riau24 PPID Wujudkan Program Pelalawan Lancar Menuju Pelalawan Emas
Selasa, 13 November 2018

Advertorial Pemerintah Kabupaten Pelalawan

PPID Wujudkan Program Pelalawan Lancar Menuju Pelalawan Emas

10
Bupati Pelalawan HM. Harris memberikan award kepada Desa terbaik PPID
PPID Wujudkan Program Pelalawan Lancar Menuju Pelalawan Emas
Pelalawan, Riau24.comSejak berjalannya Program Percepatan Infrastruktur Desa (PPID) di kabupaten Pelalawan, demi mewujudkan Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri Aman dan Sejahtera), program tersebut terus digalakkan oleh HM Harris di periode kedua menjabat bersama Wakilnya, Drs Zardewan.

Maka program PPID yang sebelumnya PPIDK (Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa dan Kelurahan (PPIDK) Nenuju Pelalawan Lancar, terus digalakkan yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) di APBD Pelalawan.

Membuat pembangunan dapat merata hingga ke pelosok di 104 desa yang tersebar di 12 kecamatan se-kabupaten Pelalawan, di tahun 2018 telah dianggarkan sebesar Rp 90,519 Miliar.

Sementara untuk pembangunan infrastruktur desa dan honorer Pendamping Pemberdayaan Desa Kabupaten dan kecamatan (PPKP).

Kini pembangunan infrastruktur di desa-desa telah terlihat secara nyata, dan menyentuh langsung di tengah-tengah masyarakat yang ikut serta di dalamnya. Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap pembangunan kawasan desa.

''Alhamdulillah sejak program ini kita luncurkan, telah banyak manfaat di rasakan oleh masyarakat, salah satunya membuka akses jalan dari keterisolasian daerah. Kalau akses sudah lancar dan masyarakat mudah melintas ekonomi jadi meningkat serta sejahtera,'' ujar Bupati Pelalawan HM Harris.

Dengan progres yang positif langsung di rasakan masyarakat, mendapat berbagai pujian dan jadi percontohan daerah lain di Indonesia. Karena melalui program ini pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa dapat tercapai dan dirasakan oleh masyarakat.

Apalagi program PPID ini dapat menkoper kegiatan yang tidak di anggarkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabupaten Pelalawan. Setelah pembangunan fisik sesuai ke inginan dan rencana telah di ajukan oleh masyarakat dan di kerjakan secara swadaya.

Sehingga program nyata dalam membangun desa salah satunya adalah melalui program PPID yang telah di laksanakan. Dengan program pembangunan lebih terarah, karena dikontrol langsung oleh masyarakat yang tersebar di seluruh pelosok desa di kabupaten Pelalawan.

Jadi tak bisa dipungkiri jika PPID memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan pedesaan dan membuka akses-akses jalan yang ada di daerah ini. Setelah selama ada beberapa desa masyarakatnya sulit untuk ke pusat kota kini telah lancar dengan adanya pembangunan jalan dari program tersebut

''Maka Program ini sangat menghemat APBD. Karena di kerjakan masyarakat secara gotong royong dengan anggaran bantuan di berikan dari APBD dan ditambah dari dana swadaya masyarakat yang tepat sasaran,'' ungkap Ketua DPRD Pelalawan dua Priode tersebut.

Namun ditambahkan politisi senior Golkar itu, bahwa program PPIDK terus ditingkatkan termaduk di tahun 2018. Setelah beberapa kegiatan telah sukses dilaksanakan disamping pembangunan infrastruktur, yang meliputi fasilitas umun dan sosial, juga pembangunan jaringan listrik.

''KIta berharap dana ADD ini dapat digunakan sesuai kebutuhan dan aturan yang berlaku. Apabila berhasil menjalani program dengan baik, maka akan ditambah dana untuk tahun mendatang,'' pungkas Harris.

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) kabupaten Pelalawan yang dipimpin Drs H Zamur Das ini diamanahkan untuk mengelola alokasi dana APBD lebih kurang Rp 90, miliar belum lagi ditambah alokasi dana kucuran pusat yang totalnya mencapai ratusan miliar rupiah untuk pembangunan 104 desa di kabupaten Pelalawan.

Maka beberapa program unggulan untuk pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, termasuk Program Strategis Pelalawan Lancar yang dinakhodai HM Harris dan Drs H Zardewan MM, mendorong percepatan penyediaan infrastruktur dasar di pedesaan serta mendorong penguatan otonomi desa, memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan, bersama SKPD yang lain, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan, Komunikasi Informasi (Dishub Kominfo) Pelalawan.

Dalam upaya memperkuat dan memperluas pembangunan prasarana perhubungan untuk menciptakan lancarnya arus orang dan barang, serta percepatan penyediaan infrastruktur dasar di desa berbagai kegiatan infrastruktur fisik telah dibangun baik jalan, jembatan box culer, gorong-gorong dan lain-lainnya.

“Kini akses antar kecamatan dan desa semakin lancar serta berkurangnya daerah terisolir, yang didukung adanya program PPID yang tiap tahun terus di tingkatkan,''ujar Kepala BPMPD Pelalawan Drs H Zamur Das.

Sedangkan anggaran PPIDK yang bersumber dari APBD Pelalawan di tahun 2013 sebesar Rp60,7 miliar, tahun 2014 sebesar Rp68,7 miliar, tahun 2015 naik jadi Rp77,2 miliar dan tahun 2016 hanya Rp38,7 miliar. Sementara tahun 2017 program ini berubah jadi PPID dengan anggarkan sebesar Rp90 miliar lebih dan tahun 2018 sebesar Rp90,1 Miliar lebih.

''Kalau tahun ini kegiatan masih berjalan termasuk kegiatan infrastruktur. Mudah-mudahan realisasinya seluruhnya bisa mencapai 100 persen. Namun apabila ada pekerjaan yang tidak selesai, karena waktu habis dan dana tak terserap hingga timbul silva akan di kembalikan,'' tutur Zamur.

Semenara di tahun 2017 berbagai kegiatan telah terlaksana diantaranya pembangunan box culvert sebanyak 19 buah, drainase 7861, gorong-gorong 45 buah, pembukaan badan jalan 20.636, penimbunan jalan tanah 2.300 meter, penimbunan jalan sirtu 9.527 meter, rehab jembatan sebanyak 350 buah.

Kemudian pembangunan Pos Kamling 4 buah, Posyandu 2 unit, rehab Taman Kanak-Kanak 2 unit, kantor BPD 1 unit, Rukan Bhabinkamtibmas 4 unit rumah bidan 1 unit, kantor PKK 1 unit, gedung Paud 2 unit, Gedung serba guna 2 unit dan balai 5 unit.

‘’Alokasi dana untuk desa berkisar RpRp600 sampai dengan Rp800 juta. Besarannya tergantung pada kondisi desa, luas wilayah, dan jumlah penduduknya, serta masyarakat miskin,'' kata Koordinator PPKP Pelalawan Arafik.

Ditambahkan Arafik, bahwa dalam melakukan pengawasan ke lapangan terhadeap kegiatan program PPID di 401 yang tersebar di 12 kecamatan, pihaknya mengalami kendala, karena tidak adanya kenderan operasional dan butuh perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

 


R24/adv


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Dewisari
Kamis, 01 November 2018 09:32 wib
ayo bergabung dengan kami agen terpercaya proses depo wd secepat kilat byk promo2 menarik tanpa ribet BBM: BOLAVITA ^^ WA: 6281377055002
Jenni Ho
Selasa, 30 Oktober 2018 18:02 wib
Gabung ayam sabung
Henry Ford
Selasa, 30 Oktober 2018 16:58 wib
You can consult these lists of cool, unique girl names as well as our top baby girl names.
James Crews
Selasa, 30 Oktober 2018 01:15 wib
Thanks to this article I can learn more. Expand your knowledge and abilities.Sub-Inspector taiyari kaise kare Actually the article is very practical.
Jenni Ho
Minggu, 28 Oktober 2018 17:05 wib
seksi banget ayam tarung
Juan Johns
Jumat, 26 Oktober 2018 12:51 wib
Funny
Rabu, 24 Oktober 2018 18:27 wib
Now a host of emerging startups are attacking the various products and services that Paychex Login offers, including its bread and butter – payroll services.
Jenni Ho
Senin, 22 Oktober 2018 03:35 wib
Tersedia Banyak adu ayam taji
Happy wheels
Kamis, 18 Oktober 2018 17:29 wib
The information you share about the Pelalawan program is great and rewarding. happy wheels
Nanis128
Kamis, 18 Oktober 2018 02:26 wib
yang ingin kaya silahkan coba main ayam wikipedia
Nama :
Komentar :
     
riau24_bcbdk_3837.jpg
Kuansing, Riau24.com - Seluruh Kabupaten/ Kota telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK), untuk Tahun 2019 mendatang. Bahwa UMK Kuantan Singingi pada Tahun 2019, telah ditetapkan yang besarannya jauh lebih tinggi dibandingkan UMK pada Tahun 2018 lalu.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru