riau24 Jika Begini Kondisinya, Pekerjaan Bisa Ganggu Kesuburan Pria
Minggu, 17 Desember 2017

Kesehatan

Jika Begini Kondisinya, Pekerjaan Bisa Ganggu Kesuburan Pria

0
Jika Begini Kondisinya, Pekerjaan Bisa Ganggu Kesuburan Pria
Jika Begini Kondisinya, Pekerjaan Bisa Ganggu Kesuburan Pria
Jakarta, Riau24.com - Fertilitas (kesuburan) laki-laki dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya adalah faktor pekerjaan yang dilakukan si pria. Pada prinsipnya, faktor pekerjaan yang bisa memengaruhi infertilitas laki-laki yakni faktor kimia, fisika, psikologi dan campuran.

Baca Juga :
Empat Belas Negara Tujuan Wisata Medis

"Faktor kimia misalnya pajanan logam, pestisida, atau pengencer misalnya pengencer cat. Kalau faktor fisika di antaranya radiasi dan pajanan panas. Kalau sperma mau bagus suhu di testis harus 3-4 Celcius lebih rendah dari suhu normal tubuh. Kalau lebih panas produksi sperma bisa terganggu," kata dr Kasyunnil Kamal, MS SpOK.

Sementara, faktor psikologi bisa memengaruhi Fertilitas (kesuburan) pria melalui stres.
dr Kasyunnil mengatakan, peningkatan stres berhubungan dengan volume air mani, serta jumlah dan bentuk sperma. Hal itu ia sampaikan dalam media gathering di RS Bunda, Jl Teuku Cik Ditiro, Jakarta, Jumat (12/8/2016).

"Sementara faktor campuran misalnya pada sopir atau pengemudi profesional yang menyetir dalam waktu lama, yang terkena pajanan bahan bakar, kebisingan, getaran, stres, beban fisik pada panggul, dan peningkatan suhu di panggul karena lama duduk," kata dr Kasyunnil.

"Misalnya seharian naik motor ke sana ke mari. Petani misalnya yang terpapar panas, kemudian terpapar pestisida, patut juga diperhatikan. Lalu tukang las yang sering terpapar panas, atau pekerja yang tubuhnya terpapar pelarut, logam berat, dan kebisingan, faktor itu bisa menurunkan kualitas dan kuantitas sperma," kata dr Kasyunnil.


Baca Juga :
Ada Patung 'Jari Tengah' di Italia

Agar pekerja seperti itu terlindungi dari pajanan bahan kimia tersebut (pestisida, logam, dan solvent-red), dr Kasyunnil merekomendasikan agar pekerja memakai seragam saat bekerja dan jangan dibawa ke rumah. Jika memang hendak dicuci, dalam proses mencucinya pisahkan dengan pakaian lain. Tujuannya, agar bahan kimia tersebut tidak mengontaminasi bahan lain di rumah.

Kemudian, perhatikan kebersihan diri. Misalnya, cuci tangan sebelum makan atau minum. Penting juga untuk mengetahui bahan kimia apa yang berisiko memajan dirinya, lalu sebisa mungkin hindari kontak kulit dengan bahan kimia tersebut.




R24/dev

Bagikan :
Sumber:
detikcom
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_nfrwg_3427.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Inhil HM Wardan terus melakukan peninjauan kegiatan pembangunan yang sedang berjalan di lapangan, guna memastikan pengerjaannya berjalan dengan baik.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru