riau24 Hii! Ada Museum Voodoo di AS, Berani Mengunjunginya ?
Kamis, 14 Desember 2017

Wisata Kontroversial

Hii! Ada Museum Voodoo di AS, Berani Mengunjunginya ?

0
Hii! Ada Museum Voodoo di AS, Berani Mengunjunginya ?
Hii! Ada Museum Voodoo di AS, Berani Mengunjunginya ?
Jakarta, Riau24.com - Apabila Indonesia mengenal santet, maka Benua Afrika punya Voodoo. Jika penasaran, traveler bisa mengenal sejarahnya di Museum Voodoo yang ada di AS.

Seperti yang diketahui, Voodoo merupakan santet dari Benua Hitam Afrika. Kengeriannya pun banyak dituangkan lewat sejumlah novel hingga film. Dalam perkembangannya, voodoo juga dibawa oleh orang keturunan Afrika ke berbagai penjuru dunia. Misalnya seperti ke AS.

Dilansir dari situs resminya, Museum Voodoo pun hadir di New Orleans untuk menjadi sumber informasi. Seperti yang diketahui, Kota New Orleans di AS memang ditinggali oleh penduduk AS keturunan Afrika.

                     
                                                  Suvenir bertema Voodoo

Didirikan tahun 1972 oleh Charles Massicot Gandolfo, seorang artis lokal dengan kecintaan akan Voodoo. Atas keunikannya, museum itu pun ramai dikunjungi oleh traveler selama hampir 40 tahun.

Uniknya, Voodoo juga memiliki cabangnya. Misalnya saja Voodoo aliran New Orleans. Sejarahnya, aliran Voodoo New Orleans dibawa oleh para budak Afrika yang bermigrasi sekitar tahun 1700.

Selain bisa mengenal sejarah Voodoo, dalam museum tersebut traveler juga bisa mengalami sensasi Voodoo secara nyata. Misalnya seperti pembacaan nasib yang dikemas dalam tradisi Voodoo. Percaya tidak percaya.

Tapi tidak hanya bisa mengenal sejarah dan mengalami langsung sensasi Voodoo, di dalam museum traveler juga bisa menemukan aneka produk dan suvenir yang erat kaitannya dengan Voodoo. Contohnya seperti kaki ayam, kulit ular dan peralatan Voodoo lainnya. 

Bagi traveler yang ingin merasakan sensasi lebih, juga bisa mengikuti tur keliling kuburan St Louis yang ditawarkan oleh pihak museum. Di sana traveler bisa melihat makam dari seorang praktisi Voodoo, Marie Laveau.

Terlepas dari kebenaran dan rumor miring tentang ilmu Voodoo, sekiranya dapat menambah pengetahuan traveler akan budaya yang berasal dari Benua Afrika tersebut.  



R24/dev 

Bagikan :
Sumber:
detikcom
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_sde4m_3406.jpg
Inhil, Riau24.com - Puluhan pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dan Dewan Pimpinan Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pulau Burung berikrar untuk senantiasa berupaya mencapai tujuan dan mematuhi peraturan organisasi yang berlaku.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru