riau24 Desainer Bicara Baju Batak Jokowi yang Jadi Kontroversi
Senin, 11 Desember 2017

Fashion

Desainer Bicara Baju Batak Jokowi yang Jadi Kontroversi

0
Desainer Bicara Baju Batak Jokowi yang Jadi Kontroversi
Desainer Bicara Baju Batak Jokowi yang Jadi Kontroversi

Jakarta, Riau24.com- Busana yang dipakai oleh Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi saat menghadiri Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Balige, Tobasa, Sumatera Utara, 21 Agustus 2016 lalu, banyak menjadi sorotan.

Edward Hutabarat, desainer yang dipercaya membuat sketsa busana Jokowi dan Iriana, mengatakan kolaborasi sejumlah pihak seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara dan Dekranasda Sumatera Utara menghasilkan busana adat karnaval tersebut.

"Topi atau tali-tali yang dikenakan oleh Bapak Jokowi dibuat dan disiapkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara. Ulos yang dikenakan Bapak Presiden dan Ibu Negara disiapkan oleh Dekranasda Sumatera Utara," kata desainer yang akrab disapa Edo lewat telepon, Rabu (24/8/2016).

Sementara itu, perhiasan khas Batak yang dipakai Iriana adalah koleksi pribadi Edo. Perhiasan-perhiasan dari mulai tusuk konde gondang-gondang, anting-anting, bros keemasan, dan rangkaian melati di rambut memang mencerminkan pengantin Batak.

 

Dalam rangkaian mempersiapkan busana, Edo juga bekerja sama dengan Suzana Ramadhani Masduki, istri Teten Masduki, Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, serta Chrisma Albandjar, Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Indonesia.

"Sketsanya saya serahkan ke Staf Kepresidenan yang kemudian dibuat oleh pihak istana," ujar Edo.

 

Desainer Edward Hutabarat melilitkan tali-tali untuk Menko Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan. Foto: Edward Hutabarat

 

Edo juga berperan sebagai perancang pelilit tali-tali dan sortali yang dikenakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan. Jika tali-tali yang dikenakan Jokowi adalah topi jadi, tali-tali Luhut harus dililitkan secara langsung di kepala.

"Tali-tali Bapak Luhut dibuat dari ulos mangiring dari Tarutung," ujar Edo.

 

R24/dev 


Bagikan :
Sumber:
liputan6com
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_fbdat_3388.jpg
Inhil, Riau24.com - APBD 2018 sudah disahkan sebesar Rp1,8 triliun, jika dibandingkan dengan Pendapatan Daerah Inhil di tahun 2017 sebesar Rp1,9 triliun, maka terjadi penurunan pada Pendapatan Daerah sebesar Rp95 miliar atau minus 4.94 persen.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru