riau24 Waspadai Bahaya Yang Mengintai Dari Penggunaan Kipas Angin Saat Tidur!
Senin, 15 Oktober 2018

Kesehatan

Waspadai Bahaya Yang Mengintai Dari Penggunaan Kipas Angin Saat Tidur!

2
Waspadai Bahaya Yang Mengintai Dari Penggunaan Kipas Angin Saat Tidur!
Waspadai Bahaya Yang Mengintai Dari Penggunaan Kipas Angin Saat Tidur!
Riau24.com-Pada artikel kali ini kita akan membahas menganai bahaya yang akan kita dapatkan bila tidur menggunakan kipas angin. Dimana sangat sering kita temukan pengunaan kipas angin ini ssendiri di kehidupan ssehari-hari orang Indonesia. Yuk simak artikel berikut.

Kebiasaan tidur menggunakan kipas angin kerap kali kita lakukan  karena suhu dikamar memang sangat panas, tanpa kita sadari ternyata kebiasaan tidur menggunakan kipas angin dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan juga memicu terjadinya berbagai macam penyakit.

Untuk kita ketahui bersama bahwa resiko kematian akibat paparan angin diduga lebih tinggi terjadi pada orang lanjut usia dan seseorang yang sedang mengalami gangguan pernapasan. Ditambah lagi, hal ini terpicu oleh keberadaaan korban di dalam ruangan tertutup tanpa adanya ventilasi.

Penggunaan kipas angin secara terus menerus saat kita tidur dapat memicu terjadinya penyakit seperti di bawah ini:

  1. Hipertemia

Hipertemia terjadi ketika suhu tubuh seseorang berada diatas norml, yaitu 360C dan terus berada di tingkatan tersebut untuk jangka waktu yang lama. Kondisi yang dianggap jarang terjadi ini dapat dipicu oleh gangguan kesehatan tertentu, saat musim panas yang berkepanjangan umumnya terjadi pada orang-orang berusia lanjut.

Saat indeks panas berada di suhu 320C, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat menyarankan siapapun untuk tidak menyalakan kipas angin di dalam ruangan tertutup tanpa ventilasi udara. Kipas angin sebaiknya digunakan saat jendela terbuka atau saat indeks panas dalam ruangan lebih rendah daripada di luar. Pada suhu sedang, tubuh akan merespon dengan mengeluarkan keringat untuk menyejukkan tubuh. Tetapi ada suhu yang sangat panas, udara menjadi lebih panas dibandingkan suhu tubuh sehingga dapat meningkatkan tekanan panas pada tubuh.

  1. Asfiksia

Asfiksia adalah kondisi berkurangnya pasokan oksigen ketika bernapas dalam waktu yang lama, jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan asfiksia akibat keracunan karbondioksida dan ppergantian oksigen, namun kondisi ini hanya dapat terjadi di dalam ruangan tertutup tanpa ventilasi. Pada kondisi ideal, perputaran udara dari kipas angin dan pertukaran udara melalui ventilasi dapat menjaga percampuran gas dan kadar CO2 tetap normal.

Seorang profesor termifisiologi menyatakan bahwa bahaya tidur dengan kipas angin tidak akan menyebabkan kematian akibat hipotermia. Hipotermia hanya dapat dialami oleh seseorang yang suhu tubuhnya turun drstis hingga 100C dalam semlam tapi tidak kepada seseorang yang suhu tubuhnyss turun sebatas 2-30C saja.

  1. Hipotermia

Hiotermia dalah kondisi gawat darurat yang terjadi saat suhu tubuh berkurang drastis, yaitu kurang dari 350C. Ini terjadi saat suhu tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada kemampun tubuh dalam memproduksi hawa panas. Situasi ini mengakibstkan suhu tubuh turun, serta terganggunya sistem saraf, jantung serta organ-organ lain. Jika tidak segeran ditangani, hipotermia yang umumnya disebabkan oleh scuaca dingin ini dapat menyebabkan gagal jantung hinga kematian.

Makin malam, seseorang menjadi makin beresiko mengalami hipotermia karena metabolisme tubuh melambat dan makin sensitif terhadap temperatur di lingkungan sekitarnya. Dalam hal ini penggunaan kipas angin dikhawatirkan dapat beresiko menurunkan suhu sehingga menyebabkan seseorang yang tidur dengan menggunkan kipas angin akan kehilangn suhu tubuh secara drastis.

Namun tidak ada penelitian ilmiah yang menemukan bahwa kondisi ini akan terjadi kecuali suhu semula sudah sangat rendah. Di sisi lain, umumnya orang tidak akan menyalakan kipas angin saat tidur jika suhu udara sudah sangat rendah.

Meski demikian, seorang dokter di Korea Selatan menjelaskan beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab seseorang meninggal saat tidur dengan kipas angin menyala, yaitu aritmia, gangguan cerebrovaskular serta embolisme paru-paru.

R24/ntg

Bagikan :
Sumber:
Zona1000com
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Pokerrusia.net
Selasa, 08 Mei 2018 16:38 wib
POKER RUSIA - POKER DOMINO CEME CAPSA TERPERCAYA 100 % Player VS Player Asli Tanpa Robot Bonus Turn Over & Bonus Referal Tertinggi Lho.. Tunggu Apalagi.. Ayo Daftar Di Poker Rusia
Nelivera
Kamis, 18 Januari 2018 14:19 wib
Mau main dengan nyaman dan bonus tiap minggu nya mari bergabung bersama kami di BOLAVITA rasakan sensasi casino sesungguh nya dengan pelayanan dari kami :) [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/olkf9ff.jpg
Nama :
Komentar :
     
riau24_fptsj_3830.jpg
Riau24.com - Ketua DPRD Pelalawan H. Nasarudin, SH, MH melantik dan mengambil sumpah tiga Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Pelalawan, dalam Rapat Paripurna Istimewa Peresmian dan Pengucapan Sumpah /Janji Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019, di Gedung DPRD Pelalawan, Selasa (2/10) pekan lalu.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru