riau24 Indonesia Punya: Tari Katrili, Perkawinan Budaya Minahasa dan Eropa
Senin, 21 Mei 2018

Seni Budaya

Indonesia Punya: Tari Katrili, Perkawinan Budaya Minahasa dan Eropa

2
Indonesia Punya: Tari Katrili, Perkawinan Budaya Minahasa dan Eropa
Indonesia Punya: Tari Katrili, Perkawinan Budaya Minahasa dan Eropa
Pekanbaru, Riau24.comSama halnya dengan cabang seni yang lain, seni tari bagi masyarakat Minahasa juga sudah ada sejak zaman purba.
Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kepercayaan kepada Dewi Penari, yang oleh masyarakat Minahasa dikenal dengan nama Ruwintuwu.

Persinggungan antara kepercayaan terhadap Dewi Penari dan Dewi Kesuburan inilah yang kemudian melahirkan berbagai tari tradisional Minahasa yang lekat hubungannya dengan corak kehidupan masyarakat Minahasa tempo dulu yang agraris.

Meski demikian, tidak semua tari tradisional Minahasa berhubungan dengan corak hidup masyarakatnya yang agraris. Tari Katrili misalnya, tarian yang kerap dipentaskan oleh muda-mudi ini merupakan tarian hasil persinggungan budaya Minahasa dengan budaya Eropa, yakni Portugis-Spanyol.

Menurut Jessy Wenas dalam buku Sejarah dan Kebudayaan Minahasa diungkapkan, tari Katrili secara etimologi berasal dari bahasa Eropa, yaitu Quadrille. Tarian ini mempunyai dua jenis langkah, yaitu Waltz irama 3/4 dan Gallop langkah 2/4, dengan aba-aba komando dilakukan oleh pemimpin tari dalam bahasa Perancis.

Merunut pada sejarah terbentuknya tarian, tari Katrili berasal dari tarian Lalaya’an ne Kawasaran, yaitu tarian yang penarinya membentuk dua baris dan saling berhadapan untuk membentuk formasi dan bertukar tempat.

Pada masa pendudukan Spanyol di Minahasa, tarian adat ini berubah menjadi tarian pergaulan yang disebut dengan Lansee, dimana pasangan penari pria dan wanita saling berputar dan bertukar posisi.

Kusnan, salah seorang pelatih tari menambahkan, tari Katrili merupakan tari yang menggambarkan kesetiaan, lebih dari itu, tarian ini juga merupakan representasi dari masyarakat Sulawesi Utara yang terbuka dalam menyambut tamu yang datang.

Dari segi kostum, penari perempuan mengenakan gaun dan laki-laki mengenakan jas yang lekat pengaruhnya dengan kebudayaan Eropa. Seorang penari bertugas sebagai Katapel, yaitu komando tari yang selalu mengeluarkan aba-aba kepada para penari untuk melakukan gerakan tertentu. Pada masa Spanyol di Minahasa, aba-aba yang keluar dari Katapel menggunakan bahasa Portugis – Spanyol.

Sementara dari segi musik, tari Katrili diiringi oleh musik tradisional Minahasa. Beberapa kelompok tari di Minahasa juga kerap menggunakan suara kolintang sebagai musik pengiring.
Meski demikian, saat ini kebanyakan pementasan tari Katrili lebih memilih rekaman digital sebagai musik pengiringnya. Kini tari Katrili oleh masyarakat Minahasa kerap dijadikan sebagai tarian muda-mudi yang dipentaskan dalam berbagai hajat, seperti perhelatan kebudayaan dan penyambutan tamu yang dianggap agung.   (***)




R24/dev 


Bagikan :
Sumber:
sejarahri
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Pokervita
Kamis, 10 Mei 2018 16:45 wib
Numpang Promo ya Admin.... Segera daftar dan bermain bersama jutaan player diseluruh Indonesia. Mainkan 8 permainan yang dapat Anda nikmati Hanya dengan 1 ID Banyak bonus yang kami berikan Bonus Hariaan Hingga 3juta ? WA: 082312256064 ? BBM: D88B0154
Nelivera
Kamis, 18 Januari 2018 12:02 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di BOLAVITA rasakan sensasi casino sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/olkf9ff.jpg
Nama :
Komentar :
     
riau24_4qhzh_3647.jpg
Inhil, Riau24.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), TM Syaifullah mengimbau pengelola tempat hiburan malam menghentikan aktifitas selama bulan Ramadhan.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru