riau24 Risiko Oral Seks yang Harus Anda Ketahui
Rabu, 13 Desember 2017

Risiko Oral Seks yang Harus Anda Ketahui

0
Risiko oral seks yang harus Anda ketahui (Ilustrasi: Shutterstock)
Risiko Oral Seks yang Harus Anda Ketahui

Riau24.com - Oral seks memiliki risiko yang dapat mengancam nyawa, salah satunya adalah terjadinya kanker tenggorokan. Terlebih jika seks oral dilakukan dengan bergantian pasangan yang akan meningkatkan risiko terjangkitnya berbagai penyakit menular seksual.

Menurut dr. Alvin Nursalim, mulut merupakan daerah yang dapat menjadi tempat bertumbuhnya kuman yang menyebabkan infeksi rongga mulut. Infeksi tenggorokan oleh virus dapat meningkatkan risiko seorang untuk terkena kanker tenggorokan.

Apa penyebab kanker tenggorokan?

Kanker tenggorokan dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti konsumsi alkohol, dan merokok. Namun akhir-akhir ini bukti keterlibatan virus dalam terjadinya kanker tenggorokan mulai bermunculan. Kanker tenggorokan dikaitkan dengan infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Bagaimana manusia terinfeksi HPV?

Terdapat lebih dari 100 jenis HPV yang ditemukan pada rongga mulut, dan sekitar 15 varian HPV dikaitkan dengan terjadinya kanker. Jenis HPV yang ditemukan pada rongga mulut umumnya adalah jenis HPV yang ditularkan melalui hubungan seksual, sehingga seks oral merupakan rute utama penularan virus ini.

HPV berisiko meningkatkan risiko seorang terkena kanker serviks, kanker anal, kanker penis dan kanker tenggorokan. HPV dapat bermanifestasi sebagai kutil pada kelamin dan jenis HPV yang lain dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker pada daerah kelamin.

Bagaimana HPV menyebabkan kanker tenggorokan?

Apabila seorang sudah terjangkit HPV dan melakukan hubungan seks secara oral, maka akan terjadi paparan antara rongga mulut dengan virus ini. Virus ini tidak seacara langsung menyebabkan kanker.

Proses terjadinya kanker merupakan proses progresif yang berlangsung cukup lama. Virus dapat melakukan integrasi dengan materi genetik sel pada daerah tenggorokan. Terlebih jika orang tersebut merokok, maka mekanisme pembersihan tenggorokan dari virus akan terganggu. Hal ini disebabkan karena asap rokok menghambat sel yang bertugas membersihkan tenggorokan dari kuman.

Bagaimana mencegahnya?

Menurut dr. Alvin, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kanker tenggorokan, seperti vaksinasi HPV, perbaiki pola hidup seperti pola makan, hindari merokok, dan hindari alkohol.

Deteksi dini dari kanker tenggorokan dengan memeriksakan diri ke dokter. Berbagai gejala awal dari kanker tenggorokan adalah adanya luka yang tidak sembuh di daerah tenggorokan, nyeri menelan dan adanya rasa mengganjal pada tenggorokan.

(R24/jri/oke)


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_xnxqc_3405.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Indragiri Hilir kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi. Kali ini, HM. Wardan meraih Award dari Komisi Informasi (KI) dalam kategori Pelopor Keterbukaan Informasi Publik Pemerintahan Desa Tahun 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru