riau24 Menikmati Wisata Perang Air di Meranti
Senin, 17 Desember 2018

Wisata

Menikmati Wisata Perang Air di Meranti

2
Menikmati Wisata Perang Air di Meranti
Menikmati Wisata Perang Air di Meranti
Meranti, Riau24.comAtraksi memikat bakal digelar di salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman), Riau. Kegiatan ini bertajuk Festival Perang Air (FPA). Perhelatan itu rencananya bakal dilaksanakan pada 28 Januari 2017 di Kota Sagu Selat Panjang, Meranti, Riau.

Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti, Ismail Arsyad menjelaskan, rencananya perhelatan tersebut akan dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

"Perang Air atau lebih dikenal dengan sebutan Cian Cui itu dalam rangka menyambut Imlek di Kota Selat Panjang. Agenda ini telah masuk sebagai salah satu event yang tercatat di dalam Calendar of Event Riau 2017," ujar Ismail melalui keterangan pers tertulis.

Diungkapkan Ismail, dalam perhelatan ini wisatawan dari berbagai daerah dan luar negeri akan datang untuk merayakan event yang seru itu. Wisatawan dapat bermain air dengan menggunakan tembak air sambil berkeliling kota menggunakan becak motor.

"Segala persiapan sudah kita laksanakan dan persiapkan dengan baik. Terima kasih juga kepada pihak Kemenpar yang memastikan hadir ke acara ini, karena kami sangat membutuhkan kehadiran tim Kemenpar agar bisa merekam data festival perang air tersebut, mulai dari awal acara hingga akhir acara," tutur Ismail.

Tradisi perang air ini dalam perayaan Imlek di Kota Selat Panjang dari tahun ke tahun terus menjadi sorotan warga etnis Tionghoa dari berbagai belahan dunia. Setiap tahun, ribuan warga Tionghoa dari mancanegara mulai dari Malaysia, Singapura, Thailand, Australia bahkan Tiongkok, berkumpul di Selat Panjang.

Mereka menghabiskan waktu untuk mengikuti tradisi unik yang tiada duanya di dunia dan itu hanya ada di Kabupaten Kepulauan Meranti, kabupaten termuda di Provinsi Riau. " Bersiram-siram air dan semprotan busa berkeliling kota dengan menggunakan becak, sangat unik dan bikin happy," katanya.

Perang Air ini merupakan sebuah tradisi masyarakat Tionghoa yang sudah lama dikembangkan. Selain dipopulerkan di Selat Panjang, juga dilaksanakan oleh negara ASEAN lainnya, yakni Thailand. Tradisi ini berlangsung selama 6 hari terhitung sejak Imlek hari pertama dan ternyata tradisi ini mengalahkan tradisi perang air di Thailand yang disebut Songkran.   (***)




R24/dev 


Bagikan :
Sumber:
dreamcoid
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Pokervita
Selasa, 15 Mei 2018 12:28 wib
Mari Bergabung bersama kami di P0KERV1TA Mengapa anda harus memilih kami.? Kami adalah Agen P0KER Terpercaya P0KERV1TA ~ Transaksi super cepat & aman ~ Deposit ringan , hanya Rp 10.000 ~ Menggunakan Bank Lokal ( BCA , Mandiri , DANAMON , BNI & BRI ) ~ Bonus yang menarik ~ Pelayanan Customer Service 24/7 yang ramah dan profesional ~ Kerahasiaan data anda terjamin 100% ~ 100% Terpercaya Agen Poker Terpercaya
Nelivera
Kamis, 18 Januari 2018 11:52 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di BOLAVITA rasakan sensasi casino sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/olkf9ff.jpg
Nama :
Komentar :
     
riau24_4gxz2_3850.jpg
Rohil, Riau24.com - Pemkab Rohil terus instens dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya sekolah-sekolah yang telah dibangun dan dibenahi oleh Pemkab Rohil di setiap per kecamatan yang ada di Rokan Hilir.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru