riau24 Pekerjaan Paling Menantang, Memberi Makan Ratusan Nyamuk Kelaparan
Minggu, 20 Mei 2018

Kesehatan

Pekerjaan Paling Menantang, Memberi Makan Ratusan Nyamuk Kelaparan

2
Pekerjaan Paling Menantang, Memberi Makan Ratusan Nyamuk Kelaparan
Pekerjaan Paling Menantang, Memberi Makan Ratusan Nyamuk Kelaparan
Melbourne, Riau24.com - Gigitan satu atau dua ekor nyamuk rasanya sudah sangat mengganggu. Pernahkah terbayang, beberapa orang secara rutin merelakan tubuhnya digigit ratusan nyamuk kelaparan?

Mereka adalah para ilmuwan yang meneliti nyamuk. Di laboratorium tempat mereka bekerja, ada ribuan koloni nyamuk yang ditangkarkan dan dirawat dalam kandang atau sangkar yang tertutup kelambu. Sudah tentu, nyamuk-nyamuk tersebut tidak bebas mencari makan sendiri.

Pada umumnya, nyamuk-nyamuk diberi makan sari-sari tumbuhan. Khusus pada nyamuk betina, nutrisi tambahan berupa darah segar dibutuhkan untuk bisa mematangkan telur dalam tubuhnya. Nyamuk-nyamuk tersebut butuh protein dari darah segar.

Bagaimana nyamuk-nyamuk bisa mendapatkan darah di kandang tertutup? Beberapa ilmuwan menggunakan tikus sebagai umpan. Beberapa yang lain, menggunakan darahnya sendiri sebagai makanan bagi para nyamuk.

Saat mengunjungi Institute of Vector Borne-disease di Monash University, sempat mendapati seorang ilmuwan sedang memberi makan nyamuk dengan cara yang kedua. Ratusan nyamuk kelaparan langsung berpesta saat sukarelawan tersebut memasukkan lengannya ke dalam sangkar kelambu.

Karena sudah sering melakukannya, sukarelawan ini tidak tampak kesakitan sedikitpun saat lengannya mulai dikerubungi nyamuk. Bahkan dengan santainya ia masih sempat melayani pertanyaan para wartawan yang penasaran dengan apa yang sedang ia kerjakan.

Soal kemungkinan tertular penyakit, itu juga sudah diperhitungkan. Koloni nyamuk yang ada dalam sangkar adalah koloni yang ditangkarkan secara khusus, bukan ditangkap dari alam liar. Dijamin, nyamuk-nyamuk yang sedang diberi makan adalah nyamuk yang bersih dari penyakit.

Pengorbanan para ilmuwan dan sukarelawan ini sangat dibutuhkan dalam penelitian tentang nyamuk dan berbagai jenis penyakit yang ditularkan olehnya. Dengan sekitar 600 ribu kematian akibat malaria dan 25 ribu kematian akibat dengue yang terjadi tiap tahun di seluruh dunia, nyamuk tercatat sebagai binatang paling mematikan di muka bumi.


R24/dev 

Bagikan :
Sumber:
detikcom
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nelivera
Kamis, 18 Januari 2018 10:43 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di BOLAVITA rasakan sensasi casino sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/olkf9ff.jpg
Nama :
Komentar :
     
riau24_6ylqf_3645.jpg
Inhil, Riau24.com - Setelah mengunjungi Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, pengurus Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) bersama Satkorcab Barisan Serba Guna (Banser) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar silaturahmi dengan Pj Bupati Inhil, H Rudyanto.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru