riau24 Gampang Marah? Waspada Parasit Bersarang dalam Otak Anda
Sabtu, 16 Desember 2017

Kesehatan

Gampang Marah? Waspada Parasit Bersarang dalam Otak Anda

0
Gampang Marah? Waspada Parasit Bersarang dalam Otak Anda

Jakarta, Riau24.com - Marah merupakan kondisi alamiah sifat manusia untuk memertahankan dirinya dalam menghadapi suatu kondisi. Setiap orang pasti pernah mengalaminya, karena berbagai macam pemicu dan alasan yang menyebabkan emosi meledak. Selama ini kemarahan selalu dikaitkan sebagai keadaan psikologis, bisa karena ketidak-nyamanan atau sakit hati terhadap suatu hal. Namun marah yang berlebihan dan terlalu sering bukan hanya karena sekedar tempramen. Selain keterkaitannya dengan tekanan darah, keadaan marah yang terlalu sering secara psikologis disebut sebagai Intermitten Explosive Disorder (IED).
Orang dengan keadaan ini memilki sifat impulsif, tingkat ledakan agresifitas secara verbal maupun fisik yang tidak sesuai dengan proporsi keadaan yang membuat mereka marah

 

Perilaku Agresif Terkait Adanya Parasit dalam Otak

Jika anda menemui seseorang dengan ciri-ciri IED, bisa jadi ada parasit dalam otak mereka. Penelitian terbaru membuktikan bahwa ada hubungan antara IED dengan adanya infeksiTaxoplasma Gondii  pada otak. Parasit ini sudah banyak diketahui mampu mempengaruhi perilaku organisme yang diinfeksinya. Selain itu, keberadaan parasit ini di otak juga terkait dengan gangguan Skizofrenia dan Bipolar

Penelitian yang Mendasarinya

Untuk membuktikan keterkaitan antara Taxoplasma Gondii  dengan tingkat agresifitas, sebuah penelitian dilakukan di Universitas Chicago yang dipimpin oleh Emil Coccaro, dengan mengambil sampel 358 orang dewasa. Untuk mengelompokkan mereka kedalam tiga bagian yaitu orang dengan IED, orang dengan kondisi kejiwaan lainnya, dan orang denganyang tidak didiagnosis dengan keadaan kejiwaan apapun. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dengan infeksi T.Gondii lebih signifikan memilki skor tinggi pada tingkat kemarahan dan agresi. 

Parasit ini dipercaya telah tinggal pada hampir 60 % populasi manusia. Dan tidak hanya manusia parasit ini awalnya berasal dari organisme lain seperti tikus, babi, domba dan kucing. Penularan pada manusia biasanya melalui konsumsi daging mentah atau kurang matang, air yang terkontaminasi, kebiasaan tidak cuci tangan dan kontak dengan kotoran kucing yang terinfeksi. Dan sayangnya parasit ini sangat sulit dibunuh. 

Namun bukan berarti setiap orang pemarah dan berperilaku agresif disekeliling anda adalah orang dnegna infeksi parasit ini, karena penelitian hanya menunjukkan bahwa orang dengan infeksi tersebut memilki tingkatkemarahan dan agresi lebih tinggi. Dan bisa jadi orang pemarah lainnya tidak terinfeksi jika mereka menjaga gaya hidup mereka dengan tidak memakan daging mentah atau menjaga kebiasaan cuci tangan mereka.


R24/dev/viv 


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_nfrwg_3427.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Inhil HM Wardan terus melakukan peninjauan kegiatan pembangunan yang sedang berjalan di lapangan, guna memastikan pengerjaannya berjalan dengan baik.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru