riau24 Misteri Air Sungai di Rusia yang Berubah Jadi Merah Darah Akhirnya Terkuak
Rabu, 24 Oktober 2018

Wisata

Misteri Air Sungai di Rusia yang Berubah Jadi Merah Darah Akhirnya Terkuak

3
Misteri Air Sungai di Rusia yang Berubah Jadi Merah Darah Akhirnya Terkuak
Misteri Air Sungai di Rusia yang Berubah Jadi Merah Darah Akhirnya Terkuak
Jakarta, Riau24.com- Minggu lalu, sebuah fenomena aneh dan menakutkan terjadi di sungai yang mengalir di Kota Norilsk, Rusia. Bagaimana tidak, air laut yang biasanya jernih kini berubah menjadi merah mirip darah.

Hal tersebut sempat membuat warga Rusia ketakutan dan mengaitkan fenomena tersebut dengan tanda-tanda akhir jaman seperti yang tertulis di kitab suci.

Tak mau menimbulkan kecemasan publik, membuat banyak peneliti di Rusia mencari tahu tentang penyebab berubahnya air sungai tersebut. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata perubahan warna air laut menjadi merah seperti darah tersebut dikarenakan adanya tumpahan nikel yang hanyut dari pabrik nikel terbesar di dunia, Norilsk Nickel.

Norilsk Nickel mengungkapkan bahwa nikel itu hanyut karena air yang masuk karena hujan lebat ke salah satu bendungan mereka di Nadezhda. Luapan air bercampur nikel itu akhirnya masuk mengaliri Sungai Daldykan dan membuatnya menjadi semerah darah. 



Namun, Norilsk mengklaim peristiwa itu tidak berbahaya bagi manusia ataupun flora-fauna di sekitar sungai. Sebelumnya, Norilsk tidak mau mengaku bertanggung jawab ketika foto-foto 'sungai merah' mencuat dan membuat kehebohan akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan dan Sumber Daya Alam Rusia pada dalam pernyataannya pada Rabu (7/9), menyebut air Sungai Daldykan berubah menjadi merah karena tercemar 'zat kimia tak teridentifikasi' dari sebuah pabrik di dekatnya, Nadezhda Metallurgical Plant. 

Jika ada saluran pipa yang rusak atau retak, bisa saja mengkontaminasi air sungai itu. Pabrik tersebut dimiliki oleh Norilsk Nickel, yang dikenal sebagai produsen nikel terbesar dunia. Norilsk sebelumnya telah membantah bahwa polusi air itu dipicu oleh pencemaran dari pabriknya. 

Sebagai kota paling utara di wilayah Siberia, Norilsk dikenal kaya akan sumber daya alam, namun suhu udaranya cenderung rendah. Bahkan sewaktu-waktu bisa turun hingga minus 7 derajat Celcius. Area ini menyimpan kandungan nikel, tembaga dan paladium terbesar di dunia. Dampaknya, banyak proyek tambang dan perusahaan metalurgi (pengerjaan logam secara kimiawi) di sekitarnya.

Norilsk sendiri dikenal akan polusinya yang sangat parah, bahkan disebut sebagai yang paling parah di seluruh wilayah Rusia. 




R24/dev 

Bagikan :
Sumber:
detikcom
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Pokervita
Rabu, 06 Juni 2018 14:16 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di POKERVITA rasakan sensasi poker online sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) Agen Poker Terpercaya BONUS CASHBACK Contact Us Person : ? LIVECHAT POKERV1TA ? WA: 082312256064 ? BBM : D88B0154
Pokerrusia.net
Rabu, 30 Mei 2018 17:05 wib
POKER RUSIA - POKER DOMINO CEME CAPSA TERPERCAYA 100 % Player VS Player Asli Tanpa Robot Bonus Turn Over & Bonus Referal Tertinggi Lho.. Tunggu Apalagi.. Ayo Daftar Di Poker Rusia
Nelivera
Kamis, 18 Januari 2018 11:04 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di BOLAVITA rasakan sensasi casino sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/olkf9ff.jpg
Nama :
Komentar :
     
riau24_tymsx_3833.jpg
Pelalawan, Riau24.com - Sejak berjalannya Program Percepatan Infrastruktur Desa (PPID) di kabupaten Pelalawan, demi mewujudkan Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri Aman dan Sejahtera), program tersebut terus digalakkan oleh HM Harris di periode kedua menjabat bersama Wakilnya, Drs Zardewan.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru