riau24 Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan
Rabu, 26 September 2018

Advertorial Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir

Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan

0
Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan
Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan
Inhil, Riau24.com- Dinilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil , Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/2018).

Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia & Pekan Imunisasi Dunia Di Gedung Shohibul Barokah,Kecamatan Kaduhejo Pedeglang-Banten

Usai acara, Pjs Bupati Inhil yang diwakili Asisten 1 Drs. Darussalam,MM mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi penyakit malaria.

Asisten Drs. Darussalam,MM juga dalam hal ini berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari ibu menteri kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek  Sp M. Sertifikat Eliminasi ini kita dapati dikarenakan Daerah Kabupaten Inhil Bebas dari penyakit malaria

"Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria," kata Asisten 

Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin,  SKM, M. Kes :
eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.

Selama ini, lanjut Zainal Arifin, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria.

"Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil," ujarnya.

Ternyata, upaya yang rutin dilakukan selama ini mampu mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil.

Harapan kita masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih

"Kemudian, kita mengusulkan 2017 ke Kemenkes agar Inhil dinilai.

Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria," jelas Zainal Arifin. (***)



R24/Adv/Diskominfo

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_jcwqs_3828.jpg
Pekanbaru, Riau24.com - Bagi Gusri Nengsih (34) usaha warung eceran merupakan usaha yang berprospek. Terbukti, sejak dirintis bersama sang suami  sekitar empat tahun silam, warung miliknya eksis dan berkembang.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru