riau24 Sudah Demikian Kejamnya Dunia Ini...
Senin, 22 Oktober 2018

Opini

Sudah Demikian Kejamnya Dunia Ini...

2
Sudah Demikian Kejamnya Dunia Ini...
Sudah Demikian Kejamnya Dunia Ini...
Jakarta, Riau24.comDalam sepekan ini kita dikagetkan dengan kasus pembunuhan yang datang silih berganti menghiasi media kita. Ironisnya terduga dan tersangka pelaku bukan orang lain, tapi orang dekat atau sudah menjadi teman dekatnya.

Awalnya kita dikejutkan dengan tewasnya taruna tingkat I di Sekolah Tinggil Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Amirulloh Adityas Putras (18) dianiaya seniornya. Malapetaka itu terjadi saat para seniornya ingin menyerahterimakan, berupa‎ alat drum band atau tam-tam ke juniornya.

Lalu pembunuhan mahasiswi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Murniarti yang di kamar indekos di Jalan Makmur RT 3 RW 03 Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa 10 Januari 2017 dini hari. Ternyata pelakunya bukan orang jauh tapi kakak kandungnya sendiri.

Sebelunya mahasiswi yang bernama Tri Ari Yani Puspo Arum (22) ditemukan tewas di kamar kos di Jalan H. Asmad Ujung, Perumahan Kebon Jeruk Baru, Jakarta Barat, Senin 09 Januari 2017 pagi. Hingga kini kasusnya belum diketahui pelakunya.

Di Jawa Tengah sendirinya, di Purbalingga dikejutkan tewasnya cucu dan neneknya. Hanani Sulma Mardiyah (24) dan Eti Sulatri (65) ditemukan tewas dibunuh di rumah mereka di Kalikabong, Purbalingga, Rabu 11 Januari 2017.
Ternyata, terduga pelakunya adalah Amin Subechi yang tak terima diputus cintanya. Pelaku ditangkap di sebuah warung di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 12 Januari 2017.

Kabar terkini seorang santri kelas II di Pondok Modern Selamat, Kabupaten Kendal, meninggal dunia diduga akibat dianiaya teman satu pondoknya, Jumat, 13 Januari 2017 dini hari. Kapolsek Patebon Akb Munasir membenarkan, telah terjadi penganiayaan terhadap bernama Dimas Khilmi bin Sulasman (17) yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Menurutnya awalnya pelaku dan korban cekcok mulut yang berujung pada perkelahian, korban yang bertubuh kecil dipukul oleh korban dengan tangan kosong sebanyak dua kali mengenai pelipis kiri dan dilempar di tempat tidur. Pihak RSUD Suwondo mengatakan pihak pondok pesantren membawa korban ke rumah sakit pada Kamis 12 Januari 2017 malam sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Melihat semua kejadian yang begiti miris ini, sudah sedemikian kejamkah dunia saat ini, segala permasalahan yang ada diselesaikan dengan kekerasan yang dipakai penduduk bar bar zaman dulu. Padahal manusia hidup telah dibekali pendidikan agama yang diyakininya, baik di sekolah atau informal.
Ternyata, norma-norma agama dan etika yang diajarkan nenek moyang kita telah tergerus budaya kekerasan baik lewat teknologi atau media sosial yang sudah dengan gampang diakses dan dijadikan agama baru bagi generasi saat ini.

Tentu siapa pun tidak ingin, baik kita atau keluarganya hilang nyawanya karena perbuatan keji tersebut, walau maut sudah digariskan 'Sang Pencipta'. Memang, semuanya sudah terjadi dan tidak mungkin kembali diulang. Minimal kita diawali dari unit sosial terkecil yaitu keluarga kita, ajarkan anak-anak nilai-nilai luhur ajaran agama yang kita yakini, adat sopan santun dan rasa peduli kita pada orang lain.

Hindari perilaku kekerasan atau tayangan atau apa pun bentuknya yang sifatnya berbau kekerasan baik fisik dan kata-kata. Minimal diajak bicara, diskusi atau arahan bahwa semua makhluk hidup, khususnya sesama manusia adalah saudara yang tidak boleh dirusak apalagi dilenyapkan. Diharapkan ke depan generasi kita tidak gampang emosi dan melakukan kekerasan yang merugikan orang lain.    (***)




R24/dev 


Bagikan :
Sumber:
tribunewscom
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Pokervita
Selasa, 15 Mei 2018 12:28 wib
Mari Bergabung bersama kami di P0KERV1TA Mengapa anda harus memilih kami.? Kami adalah Agen P0KER Terpercaya P0KERV1TA ~ Transaksi super cepat & aman ~ Deposit ringan , hanya Rp 10.000 ~ Menggunakan Bank Lokal ( BCA , Mandiri , DANAMON , BNI & BRI ) ~ Bonus yang menarik ~ Pelayanan Customer Service 24/7 yang ramah dan profesional ~ Kerahasiaan data anda terjamin 100% ~ 100% Terpercaya Agen Poker Terpercaya
Nelivera
Kamis, 18 Januari 2018 11:52 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di BOLAVITA rasakan sensasi casino sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/olkf9ff.jpg
Nama :
Komentar :
     
riau24_tymsx_3833.jpg
Pelalawan, Riau24.com - Sejak berjalannya Program Percepatan Infrastruktur Desa (PPID) di kabupaten Pelalawan, demi mewujudkan Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri Aman dan Sejahtera), program tersebut terus digalakkan oleh HM Harris di periode kedua menjabat bersama Wakilnya, Drs Zardewan.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru