riau24 Ternyata Ini Logo Tut Wuri Handayani Mempunyai Makna, Ini Dia...
Kamis, 19 Oktober 2017

TAHUKAH ANDA

Ternyata Ini Logo Tut Wuri Handayani Mempunyai Makna, Ini Dia...

1
Ternyata Ini Logo Tut Wuri Handayani Mempunyai Makna, Ini Dia...
Ternyata Ini Logo Tut Wuri Handayani Mempunyai Makna, Ini Dia...
Pekanbaru, Riau24.comJika kita kembali mengingat sejarah awal mula pendidikan di Indonesia, maka kita akan mengingat bapak pendidikan Indonesia, yaitu Ki Hajar Dewantara bersama Taman Siswanya.


Salah satu tujuan dibuatnya lembaga pendidikan tersebut adalah untuk membuat budaya tanding kepada pendidikan kolonial di masa tersebut. Selain itu, masalah terpenting yaitu untuk menyadarkan dari keterjajahan oleh penjajah, baik secara fisik maupun budaya.

Sejarah singkat orang yang pertama kali mencetuskan semboyan Tut Wuri Handayani adalah 
Raden Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara. Saat pertama kali mendirikan Taman Siswa, pada tanggal 3 Juli 1922 silam, ada sekitar 7 pasal asas yang dijadikan pedoman bagi semua Taman Siswa yang ada di tanah air sampai sekarang ini.

Tut Wuri Handayani dalam bahasa jawa bermakna “Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tutwuri handayani”, yang artinya “Guru di depan sebagai contoh atau panutan, dan Guru bertindak sebagai guru yang berada di tengah sebagai seorang pelopor mencetuskan ide kepada semua muridnya, dengan terus berupaya penuh memberikan dorongan dan arahan.”


Lambang atau Logo Tut Wuri Handayani 

Tut Wuri Handayani menjadi lambang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan NO. 0398/M/1977 tertanggal 6 September 1977, dengan perincian arti lambang sebagai berikut :


1. Logo Bidang Segi Lima (warna Biru Muda)
Artinya, menggambarkan alam kehidupan dari Pancasila.


2. Logo Semboyan Tut Wuri Handayani
Dipakai Ki Hajar Dewantara pada pelaksanaan di sistem pendidikannya. Dengan arti penghargaan juga penghormatan kita kepada Ki Hajar Dewantara yang hari lahirnya sudah dijadikan Hari Pendidikan Nasional.


3. Logo Belencong Menyala Bermotif Garuda
Artinya sebagai lampu yang bisa membuat pertunjukan menjadi semakin hidup. Dan arti Burung Garuda adalah sebuah gambaran sifat dinamis, gagah perkasa, juga mampu dan berani mandiri mengarungi luasnya angkasa.


4. Logo Buku
Artinya, bahwa buku itu adalah sumber untuk semua jenis ilmu yang bisa bermanfaat untuk kehidupan manusia.


5. Logo Warna
Warna putih di ekor juga sayap garuda lalu buku artinya suci, bersih tanpa adanya pamrih. Warna kuning emas di api yang menyala, artinya keagungan dan keluhuran dari sebuah pengabdian. Warna biru muda di bidang segi lima artinya jiwa pengabdian yang tidak akan kunjung putus dengan mempunyai pandangan hidup yang sangat mendalam.   (***)



R24/mala


Loading...

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda

Nelivera
Senin, 09 Oktober 2017 05:45 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     
riau24_utsyv_3212.jpg
Inhil, Riau24.com - Setelah sepekan lebih akhirnya banjir yang melanda Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, perlahan surut, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan turun kelapangan untuk pastikan kampung pengungsi sudah layak ditempati kembali, Selasa 17 Oktober 2017 siang.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru