riau24 Adakah Pengaruh Makanan bagi Pengidap Bipolar?
Jumat, 15 Desember 2017

Kesehatan

Adakah Pengaruh Makanan bagi Pengidap Bipolar?

0
Pengidap bipolar harus memperhatikan asupan gizi mereka dalam dietnya agar terjaga dari reaksi bergejolak secara mendadak.
Adakah Pengaruh Makanan bagi Pengidap Bipolar?

Jakarta, Riau24.com - Siapa yang tak suka dengan makanan yang satu ini. Es krim menjadi santapan favorit anak hingga dewasa, yang memiliki rasa bervariasi hingga selalu berhasil mengubah mood seseorang menjadi lebih baik. Namun, apakah pengidap bipolar akan mengalami perubahan jika mengonsumsi ini?

Melansir laman Everyday Health, ditulis Sabtu (2/4/2016) jenis makanan manis yang mengandung gula dan karbohidrat tinggi diyakini dapat membahayakan kondisi penderita. Karbohidrat dan asupan makanan manis sangat legendaris pada banyak kasus gangguan bipolar.

Pat F. Bass III, MD, MPH, seorang profesor kedokteran dan kedokteran anak di Louisiana State University Health Services Center-Shreveport, sekaligus penulis dalam laman Health Day dan beberapa perusahaan pendidikan kedokteran lainnya memaparkan reaksi asupan gizi pada pengidap bipolar.

- Pengaruh gula pada otak bagi pengidap bipolar

Gula darah dan asupan karbohidrat begitu penting untuk otak manusia, di mana sistem otak akan berjalan efektif jika pasokan karbohidrat sesuai dengan kebutuhannya.

Tetapi untuk pengidap bipolar, asupan karbohidrat dan gula merupakan bentuk pengobatan tidak tepat. Bass menerangkan bahwa pengidap bipolar yang mengonsumsi gula dapat mengakibatkan pergerakan suasana hati tidak berimbang, bahkan lebih liar dari sebelumnya.

Begitu pun saat mengonsumsi karbohidrat. Makanan manis akan membakar panas tubuh dengan cepat sehingga memberikan efek kimia pada otak serta proses tubuh lainnya secara mendadak.

- Pengidap bipolar dapatkan karbohidrat tepat

Bukan berarti pengidap bipolar harus menghentikan asupan karbohidrat dalam dietnya, namun dengan mengaturnya kondisi pengidap bipolar akan dapat terkendali dengan baik.

Karbohidrat secara kompleks sehat untuk kesehatan semua manusia, tetapi khususnya para pengidap bipolar harus menjaga kadar gula darah yang baik untuk menjaga kondisi otak yang sehat.

Pengidap bipolar harus memperhatikan asupan gizi mereka dalam dietnya agar terjaga dari reaksi bergejolak secara mendadak.

Pengidap bipolar harus memperhatikan asupan gizi mereka dalam dietnya agar terjaga dari reaksi bergejolak secara mendadak.

- Konsumsi lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian dan jenis makanan yang kaya kan karbohidrat untuk keseluruhan tubuh.
- Pastikan untuk menerima asupan protein yang cukup guna menjaga peningkatan gula.
- Konsumsi daging bebas lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan, dan susu yang rendah akan lemak.
- Minyak ikan, kentang panggang, kacang, gandum, merupakan sumber protein yang memiliki manfaat tambahan yang kaya triptofan untuk membantu serotonin dalam otak dapat terkendali.
- Buatlah sebuah jurnal makanan atau catatan kecil setiap kali mendapatkan perubahan emosi secara mendadak, setelah mengonsumsi beragam jenis makanan. Hal ini dapat membantu pengidap bipolar menjaga pola diet secara efektif.



R24/dev/lip 


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_e3zes_3426.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengikuti prosesi pelepasan pawai ta'aruf sebagai awal dimulainya  serangkaian kegiatan dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 36 Provinsi Riau di Kota Dumai, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru