riau24 Ini Trik Bila Balik Kampung Untuk Hindari Kasus Horor Macet Brexit
Kamis, 14 Desember 2017

Wisata

Ini Trik Bila Balik Kampung Untuk Hindari Kasus Horor Macet Brexit

8
Ini Trik Bila Balik Kampung Untuk Hindari Kasus Horor Macet Brexit
Pekanbaru, Riau24.com - Tragedi horor Brexit alias horor macet di tol Brebes Exit yang memakan korban jiwa hingga 18 orang memang mengejutkan banyak pihak. Tak hanya di Indonesia, kasus ini pun menjadi perhatian media luar negeri seperti Daily Mail dan laman Asian Correspondent.
 
Macet memang menjadi situasi dilematis para pemudik yang menggunakan kendaran roda empat. Karena macet bisa berlangsung hingga berjam-jam lamanya.

Sebagian memilih menutup jendela rapat-rapat, namun hal ini bisa membuat mereka kehabisan oksigen, sementara dengan membuka jendela akan membiarkan emisi gas buang kendaraan masuk ke kabin.

Emisi gas buang kendaraan bermotor diketahui mengandung karbon monoksida (CO) yang sangat beracun. Gas ini mengikat molekul hemoglobin (Hb) dengan sangat kuat sehingga darah tidak mampu mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Karena kebanyakan mesin kendaraan tetap menyala saat kondisi jalan macet, maka lebih disarankan menutup jendela mobil.

"Pada saat kemacetan, bila menggunakan kendaraan mobil, disarankan untuk tetap berada di dalam kendaraan mobil asalkan tidak ada kebocoran gas ke dalam ruang kabin kendaraan. Tutup jendela dan pintu kendaraan mobil untuk mengurangi masuknya asap polusi dan partikel ke dalam kendaraan. Nyalakan AC dengan mode recirculate, jangan mode outdoor circulate yang mengambil udara dari luar," lanjut artikel yang dirilis khusus untuk menanggapi kemacetan arus mudik lebaran.

Namun berlama-lama berada dalam mobil yang tertutup rapat juga punya risiko. Sistem pernapasan manusia akan mengubah oksigen (O2) yang ada dan mengubahnya menjadi karbon dioksida (CO2).

Jika oksigen terus menipis, lama kelamaan penumpang di dalam mobil tidak bisa bernapas. Dalam kondisi tertentu, pilihan untuk membuka jendela agar terjadi pertukaran udara, juga perlu dipertimbangkan.




R24/dev
Berita Riau

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Arwanto
Jumat, 08 Juli 2016 19:00 wib
Machmud Al Husairi apa tuh GSR? Gigabit Switch Router?
Machmud
Jumat, 08 Juli 2016 19:00 wib
Libur tidak salah.Tetapi mental manusianya sendiri yang jadi masalah.GSR.
Ali baba
Jumat, 08 Juli 2016 19:00 wib
MEMANG SALAH NYA,,KARENA KEBANYAKAN LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA..,MERTAHANKAN BUDAYA MALAS,..
Arwanto
Jumat, 08 Juli 2016 18:59 wib
Lebay ah, 2010 kmrn cina macet 11 hari nonstop wkwkwkw
Andrew
Jumat, 08 Juli 2016 18:59 wib
Lebaran itu 1 thn sekali....ada 11 bulan buat mikirin antisipasi kemacetan/rekayasa jalur mudik ...ngapain aja kemenhub sama KORLANTAS POLRI ??? Sudah ada yg mati baru lempar2 kesalahan....JOKOWI balik ke jakarta dr solo harus lewat darat biar merasakan langsung kemacetan yg bisa buat org meninggal dunia,jng pakai protokoler....biar tahu salahnya dimana...
Hadi
Jumat, 08 Juli 2016 18:59 wib
Media Asing jangan ngompor2-i ah..!Tetep bisa dibanggakanm karena hanya diNegri ini Tradisi Mudik.
Ahmad
Jumat, 08 Juli 2016 18:59 wib
Pemerintah gagal paham
Renza
Jumat, 08 Juli 2016 18:58 wib
tetap salah aparat berwenang, buat apa makan gaji negara kl gak becus kerja?? siapapun itu.... lebaran bukan kali ini aja...hars ada rekayasa lalin u mudik lebaran dan aparat yg berwenang ya polisi lantas...sy pikir mabes polri harus turun tangan u hal ini...krn aparat d daerah ternyata gak becus...(jangan sakit hati pak kapolda....ini bukti, fakta yg gak bisa ditutupi)
Nama :
Komentar :
     
riau24_e3zes_3426.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengikuti prosesi pelepasan pawai ta'aruf sebagai awal dimulainya  serangkaian kegiatan dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 36 Provinsi Riau di Kota Dumai, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru