riau24 Stop Mewarnai Rambut Bila Anda Tidak Ingin Terkena Penyakit Mematikan
Sabtu, 25 November 2017

Kesehatan

Stop Mewarnai Rambut Bila Anda Tidak Ingin Terkena Penyakit Mematikan

0
Stop Mewarnai Rambut Bila Anda Tidak Ingin Terkena Penyakit Mematikan
Stop Mewarnai Rambut Bila Anda Tidak Ingin Terkena Penyakit Mematikan
Pekanbaru, Riau24.com - Mewarnai rambut kini menjadi tren masyarakat jaman now, terutama bagi remaja Indonesia.

Namun ternyata kebiasaan mewarnai rambut harus segera dihentikan kebiasaan itu. Sebab, baru-baru ini, seorang ahli bedah menemukan adanya korelasi antara kebiasaan mewarnai rambut dengan penyakit kanker payudara.

Seperti dilansir The Sun, Profesor Kefah Mokbel, ahli bedah kanker payudara di Rumah Sakit Grace Grace London, Inggris meninjau penelitian tentang pewarna rambut dan kanker payudara.

Dia menemukan kenaikan 14 persen pada penyakit tersebut, di mana kenaikan itu dialami oleh perempuan yang rutin mewarnai rambut mereka.

Untuk meminimalisir risiko itu, dia menyarankan agar perempuan hanya mewarnai rambut mereka dua sampai enam kali per tahun serta memilih lebih banyak bahan alami, seperti bit, henna, dan rose hip untuk mengurangi risiko terkena penyakit tersebut.

"Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hasil penelitian, temuan kami menunjukkan bahwa paparan pewarna rambut dapat menyebabkan risiko kanker payudara," kata Kefah.

Untuk perempuan yang sudah berusia di atas 40 tahun, Kefah menyarankan agar melakukan pemeriksaan payudara secara rutin.

Sementara, pada Maret lalu, sebuah penelitian di Finlandia menemukan pewarna rambut dapat meningkatkan risiko pengembangan payudara sebesar 23 persen.   (***)



R24/amri

 

 


Loading...

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_teu3c_3350.jpg
Kuansing, Riau24.com - Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, H. Halim menghimbau kepada seluruh media massa yang melakukan kegiatan jurnalistik di Kuansing, untuk tidak membuat berita yang bersifat mengadu domba, baik antara Bupati dan Wakil Bupati, Eksekutif (Pemerintah) dan Legislatif (DPRD), maupun antara Bupati -Wabup dengan Pimpinan OPD (Organisasi Pimpinan Daerah).
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru