riau24 Perjalanan Hidup Abdul Kadir Ketua DPRD Bengkalis, Penuh Perjuangan dan Kerja Keras
Selasa, 21 November 2017

Advertorial DPRD Kabupaten Bengkalis

Perjalanan Hidup Abdul Kadir Ketua DPRD Bengkalis, Penuh Perjuangan dan Kerja Keras

0
Foto : Ketua DPRD Bengkalis, Abdul Kadir, S.Ag
Perjalanan Hidup Abdul Kadir Ketua DPRD Bengkalis, Penuh Perjuangan dan Kerja Keras
Bengkalis, Riau24.com - Berpenampilan sederhana dan ramah kepada siapapun, begitulah ciri khas dan gaya hidup sehari-hari Abdul KAdir S.Ag, amanah terhadap jabatan yang diembannya saat ini sebagai Ketua DPRD Bengkalis periode sisa masa jabatan 2014-2019dari Partai Amanat Nasional (PAN) tetap berpegang teguh kepada keyakinan yang selalu dipegangnya,untuk tidak melupakan orang tua dan keluarga dan menjadikan semangat dalam  menimba karir di dunia politik.


Tepat 48 tahun yang lalu, Abdul Kadir, S.Ag lahir di Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat Utara Bengkalis.

Terlahir dari pasangan Bapak Abdul Rahman dan Ibu Maimunati, pria kelahiran 18 Agustus 1969 ini memiliki sikap yang tidak mengenal kata takut dan menyerah. Hal ini terlihat saat dirinya memutuskan mundur dari profesinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kala itu ia sudah menjabat sebagai seorang Kepala Sekolah di sebuah Sekolah Menengah Atas di Bengkalis,  sebuah profesi yang banyak diincar oleh penduduk Indonesia.

Padahal, ia sudah melakoni profesi tersebut selama 8 tahun. Satu tekadnya kala itu, ingin menjadi anggota DPRD Bengkalis dan berbuat lebih untuk masyarakat kampung halamannya.

Tapi ternyata, jalan yang dilewati pria alumni dari SDN 021 Teluk Latak tidaklah semulus yang ia dibayangkan. 

Lika-liku yang dilewatinya tidaklah mudah dan segampang yang dibayangkan, tahun 2004 ia pertama kali bergabung dengan Parta Golkar dan waktu itu impiannya untuk bertarung di Pemilu Legislatif harus terhenti karena ada sesuatu hal yang ia lupakan yakni surat pengunduran dirinya dari PNS belum ia buat dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpaksa mencoret dafta namanya dari calon legislatif.

Ketika memutuskan untuk bergabung dengan Partai Golkar ditahun 2004, ia menjajal peruntungannya dengan mengikuti Pemilu Legislatif. Sayang, saat itu nama Kadir dicoret KPU.

"Memang untuk berkecimpung di dunia politik saya nekad mengundurkan diri dari PNS, tetapi saat pencalonan pertama pada Pemilu legislatif pada tahun 2004 sempat tidak diterima dan dicoret oleh KPU karena surat pengunduran diri dari PNS belum saya kantongi," ungkap pria bermata sipit ini.

Gagal menjadi anggota DPRD, alumni Tsanawiyah YPPI Bengkalis ini tidak lantas patah arang. Menurutnya, masih banyak cara untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, termasuk ketika dia harus terjun ke dunia kontraktor.

Walaupun kandas saat itu dan tidak bisa bertarung untuk duduk sebagai anggota DPRD,tidak menyurutkan semangat dirinya dan menjelang Pemilu Legislatif pada tahun 2009, banyak hal kegiatan yang ia buat untuk mengabdikan diri kemasyarakat dan sebagai anak asli putra Rupat ia jadikan hal tersebut sebagai sebuah pengalaman yang berharga dan cambuk untuk lebih maju. 

"Walaupun saya gagal, tetapi kesempatan untuk bisa menjadi angota dewan masih panjang menjelang tahun 2009, saya terjun kedunia kontraktor, alhamdulillah banyak proyek yang saya dapatkan dan dalam jangka waktu tersebut saya gunakan juga untuk bersosialiasi ke masyarakat di Desa Pangkalan Nyirih," ujarnya.


Dengan kerja kerasnya, sejumlah tender proyek-proyek besar berhasil dimenangkannya. Ia pun akhirnya dikenal sebagai kontraktor sukses. Lima tahun lamanya, ia menjalani profesi tersebut. Meski demikian, keinginannya untuk menjadi anggota DPRD masih begitu kuat. 

Akhir dari penantian Abdul Kadir untuk bisa kembali bertarung pada pemilu Legislatif pada tahun 2009 seiring berjalan waktu, akhirnya tercapai juga, saat itu ia tidak lagi memakai perahu dari partai berlambang beringin tersebut dan ia meloncat ke Partai Barisan Nasional (Barnas) dan saat itu dari sejumlah calon legislatif pada daerah pemilihannya. 
 Dewi Fortuna menaungi ayah satu anak ini, Shasi Kirani Aurora. Ia pun terpilih sebagai anggota DPRD Bengkalis. 

Duduk sebagai wakil rakyat dari Rupat, Abdul Kadir dalam periode selama lima tahun tetap memperjuang aspirasi dari masyarakatnya dan perjuangan tersebut tentu tidak akan mudah ia lakukan karena dari partai kecil. Dengan kegigihan serta lobi-lobi dengan partai lainnya sejumlah aspirasi yang ia perjuangkan untuk membangun sejumlah infrastrutur di pulau rupat akhirya bisa terakomodir dan masuk pada APBD setiap tahunnya.

"Setiap orang yang ingin ke Rupat tentu akan menikmati keindahan pantainya dan sejumlah infrastruktur harus dibangun untuk menunjang hal tersebut, Alhamdulilan dari waktu kewaktu perkembangan rupat sudah mulai nampak dengan banyaknya usulan dari masyarakat yang terakomodir melalui usulan di DPRD," ungkapnya.

 

Pengalaman delapan tahun menjadi PNS dan lima tahun menjadi kontraktor, menjadi bekal saat dirinya harus beradaptasi dengan teman, mitra dan berbagai kepentingan lainnya. Satu-satunya wakil rakyat dari Barnas, tidak membuat Kadir kecil hati apalagi minder. Kadir tetap bersuara, memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama memperjuangkan alokasi anggaran infrastruktur untuk Pulau Rupat. Ia pun sudah paham dengan berbagai persoalan yang terjadi di rumah rakyat. Lobi-lobi politik harus terus dilakukan, agar aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui dirinya bisa diakomodir.


               Foto : KETUA DPRD DAN KELUARGA

Kerja keras Abdul  membuahkan hasil. Rupat kini menjadi tumpuan banyak orang, terutama bagi yang ingin menikmati keindahan pantainya. Semua itu karena membaiknya infrastruktur di pulau tersebut, jalan, listrik, air bersih dan sekolah-sekolah terbangun dengan baik.

''Bersama kawan-kawan, kami terus memperjuangan alokasi anggaran untuk Rupat. Alhamdulillah, sudah nampak perkembangannya,'' sebut pria keturunan Tionghoa ini.


Sadar masih banyak hal yang harus diperjuangkan, Kadir kembali ancang-ancang untuk kembali terlibat dalam Pemilu Legislatif 2014. Tapi dirinya terpaksa memilih perahu berbeda, karena perahu sebelumnya Barnas, tidak lagi bisa tampil di Pemilu 2014. Sempat disebut-sebut bergabung dengan Partai Golkar, namun akhirnya memutuskan bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN). 


Pemilu 2014 kembali mengantarkan dirinya sebagai anggota DPRD Bengkalis. Kenyataan itu sekaligus membuktikan bahwa sosok alumni IAIN Imam Bonjol Padang itu masih cukup dipercaya oleh masyarakat. Dan yang membanggakan, perolehan suara yang dikantonginya terbanyak dari semua caleg.


Pada Pemilu Legislatif 2014, banyak yang mengatakan, suara yang bakal diraih pria berkulit putih dan bermata sipit ini tidak akan signifikan, karena pada saat bersamaan, selain harus bersaing dengan puluhan calon yang lain, Kadir juga harus bertarung dengan Nur Azmi Hasyim ST (Demokrat), anak abang kandungnya sendiri. Karena berada satu daerah pemilihan. Tapi fakta membalikkan semua perdiksi, Kadir dan Emi (panggilan akran Nurazmi) sama-sama lolos menjadi anggota DPRD dengan perolehan suara cukup signifikan.


''Ini amanah dan kepercayaan masyarakat kepada saya, harus saya emban dan pikul dengan penuh tanggungjawab. Pastinya, saya harus berbuat lebih dari tahun sebelumnya,'' ujar suami Ir Tien Suharti Romas ini.


Ditanya soal target, pria yang pernah bercita-cita menjadi seorang dokter dan kini sedang menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Riau ini berujar, tak ada target apapun yang dipasang. Baginya, amanah yang dibebankan di pundaknya sudah cukup memacu dan mengawasinya untuk berbuat maksimal dengan kemajuan Kabupaten Bengkalis terutama daerah pmilihannya.


''Priode pertama sebagai anggota DPRD saya sudah ditempa oleh berbagai kondisi. Saya sudah banyak belajar dan mengerti apa yang harus saya lakukan. Intinya, jika saya tidak bisa berbuat untuk rakyat, untuk apa saya menjadi wakil mereka. Yang penting berkomitmen dengan apa yang menjadi tujuan awal,'' tegas Kadir.

Rupat kini menjadi tumpuan banyak orang, terutama bagi yang ingin menikmati keindahan pantainya. Semua itu karena membaiknya infrastruktur di pulau tersebut, jalan, listrik, air bersih dan sekolah-sekolah terbangun dengan baik.

''Bersama kawan-kawan, kami terus memperjuangan alokasi anggaran untuk Rupat. Alhamdulillah, sudah nampak perkembangannya,'' sebut pria keturunan Tionghoa ini. 


Berikut hal yang akan menjadi prioritas Abdul Kaidir yang akan diperjuangkannya di periode kedua ini :


1. Memprioritaskan infrastruktur dasar 
Saat ini jalan poros Pulau Rupat mulai dari Tanjung Kapal hingga ke Pangkalan Nyirih sudah terbangun dengan baik, kendati baru base. Perlu peningkatan kondisi jalan tersebut sampai dicor atau rigid.

2. Mempermudah akses ke Pantai Indah Teluk Rhu 

3. Memperbanyak sarana dan prasarana pantai, untuk menjadikan Pulau Rupat menjadi destinasi para wisatawan dalam dan luar negeri.     

Ketika ditanya komitmen dirinya sebagai Ketua DPRD dan juga apa langkah yang akan dilakukan dengan sejumlah pimpinan lainnya, Abdul Kadir menegaskan bahwa komitmen yang ia pegang selama ini adalah rasa kepercayaan dan juga rasa persaudaran denan tidak memutuskan silaturahmi kepada siapapun, sedangkan terhadap pimpinan lainnya ia tetap akan memberikan kewenangan sesuai tupoksinya dan tetap merangkul semua anggota yang ada.

Pria yang pernah bercita-cita menjadi seorang dokter dan kini sedang menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Riau ini berujar, tak ada target apapun yang dipasang. Baginya, amanah yang dibebankan di pundaknya sudah cukup memacu dan mengawasinya untuk berbuat maksimal dengan kemajuan Kabupaten Bengkalis terutama daerah pmilihannya.


"Saya bersama pimpinan lainnya tetap akan menjaga kekompakan dan memberikan kewenangan sesuai tupoksi, kita ingin DPRD Bengkalis kedepan bisa bekerja dan menyelesaikan tugas dan beban yang diamanahkan masyarakat dalam menyelesaikan sejumlah pembahasan baik APBD Perubahan maupun untuk APBD murni tahun 2018 nanti," ujar Sekretaris PAN Kabupaten Bengkalis ini.

Sedangkan komitmen lainnya dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentu sebagai Ketua DPRD akan bekerja sama dalam membangun Negeri Junjungan ini dan menanamkan komitmen membangun daerah diantaranya meningkat kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berfisi keadilan dengan menempatkan kepentingan masyarakat.

"Fungsi penyelenggaraan pemerintahan daerah harus bisa saling berkoordinasi antara Legislatif dengan eksekutif dalam rangka menjalankan pemerintahan ini ,salah satunya fungsi legislasi yang kita punya harus membantu  pemerintah menjalankan dengan cara membuat peraturan daerah yang berfisi kemasyarakatan" kata Abdul Kadir mengakhiri.


BIODATA 
NAMA: ABDUL KADIR, S.Ag 
LAHIR: Bengkalis, 18 Agustus 1969 
ALAMAT: Jl. Pancur Jaya Pangkalan Nyirih, Rupat 
AGAMA: Islam 
ISTRI: Ir. TIEN SUHARTI 
ANAK: Sasi Kirani Aurura
AYAH: ABDUL RAHMAN (almarhum)
IBU: MAIMUNATI 

RIWAYAT PENDIDIKAN: 
1. SDN 021 Teluk Latak (1983) 
2. Tsanawiyah YPPI Bengkalis (1986 )
3. MADRASAH ALIYAH YPPI BENGKALIS (1989)
4. IAIN Imam Bonjol Padang (1992)

RIWAYAT PEKERJAAN
1. KEPALA SMUKURNIA JAYA (1993-1995)
2. PEGAWAI NEGERI SIPIL (1994-2004)
3.WIRASWASTA / KONTRAKTOR (2005-2009)
4. Bergabung dengan Partai Golkar (2004)
5. Anggota DRPD Bengkalis dapil Rupat dari Partai Barnas (2009)
6. Anggota DPRD Bengkalis dapil Rupat dari Partai PAN (2014)
7. Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bengkalis
8.  Ketua DPRD Bengkalis


(***)




R24/adv/yus


Loading...

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_9rtpl_3339.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memberikan reward bagi atlit peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau Ke - IX (Sembilan) Tahun 2017 di Kabupaten Kampar yang berlangsung selama 12 hari, dari tanggal 28 Oktober sampai 8 November 2017.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru