riau24 Prosesi Adat Tabuik di Pariaman
Kamis, 18 Oktober 2018

Kesenian

Prosesi Adat Tabuik di Pariaman

3
Prosesi Adat Tabuik di Pariaman
Prosesi Adat Tabuik di Pariaman

Jakarta, Riau24.com - Prosesi Tabuik merupakan salah satu Adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Kota Pariaman. Semua prosesi dilaksanakan pada tanggal 1 Muharam hingga 10 Muharam setiap tahunnya.

Ternyata, setiap tahapan pembuatan tabuik ini memiliki banyak makna dan harus dilakukan demi kesempurnaan kegiatan.

Pada tanggal 1, diadakan upacara membuat Daraga, yaitu sebagai tanda lokasi dimana Tabuik akan dibuat. Daraga sendiri berbentuk pagar yang ditengahnya ada kubah kecil yang memiliki 3 tingkatan kain putih yang bermakna kain kafan.

Pada Daraga ini akan diisi dengan tanah yang diambil dari sungai yang bermakna jasad Hasan dan Husein dalam upacara Maambiak Tanah pada tanggal yang sama.


Pada tanggal 5 Muharam, diadakan prosesi Manabang Batang Pisang yang dilakukan oleh 2 kelompok yaitu Pasa dan Subarang. Batang pisang yang sudah ditanam di sekitar kampung, kemudian ditebas dalam sekali ayunan oleh pendekar. Hal ini melambangkan kekejaman pada Hasan dan Husein yang dipenggal.

Upacara dilanjutkan pada tanggal 7 Muharam dengan cara mengelilingi Daraga dengan membawa pedang, sorban dan panja (jari) sambil menangis meratapi kematian Husein di medan perang.

Prosesi ini dinamakan Maatam, atau kesedihan dalam Bahasa hindi. Kemudian setelah Maatam selesai, prosesi dilanjutkan dengan Maarak Panja, atau mengarak Daraga yang telah diberi tanda panja ke pusat kota. Ini bermakna memberitahu masyarakat bahwa Jenazah Husein telah ditemukan.

Pada tanggal 8 Muharam dilakukan upacara Maarak Sorban. Prosesinya hampir sama dengan Maarak Panja, namun yang dibawa adalah sorban untuk memberitahu masyarakat bahwa betapa beraninya Husein melawan musuhnya di medan perang. Akhirnya pada tanggal 10, Tabuik yang sudah jadi akan diarak dari kampung Pasa dan Subarang untuk dipertemukan di pusat pasar. Dengan iringan masyarakat, Tabuik yang memiliki tinggi sekitar 12 meter ini dibuang ke tengah lautan. Prosesi ini menggambarkan perginya Husein ke atas langit. Prosesi ini disebut dengan Tabuik Naiak Pangkek.  (***)




R24/dev 

 


Bagikan :
Sumber:
liputan6
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Pokerrusia.net
Selasa, 03 Juli 2018 23:06 wib
POKER RUSIA - POKER DOMINO CEME CAPSA TERPERCAYA 100 % Player VS Player Asli Tanpa Robot Bonus Turn Over & Bonus Referal Tertinggi Lho.. Tunggu Apalagi..Ayo Bergabung Bersama Kami Ayo mampir di www.pokerrusia.net
Pokervita
Jumat, 25 Mei 2018 01:29 wib
Ayok Bergabung Bersama Kami Dan Dapatkan Bonus Di Bulan Suci Ramahdan Idul Fitri Kerahasiaan Anda Terjamin 100% Terpercaya,Dan Terbaik Tidak Diragukan Lagi. Karena sudah Lebih Dari Ribuan Member kami Yang sudah Membuktikan nya... ? WA: 082312256064 ? BBM : D88B0154
Nelivera
Kamis, 18 Januari 2018 11:43 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di BOLAVITA rasakan sensasi casino sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/olkf9ff.jpg
Nama :
Komentar :
     
riau24_tymsx_3833.jpg
Pelalawan, Riau24.com - Sejak berjalannya Program Percepatan Infrastruktur Desa (PPID) di kabupaten Pelalawan, demi mewujudkan Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri Aman dan Sejahtera), program tersebut terus digalakkan oleh HM Harris di periode kedua menjabat bersama Wakilnya, Drs Zardewan.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru