riau24 Tingkatkan Perekonomian Daerah, Kuansing Wacanakan Bentuk Badan Usaha Milik Daerah
Selasa, 14 Agustus 2018

Advertorial Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Kuansing Wacanakan Bentuk Badan Usaha Milik Daerah

3
Kabag Perekonomian Setdakab Kuansing H. Mujasdi, ST bersama Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si dan didampingi para istri
Tingkatkan Perekonomian Daerah, Kuansing Wacanakan Bentuk Badan Usaha Milik Daerah
Riau24.com, Kuansing -  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selama ini dianggap oleh masyarakat mempunyai peran penting dalam menyumbangkan laba kepada pemerintah daerah. 

 
Padahal selain menyumbangkan laba, tujuan pendirian dari BUMD adalah untuk memberikan manfaat bagi perekonomian daerah dan menyelenggarakan pemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan atau jasa yang bermutu.
 
Jadi peran BUMD sangat besar sekali manfaatnya, dan bukan hanya untuk mencari laba atau untung semata, seperti yang dilakukan Bank Riau Kepri (BRK) yang telah memfasilitasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
 
Bahkan juga akan memberikan stimulan kepada UMKM, dan para Pedagang kecil dan menengah tentunya akan sangat terbantu dalam pengembangan usaha.
 
Agar masyarakat mengetahui peran BUMD yang tidak hanya sekedar menyumbang laba, perlu juga disampaikan kegiatan yang telah dilakukan BUMD secara terukur.

Misalnya, penyaluran KUR, pelatihan SDM, penguasaan teknologi informasi serta membantu peningkatan pola kemitraan UKM dan BUMD.
 


"Kami menilai dan ke depannya, kita harus dapat mendirikan BUMD untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya bisa dari BLUD RSUD, Hotel Kuansing maupun PAM menjadi PDAM," ungkap Sekretaris Daerah Kuantan Singingi, DR. H. Dianto Mampanini, SE. MT melalui Kepala Bagian Perekonomian H. Mujasdi, ST didampingi Kasubag BUMD dan Perekonomian Rakyat, Yuhendrisal, SE ketika dihubungi Riau24.com di ruang kerjanya.



Foto : Kabag Perekonomian Setdakab Kuansing, H. Mujasdi, ST


 
Menurutnya, saat ini PAM sudah menjadi Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) yang berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing.
 
"Sebagaimana kita ketahui, bahwa sekarang ini telah banyak masuk investasi dari Pemda untuk PAM,  juga diminta para pedagang-pedagang kita yang berjualan di pasar pasar juga ikut dibantu," 
 
Begitu juga dengan Hotel Kuansing, yang sampai saat ini masih belum difungsikan, sehingga belum bisa memberikan PAD bagi daerah. Dan saat ini masih berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing.
 
"Sebaiknya Hotel Kuansing diserahkan kepada pihak ketiga (swasta), agar dapat dikelola dengan baik, dan mampu memberikan PAD," paparnya.
 

Untuk membentuk BUMD sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tufoksi), maka sangat perlu dilakukan study banding ke daerah lain yang telah berdiri BUMD," ujarnya.

 
Namun untuk mewujudkan pendirian BUMD itu, diyakininya sangat perlu ada yang bersedia menanam modal, karena sangat dibutuhkan dana yang sangat besar, walaupun tidak bisa dikuantifikasi tapi bisa terukur. 

 
Oleh karena itu, pihaknya berharap BUMD mampu mengambil peran dalam pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

 
"Begitu juga nantinya, program-program kita melalui APBD di tingkat Kabupaten dan provinsi maupun APBN, bisa bersinergi dengan program lembaga jasa keuangan," imbuhnya.

 
Sehingga ekspansi penyaluran kredit, khususnya bagi UMKM dan sektor usaha produktif lainnya akan meningkat.


(***)





R24/adv/kuansing

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_4edfk_3808.jpg
Dumai, Riau24.com - Melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai yang dilaksanakan pada Rabu, 25 Juli 2018 lalu Panitia khusus (Pansus) C DPRD Kota Dumai dengan keanggotaan, Ketua H. JOHANNES MP TETELEPTA S.H, M.M, Wakil Ketua H. HASRIZAL, EDISON, S.H Sekretaris, SUPRIANTO Anggota, EDI SEPEN, S.Pdi Anggota, SUPRIYANTO, S.Kep Anggota, YUSMAN Anggota, HASAN Anggota, BUSTAMI, S.Ag Anggota dan AHMAD ZAMRI Anggota.  
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru