirisasi Kelapa, Bupati Inhil Adakan Pertemuan Dengan Pengusaha Nasional
Rabu, 23 Mei 2018

Advertorial Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir

Bahas Hilirisasi Kelapa, Bupati Inhil Adakan Pertemuan Dengan Pengusaha Nasional

1
Bahas Hilirisasi Kelapa, Bupati Inhil Adakan Pertemuan Dengan Pengusaha Nasional
Bahas Hilirisasi Kelapa, Bupati Inhil Adakan Pertemuan Dengan Pengusaha Nasional
Inhil, Riau24.comBupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengadakan pertemuan dengan Pengusaha Nasional, DR (HC) Simarba Atong Tjia, yang tidak lain adalah CEO PT Cahaya Buana Group, perusahaan yang bergerak di bidang furniture, memproduksi kasur pegas atau spring bed merek Bigland, Napolly, Bola Dunia dan Big Foam guna membahas hilirisasi kelapa.

 
Upaya mengembangkan industri kelapa di Kabupaten yang berjuluk 'Negeri Hamparan Kelapa Dunia' tidak henti - hentinya dilakukan oleh Bupati Inhil, HM Wardan. Upaya tersebut dibuktikan, dengan diadakannya sejumlah pertemuan dengan para pengusaha industri berbasis kelapa, mulai dari pengusaha Lokal, Nasional hingga yang bertaraf Internasional.
 
"Sore ini, kita berdiskusi panjang lebar mengenai industri hilir kelapa Inhil. Salah satunya mengenai pemanfaatan sabut kelapa yang saat ini hampir belum termanfaatkan di Inhil. Ini salah satu yang kita harapkan, bagaimana bisa menjadi nilai ekonomis pula, sehingga akan menguntungkan petani kelapa kita pula," papar Wardan usai pertemuan, Pekanbaru, Sabtu, 21 Oktober 2017.

 
Simarba Atong Tjia sendiri yang tidak lain adalah pendiri dari Perusahaan Raksasa Olympic Furniture, mengakui bahwa dirinya memang sangat tertarik untuk dapat mengembangkan industri sabut kelapa Inhil ini. Seperti yamg diungkapkannya, saat ini pemanfaatan sabut kelapa bagi industri spring bed memang sangat diminati pasar, baik nasional hingga mancanegara.
 
"Ini sangat potensial sekali. Sayang sekali sabut-sabut kelapa di Inhil yang sangat banyak itu, sampai hari ini hampir belum terbedayakan secara maksimal," kata pria yang akrab disapa Atong itu.
 
Dikatakan pula oleh pria yang ternyata kelahiran Pulau Kijang, Reteh itu, banyak hal yang bisa diproduksi dari kelapa untuk mencapai nilai ekonomis yang tinggi. Untuk itulah, dirinya sangat mendukung gerakan Bupati Inhil, HM Wardan, mempertahankan kebun - kebun kelapa Inhil.
 
"Makanya, kita mengajak pula bagaimana pengusaha-pengusaha lokal khususnya Inhil dapat mengembangkan pola pikir demi mengangkat kelapa ini. Saya sendiri sekarang melihat gerakan Pak Wardan yang semangat ini merasa terpanggil untuk pulang ke Inhil mengupayakan pengembangan industri kelapa hingga tentu mampu membuat harga kelapa semakin bersaing dan menguntungkan masyarakat," kata Atong.   (***)


 
Adv/diskominfo 
 
 
 

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

NanaS128
Minggu, 25 Maret 2018 11:53 wib
S128Agen. Com Join Sekarang Juga Dapatkan BONUS NEW MEMBER 10% BONUS SETIAP HARI 10% BONUS CASHBACK S/D 10% BONUS CASHBACK TANGKAS TERBESAR 10% BONUS REFERAL 7% Menang Berapapun Langsung Di BAYAR!! Support Semua Bank Indonesia Info Lebih Lanjut Hubungi Contact Kami : BBM : D8B84EE1 / BBM : AGENS128 Line id : agens1288 WhatsApp : 087789221725
Nama :
Komentar :
     
riau24_y32vy_3649.jpg
Inhil, Riau24.com - Dalam rangka mengenang 20 tahun reformasi di Indonesia, sejumlah kalangan berpendapat masih banyak agenda reformasi yang belum terlaksana sepenuhnya. Aspek yang paling banyak disoroti adalah ekonomi.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru