riau24 Korban Banjir di Desa Mumpa Dapat Bantuan Dari Bupati Inhil
Rabu, 23 Mei 2018

Advertorial Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir

Korban Banjir di Desa Mumpa Dapat Bantuan Dari Bupati Inhil

1
Korban Banjir di Desa Mumpa Dapat Bantuan Dari Bupati Inhil
Korban Banjir di Desa Mumpa Dapat Bantuan Dari Bupati Inhil
Inhill, Riau24.comBupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan bantu korban banjir di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, bersama Tim Penanganan Korban Banjir yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, TNI dan Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan SAR Nasional, Palang Merah Indonesia (PMI) serta pihak Pemerintah Kecamatan dan Desa setempat, Sabtu 14 Oktober 2017.

Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, pemantauan memang sudah semestinya dilakukan, mengingat kondisi di lokasi pengungsian yang minim fasilitas dan akomodasi.

"Sejak, terjadinya bencana banjir, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Dinas Kesehatan dan PMI terus bergerak mengevakuasi dan menyalurkan bantuan bagi para korban yang diungsikan," kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, Yuspik mengatakan, penanganan korban banjir memang dilakukan secara lintas sektoral melalui dinas terkait. Sebab, dalam musibah banjir yang terjadi ini, telah didirikan posko pengungsi korban banjir yang merupakan tanggung jawab bersama.

"Penanganan dilakukan oleh semua instansi yang terhimpun dalam sebuah tim. Di posko pengungsi, telah siaga pihak BPBD Inhil, TNI dan Polri, Dinas Sosial serta pihak Pemerintah Kecamatan dan Desa setempat," urai Yuspik melalui sambungan seluler sembari menuju posko pengungsi.

Di lokasi pengungsian, Yuspik mengatakan, tim penanganan korban banjir telah menyediakan fasilitas kesehatan bagi para pengungsi, salah satunya ialah melalui pendirian posko kesehatan 24 jam yang diisi oleh petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Tempuling.

"Pendirian posko kesehatan ini dilakukan, mengingat kondisi pasca banjir sangat lah rentan akan serangan penyakit, terutama bagi Balita dan anak-anak," jelasnya.

Selanjutnya, Yuspik mengatakan, jika pemukiman warga tidak dalam kondisi tergenang air, maka secepatnya tim penanganan korban banjir akan memulangkan para pengungsi. Namun jika terjadi lagi banjir yang diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dan luapan air sungai, maka tim penanganan korban banjir akan kembali melakukan evakuasi terhadap warga.   (***)




R24/adv


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

NanaS128
Minggu, 25 Maret 2018 11:55 wib
S128Agen. Com Join Sekarang Juga Dapatkan BONUS NEW MEMBER 10% BONUS SETIAP HARI 10% BONUS CASHBACK S/D 10% BONUS CASHBACK TANGKAS TERBESAR 10% BONUS REFERAL 7% Menang Berapapun Langsung Di BAYAR!! Support Semua Bank Indonesia Info Lebih Lanjut Hubungi Contact Kami : BBM : D8B84EE1 / BBM : AGENS128 Line id : agens1288 WhatsApp : 087789221725
Nama :
Komentar :
     
riau24_y32vy_3649.jpg
Inhil, Riau24.com - Dalam rangka mengenang 20 tahun reformasi di Indonesia, sejumlah kalangan berpendapat masih banyak agenda reformasi yang belum terlaksana sepenuhnya. Aspek yang paling banyak disoroti adalah ekonomi.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru