riau24 Ini Efek Jika Anak Dibebani PR Terlalu Banyak
Senin, 18 Desember 2017

Relationship

Ini Efek Jika Anak Dibebani PR Terlalu Banyak

1
Ini Efek Jika Anak Dibebani PR Terlalu Banyak
Ini Efek Jika Anak Dibebani PR Terlalu Banyak
Jakarta, Riau24.com - Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah kebiasaan belajar anak di rumah, termasuk kebiasaannya mengerjakan PR alias pekerjaan rumah. Seringkali PR yang terlalu banyak bisa membebani psikis anak.

Seperti disampaikan oleh psikolog klinis anak pada dasarnya memang memberikan beberapa manfaat bagi rutinitas anak.
Di antaranya memberi kesempatan anak untuk mengulang pelajaran, serta membuat jam belajar anak menjadi teratur.


"Tapi satu hal yang mendasar adalah bahwa PR tidak boleh sampai membebani anak," imbuh Vera beberapa waktu lalu.

Selain itu, menurut Vera peran guru dalam hal ini juga tak kalah penting. Guru harus bisa memilih-milih seperti apa PR yang akan memberikan manfaat lebih banyak pada proses pembelajaran anak.

"Guru pun harus cerdas dalam memberikan PR. Jadi PR itu bukan sekadar misalnya anak disuruh menyalin halaman sekian begitu, tapi akan lebih baik jika anak diminta membaca halaman tersebut lalu membuat ringkasan sesuai pemikirannya sendiri. Ini kan lebih berisi dan menantang buat anak," tuturnya.

Namun demikian, perlu diperhitungkan juga seberapa banyak jam belajar anak di sekolah. Jika jam sekolah sudah cukup lama dan bahkan sampai sore, pemberian PR yang banyak tak dianjurkan.

Menurut Vera, anak-anak sepatutnya diberikan aktivitas lain di luar lingkungan sekolah dan di luar kebutuhan akademis, termasuk untuk bermain. Ya, bermain merupakan aktivitas yang menjadi hak bagi anak-anak.

"Anak kan juga ada kebutuhan untuk berinteraksi dengan lingkungan di rumah kan. Kalau waktunya habis untuk belajar di sekolah, lalu di rumah habis juga untuk mengerjakan PR, kapan dia ada waktu untuk belajar hidup di area lain di luar sekolah?" terang Vera.

Jika PR yang diberikan sudah mulai membebani anak, Vera menuturkan biasanya anak akan menunjukkan beberapa ciri seperti lebih emosional dan mudah marah. Selain itu, semangat belajar anak juga bisa menurun dan ia jadi malas pergi sekolah.  (***)



R24/dev 

Bagikan :
Sumber:
detik
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Cahaya farma
Kamis, 13 Oktober 2016 22:56 wib
💥DOKTER SPESIALIS : AGEN RESMI💥 Pesan langsung DISINI Tlp : 085229517333 🎬WhatSapp : farmaneysa 🎬 Line lite : cahayafarma5 JUAL OBAT PEMBESAR PENIS 👉 KLG PILLS USA 👉VIMAX CANADA 👉VIMAX IZON JUAL OBAT KUAT SEXS 👉 VIAGRA USA 100Mg 👉CIALIS ENGLAND 👉 MAXIMIN 👉 PROCOMIL SPRAY 👉 SONY 👉 V9 TIAN IZON 👉LEVITRA 👉NANGEN CHINA JUAL OBAT PERANGSANG WANITA ☞ POTENZOL CAIR ☞ BLUE WIZARD ☞ LIQUID Seks ☞ OPIUM SPRAY ☞ Seks DROP GERMANY JUAL OBAT
Nama :
Komentar :
     
riau24_nfrwg_3427.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Inhil HM Wardan terus melakukan peninjauan kegiatan pembangunan yang sedang berjalan di lapangan, guna memastikan pengerjaannya berjalan dengan baik.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru