riau24 Mengulik Kebersihan Makanan yang 'Belum Lima Menit' Jatuh
Minggu, 04 Desember 2016

Lifestyle

Mengulik Kebersihan Makanan yang 'Belum Lima Menit' Jatuh

0
Ilustrasi memungut makanan yang terjatuh (Pexels/Kaboompics)
Mengulik Kebersihan Makanan yang 'Belum Lima Menit' Jatuh
Riau24.com- Belum lima menit' menjadi kalimat yang biasa diucapkan ketika Anda buru-buru mengambil dan memakan kembali makanan yang sempat jatuh entah itu di meja restoran atau bahkan di lantai. Tidak berbeda jauh dengan Indonesia, kata-kata ini juga populer dengan istilah ‘five-seconds rule’ di Amerika Serikat.

Meskipun aman atau tidaknya masih diperdebatkan, satu hal yang pasti adalah lantai pasti memiliki bakteri. Tetapi kenapa kebiasaan ini tetap bertahan hingga sekarang?

Dilansir laman Food Beast, sebuah studi yang dilakukan para peneliti di Rutgers University, AS yang dipublikasikan di American Society For Applied and Environmental Microbiology pada 2016 memaparkan mengapa istilah 'belum lima menit' menjadi begitu populer di berbagai belahan dunia.

Dalam studi tersebut diungkapkan, tingkat kontaminasi makanan terhadap benda asing tergantung pada level kelembapan dan berapa lama makanan bersentuhan dengan permukaan lain.

Dr Donald W Schaffner selaku Extension Specialist di bidang ilmu pangan yang memimpin studi tersebut mencoba menjatuhkan potongan semangka, roti dengan selai, roti tanpa selai dan permen karet ke permukaan baja anti karat, ubin, kayu dan karpet. Setelah dijatuhkan, makanan tersebut didiamkan selama 1 hingga 300 detik lamanya.

Menurut studi, karpet justru lebih sedikit menyalurkan bakteri ketimbang baja anti karat dan kayu. Schaffner mengatakan, topografi permukaan benda-benda tadi memegang peranan penting dalam proses transfer bakteri.

Ia mengatakan, semua makanan akan langsung terkontaminasi jika tersentuh benda lain seperti yang dicontohkan di atas. Namun, tinggi rendahnya risiko itu tergantung pada permukaan dan kadar air pada makanan.

"Ketika makanan jatuh ke lantai, kita tahu bahwa makanan tersebut tidak lagi bersih, kita mengabaikan risiko. Kita hanya perlu lebih pintar untuk tahu bahwa semua benda memiliki tingkat kebersihan berbeda," ujar Schaffner.

Ia juga menambahkan, meskipun terdapat studi yang mengatakan makanan yang terjatuh 'belum lima menit' tidak berbahaya, bukan berarti Anda harus mengabaikan risiko-risiko lain yang mungkin timbul oleh makanan jatuh yang Anda makan kembali itu.

R24/mla 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Sumber:
viva
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita PekanbaruBerita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_wa2x4_2400.jpg
Rohil, Riau24.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), bersama Dinas Pendidikan (Disdik) terus meningkatkan mutu pendidikan setiap tahunnya.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam