riau24 Makanan Pedas Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung
Senin, 11 Desember 2017

Makanan Pedas Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung

0
Makanan Pedas Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung

R24-  Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang makan makanan pedas setiap hari memiliki risiko kematian dini lebih rendah. Para ilmuwan mengatakan bahwa makanan pedas dapat menurunkan risiko kematian dini akibat kanker, penyakit jantung dan masalah pernapasan.

Sebagaimana dilansir Daily Mail (6/8), studi ini dilakukan pada 487.000 orang China yang berusia antara usia 30 sampai 79 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang makan makanan pedas setiap dua atau tiga hari memiliki risiko kematian dini lebih rendah dibanding mereka yang tidak makan sama sekali.

Para ilmuwan menduga bahwa capsaicin - bahan kimia yang terkandung dalam cabai - memiliki sifat anti-obesitas, antioksidan, anti-inflamasi dan sifat melawan kanker. Studi ini telah diterbitkan dalam British Medical Journal.

Para ilmuwan menyambut baik temuan ini, namun mereka menekankan bahwa hasil studi ini harus diperlakukan dengan hati-hati. "Hubungan antara makan makanan pedas dan tingkat kematian yang lebih rendah tentunya hanya terjadi pada orang yang tidak minum alkohol sama sekali," jelas Professor Kevin McConway dari Open University.


Bagikan :
Sumber:
Merdeka.com
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_mmuc9_3424.jpg
Inhil, Riau24.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dapat lebih proaktif, dalam mencari sumber dana bagi pembangunan pasar terapung yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru