Jumat, 25 April 2014
Cara Cerdas Menghidangkan Makanan
0
Cara Cerdas Menghidangkan Makanan
Membeli bahan makanan tidak sekadar memilah apa yang Anda butuhkan untuk dimasak. Pastikan bahan-bahan yang Anda pilih benar-benar aman dari kontaminasi bakteri. Bisa saja Anda melewatkan hal penting pada saat berbelanja makanan. Berikut hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika membeli makanan seperti diulas dari Sheknows:

Periksa kemasan saat membeli

Pastikan Anda memiliki daftar belanja dan mengeceknya kembali. Anda pun harus tahu bahwa makanan yang dibeli aman untuk dikonsumsi. Pilih makanan laut yang didinginkan dengan cara tepat atau diberi es. Hindari membeli makanan kalengan yang kemasannya penyok atau segel telah rusak, karena udara dapat mencemari makanan. Untuk produk olahan susu, pastikan telah dipasteurisasi dengan benar, serta dalam keadaan dingin. Belilah susu sesuai dengan tanggal yang disarankan paling nikmat untuk dikonsumsi sampai dengan tanggal kedaluarsa. Perbanyak pengetahuan istilah bahan-bahan makanan yang tercantum pada kemasan. Baca label pada kemasan makanan dan hindari jenis makanan yang mencantumkan bahan kimia buatan, penggunaan pewarna, pengawet, pemutih pada produk tepung, lemak terhidrogenasi.

Pilih makanan secara bijak

Sebelum buah dan sayuran berada di tangan Anda, pastinya telah melewati jarak tempuh yang cukup jauh untuk sampai ke toko tempat Anda membeli. Semakin jauh daerah asal makanan didatangkan, kemungkinan terkontaminasi lebih besar. Sebaiknya belilah makanan sesuai musimnya dan tanyakan kepada penjual asal dari makanan tersebut. Hindari makanan yang terdapat cacat seperti bekas hantaman benda keras dan jangan beli yang telah terpotong kulitnya. Yang terpenting, jangan asal mencoba bahan contoh anggur, ceri, stroberi dan produk lainnya di toko. Biasanya, buah-buahan dan sayuran tersebut tidak dicuci.

Cuci buah dan sayuran dengan benar

Jika Anda mencuci tangan tidak hanya dengan air saja, mengapa tidak Anda terapkan juga untuk buah-buahan dan sayuran? Buah-buahan dan sayuran bisa saja terkontaminasi bakteri salmonella dan E coli saat dipegang. Selain itu ada pula yang menggunakan pupuk kimia, dan terkena kotoran langsung, sehingga buah atau sayur menjadi rusak dan busuk. Buanglah bagian buah atau sayur yang terkena sisa pestisida, misalnya untuk kol dan selada dengan cara melepas bagian terluarnya. Sementara untuk buah-buahan seperti apel dan pir, gosok kulit dengan benar dan gunakan sabun khusus untuk mencuci buah dan sayuran. Waktu mencuci sebaiknya lebih dari 10 detik lalu bilas dengan bersih.

Ingat aturan keamanan makanan

Menurut sebuah lembaga keamanan makanan, Food Safety and Inspection Service (FSIS), ada empat dasar yang harus dilakukan ketika berada di dapur yaitu Bersih, Terpisah, Masak dan Dinginkan. Bersih yaitu dengan cara mencuci tangan, peralatan, dan talenan sebelum dan sesudah terkena daging mentah, unggas, makanan laut, dan telur. Terpisah yakni, memisahkan antara daging mentah dan unggas dari makanan yang belum dimasak. Masak yaitu, menggunakan suhu yang tepat dalam mengolah makanan. Jangan memperkirakan makanan aman dikonsumsi dengan cara memperkirakan suhu kematangannya. Dinginkan dalam artian mendinginkan makanan sisa dan makanan yang mudah dipanasi dalam rentang waktu dua jam dan menjaga suhu makanan tetap 4 derajat celcius atau kurang. Khususnya untuk makanan yang mudah rusak seperti daging, susu, buah, dan sayuran segar.

Jangan biarkan unggas membusuk

Daging ayam merupakan makanan yang gampang terkontaminasi bakteri salmonela dibandingkan telur ayam. Inilah mengapa Anda biasanya terkena keracunan makanan. Dengan penanganan yang baik serta dimasak dengan cara yang benar, maka bisa mengurangi risiko terkontaminasi bakteri tersebut. Pastikan selalu cuci tangan dengan benar setelah membersihkan ayam dan telur serta hindari memegang area mulut. Suhu yang tepat dalam memasak ayam minimal 75 derajat celcius, sama halnya ketika Anda memasak makanan yang mengandung telur.

Pilih seafood dengan aman

Anda tidak harus mencium seafood jika belum terlihat rusak. Jika ada bau tajam dan aroma busuk, segera kembalikan. Jika Anda makan di restoran, jangan ragu menanyakan dari mana seafood "segar" tersebut diperoleh dan kapan didatangkan. Jika Anda memesan makanan mentah seperti sushi, tanyakan apakah makan tersebut diletakkan dekat dengan makanan mentah lainnya yang dapat menyebabkan terkena kontaminasi silang.

Dinginkan

Suhu yang panas dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri. Jika Anda berencana untuk pesta BBQ jauh dari rumah, pastikan membawa pendingin dan kompres es atau es batu. Makanan yang mudah rusak tidak boleh dibiarkan selama dua jam. Jika suhu di atas 32 derajat celcius, maka waktu maksimal penyimpanan hanya satu jam.

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_xkfvl_660.jpg
Orang nomor satu di Provinsi Riau Anas Maamun, sebelum menjabat Gubernur Riau dirinya telah membuat suatu program dan berjanji untuk mensejahtrakan rakyat Riau, bahkan APBD Riau 2014 juga ingin dirubahnya karena Gubernur menilai tidak menyentuh rakyat.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_6eylt_659.jpg
Tepat di hari Senin, tanggal 21 April 2014, bertepatan dengan peringatan hari Bumi, hotel-hotel yang tergabung dalam grup Accor International serentak menghelat kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com