riau24 Masyarakat Guntor Setuju Bangun Jembatan, Pembebasan Lahan Melalui APBD Kuansing
Selasa, 12 Desember 2017

Advertorial Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi

Masyarakat Guntor Setuju Bangun Jembatan, Pembebasan Lahan Melalui APBD Kuansing

1
Masyarakat Guntor Setuju Bangun Jembatan, Pembebasan Lahan Melalui APBD Kuansing
Masyarakat Guntor Setuju Bangun Jembatan, Pembebasan Lahan Melalui APBD Kuansing
Kuansing, Riau24.comSaat sekarang ini Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, sedang gencar-gencarnya melaksanakan pembangunan, baik bidang fisik maupun non fisik yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat maupun APBD Kuansing.

Untuk pembangunan bidang fisik telah dilaksanakan seperti pembangunan sekolah (SD-SMP), Rumah Layak Huni (RLH), pasar dan  jalan maupun jembatan.
Jembatan sebagai sarana penghubung antara satu desa ke desa lainnya, yang tentu saja dirasakan sangat penting sekali bagi masyarakat.

Begitu juga halnya dengan rencana pembangunan jembatan Gunung Toar, yang menghubungkan antara desa desa yang berada di Seberang Sungai Batang Kuantan.
Karena ada sekitar 4 desa yang berada di Seberang Sungai Batang Kuantan, yakni Desa Seberang Gunung, Seberang Sungai, Siberobah dan Teberau Panjang.

"Masyarakat Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi, memang sudah lama mendambakan pembangunan jembatan," ungkap Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Suhasman, M.Si didampingi Kasi Pengukuran Tanah Sartian ketika dihubungi Riau24.com diruang kerjanya.

Menurutnya, rencana pembangunan jembatan Gunung Toar direncanakan akan dilakukan pada tahun mendatang, dan saat ini sedang dilakukan pembebasan ganti rugi lahan yang terkena pembangunan jembatan tersebut.

"Rencananya pembangunan jembatan Gunung Toar tersebut, berada antara Desa Toar dengan Desa Teberau Panjang (seberang sungai batang kuantan)," paparnya.

Untuk pembangunan jembatan Gunung Toar tersebut, memang adalahan warga yang terkena ganti rugi yang mencapai sepanjang 2.450 meter dengan lebar 20 meter, yang mana di Desa Toar, dengan panjang sekitar 750 meter dan lebar sekitar 20 meter, dan di Desa Teberau Panjang dengan panjang sekitar 1.700 meter dan lebar sekitar 20 meter," sebutnya.

"Dari 2.450 meter tersebut, diperkirakan ada sekitar 30 Kepala Keluarga (Bidang tanah), karena melalui kebun karet, sawah dan satu unit rumah permanen warga," jelasnya.

Sebenarnya, kata Suhasman, survey jalan untuk pembangunan jembatan Guntor telah dilakukan sejak tahun 2008 lalu, bersama dengan masyarakat dan bahkan telah ada di buat DED nya.

Makanya, kembali dilakukan pengukuran untuk menyatukan persepsi, yang diawali dengan rapat konsultasi publik antara pihak BPN dengan Pemkab Kuansing (Kabid Pertanahan dan staf), pemilik lahan, Tokoh masyarakat Guntor (Sardiono, A.Md -Wakil Ketua DPRD Kuansing), Camat Guntor dengan total keseluruhan 52 orang bertempat di aula Kantor Camat Guntor.

"Jadi tahapannya telah kita lakukan, diawali survey jalan, Rapat konsultasi Publik, dan saat ini hanya tinggal menunggu peta bidang saja lagi," tuturnya.

Ditambahkannya, Pemkab Kuansing akan mengikuti kaidah yang berlaku antara Tim Appraisal (Penilai harga/Independent) karena soal harga diserahkan kepada tim Independent tersebut.

"Untuk pengadaan tanah ini telah diatur dalam Perpres No. 71 Tahun 2012, dan dirubah kembali pada Perpres No 148 Tahun 2016, Tentang Untuk Kepentingan Umum," tukasnya.   (***)




R24/zar


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Id303
Senin, 27 November 2017 11:33 wib
Selamat Datang di id303 banyak penawaran promo lainnya.. Silahkan add pin bbm kami : 7B3130BF ya Bos.. Salam dari kami id303 Kunjungi SABUNG AYAM kami di www(titik)ID303(titik)com Penawaran promo terbaik hanya di id303, bonus freechips tahun baru silahkan diklaim di 7B3130BF :) #ID303 #AgenTerbaik
Nama :
Komentar :
     
riau24_mmuc9_3424.jpg
Inhil, Riau24.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dapat lebih proaktif, dalam mencari sumber dana bagi pembangunan pasar terapung yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru