riau24 Kelamaan Bertubuh Gemuk, Risiko Kanker Melonjak
Senin, 22 Oktober 2018

Kesehatan

Kelamaan Bertubuh Gemuk, Risiko Kanker Melonjak

4
Kelamaan Bertubuh Gemuk, Risiko Kanker Melonjak
Kelamaan Bertubuh Gemuk, Risiko Kanker Melonjak
Jakarta, Riau24.comBegitu bobot tubuh naik, segera lakukan perbaikan pola makan dan olahraga untuk mengembalikan tubuh ke bobot ideal. Ini bukan tanpa alasan, sebab penelitian terbaru mengungkap kegemukan yang dibiarkan terlalu lama bisa meningkatkan risiko kanker.

Ironisnya, risiko semacam ini lebih banyak dihadapi oleh wanita. Temuan didasarkan pada hasil pengamatan terhadap 73.913 wanita di penjuru AS, terutama indeks massa tubuhnya, aktivitas fisiknya, pola makan atau dietnya, kebiasaan merokok, penggunaan obat-obat hormonal serta riwayat diabetes dan kanker yang mereka miliki.

Data yang diperoleh memiliki rentang waktu hingga 12 tahun, dan dalam kurun waktu tersebut 6.301 partisipan dilaporkan mengidap kanker yang ada kaitannya dengan kegemukan.

Dari situ peneliti mengambil kesimpulan bahwa untuk tiap 10 tahun kegemukan, maka seorang wanita berisiko mengalami berbagai jenis yang berkaitan dengan berat badan sebesar 7 persen. 

Sedangkan risiko terserang kanker pasca menopause bisa mencapai 5 persen untuk kanker payudara dan 17 persen untuk kanker endometrium. Demikian seperti dilaporkan CNN.

"Secara biologis ini masuk akal, sebab makin dini dan makin panjang periode kegemukannya maka semakin memicu munculnya sejumlah faktor risiko semisal hipertensi, resistensi insulin, peradangan kronis, kerusakan DNA dan perubahan metabolisme hormon," kata peneliti Melina Arnold dari International Agency for Research on Cancer, WHO.

Namun Arnold belum tahu pasti apakah studi ini juga berlaku bagi mereka yang berhasil menurunkan bobotnya dalam jangka waktu tertentu, meski kemudian menggemuk lagi.

Menanggapi studi ini, Dr Anne McTiernan dari Fred Hutchinson Cancer Research Center, Seattle mengatakan baik pria maupun wanita sama-sama dihadapkan pada risiko kanker jika tubuh mereka kelebihan berat badan atau obesitas.

Namun di sisi lain, perbaikan pola makan memang lebih berdampak terhadap penurunan berat badan sekaligus risiko kanker ketimbang olahraga. Hal ini telah dibuktikannya dalam sebuah studi terpisah.

"Walaupun bobotnya hanya turun 5-10 persen saja, berbagai faktor yang bisa mendorong tumbuhnya kanker seperti estrogen, testosterone, insulin, biomarker yang berkaitan dengan peradangan dan penanda angiogenesis juga berkurang drastis," tegasnya. 



R24/dev 

Bagikan :
Sumber:
detikcom
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Pokervita
Selasa, 19 Juni 2018 00:39 wib
HOT PROMO DARI P0KERV1TA untuk para member kami : * B0nus Referral 20% Seumur Hidup * Bonus Hariaan Hingga 3juta * Bonus Bulanan Hadiah Spesial untuk member yang bermain selama 1 bulan penuh * Bonus Turn0ver 0,5% * NO ROBOT & ADMIN * 100% Fair Play Member Vs Member * Proses Withdraw & Deposit Tercepat * Customer Service yang baik dan ramah Agen Poker Terpercaya
Pokerrusia.net
Rabu, 23 Mei 2018 01:07 wib
Agen POKER RUSIA - POKER Online ASLI Terbaik Poker Online - Domino QQ - Ceme - Capsa Susun 1 User ID Bisa Bermain Semua Game Ayo Daftar Di Poker Rusia
Nelivera
Kamis, 18 Januari 2018 10:39 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di BOLAVITA rasakan sensasi casino sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/olkf9ff.jpg
Nama :
Komentar :
     
riau24_tymsx_3833.jpg
Pelalawan, Riau24.com - Sejak berjalannya Program Percepatan Infrastruktur Desa (PPID) di kabupaten Pelalawan, demi mewujudkan Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri Aman dan Sejahtera), program tersebut terus digalakkan oleh HM Harris di periode kedua menjabat bersama Wakilnya, Drs Zardewan.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru
Copyright © 2012 - 2018. Riau24. All rights reserved.
    RSS Feed Facebook Twitter Instagram Google Plus