Jumat, 19 September 2014
7 Kesalahan medis yang bisa terjadi pada pasien
0
(R24/Ism/merdeka)
7 Kesalahan medis yang bisa terjadi pada pasien
Kesalahan bisa saja terjadi, bahkan pada orang yang bekerja dalam bidang kesehatan dan melayani banyak orang yang sakit.

Data menunjukkan bahwa seperempat juta orang mengalami luka tambahan karena kesalahan yang dilakukan perawat atau dokter.

Lantas, kesalahan apa saja yang bisa dilakukan oleh para petugas medis? Ini dia, seperti dilansir oleh merdeka Senin (1/4/13) sebagai berikut :

1. Alat kedokteran tertinggal di dalam tubuh

Hal ini telah terjadi beberapa kali karena perawat yang ikut melakukan operasi pada pasien biasanya melupakan jumlah peralatan yang digunakannya dalam tubuh. ketika selesai, mereka terkadang melupakan satu atau dua alat dalam tubuh pasien. Jika Anda mendapat rasa sakit tak wajar, pembengkakan, atau demam setelah operasi, sebaiknya segera periksakan.

2. Salah pasien

Salah pasien atau pasien yang tertukar bisa terjadi ketika staf rumah sakit salah mencampurkan nama atau penyakit yang diderita. Sebelum melakukan prosedur operasi di sebuah rumah sakit, sebaiknya cek ulang biodata Anda pada perawat. Pastikan nama, tempat tanda lahir, dan informasi lainnya benar.

3. Dokter palsu

Beberapa aktor atau orang pernah berpura-pura menjadi dokter. Tentunya obat atau pemeriksaan yang mereka berikan pada pasien juga palsu dan bisa semakin memperburuk keadaannya. Sebelum diperiksa dokter, sebaiknya periksa apakah dokter atau rumah sakit yang Anda datangi memiliki kredibilitas tinggi.

4. Instalasi Gawat Darurat yang penuh

Ketika UGD sudah penuh, seseorang bisa merasa sangat kesakitan hanya karena menunggu tempat tidur kosong. Ada baiknya jika Anda terlebih dahulu memesan tempat atau meminta dokter menelepon instalasi gawat darurat sebelum Anda tiba.

5. Gelembung udara dalam darah

Penggunaan tabung dada cukup umum di rumah sakit. Namun kesalahan bisa terjadi ketika perawat tidak menutup tabung dada dengan rapat, Hal ini berbahaya karena udara bisa terjebak dan memotong suplai darah ke paru-paru, jantung, ginjal, dan otak.

6. Mengobati bagian tubuh yang salah

Meski jarang terjadi, namun hal ini sangat bisa terjadi. Hal ini dikarenakan grafik pasien yang tidak benar atau dokter yang salah membaca hasil rontgent. Ada baiknya Anda mengonfirmasi perawat dan dokter bedah mana yang melakukan operasi serta bagian tubuh mana yang seharusnya dioperasi.

7. Bangun ketika operasi

Ini tentu tak ingin dialami oleh semua orang. Beberapa dokter memberikan anestesi yang lebih sedikit sehingga memungkinkan penumpang bangun saat difoto. Jika kadar anestesi yang digunakan cukup kecil maka seseorang bisa terbangun atau terjaga, namun tak bisa merasakan apa yang dilakukan. Kebanyakan pasien hanya bisa merasakan tekanan setiap kali bagian tubuhnya dicolek, atau dipotong.

Kecelakaan di atas sangat bisa dihindari. Sebaiknya Anda sebagai pasien lebih aktif dalam menanyakan perawatan, dan prosedur yang dilakukan dokter. Begitu juga jika Anda berprofesi sebagai dokter, lebih baik teliti daripada terjadi hal-hal yang tak diinginkan oleh pasien.

(R24/Ism)
Silahkan SMS ke No HP : 0812 6866 1601, Invite Pin BB : 2756E754,
atau email ke alamat : redaksi@riau24.com
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_lbywm_796.jpg
Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah tidak langsung yang saat ini masih dalam uji publik dan di godok oleh DPR RI, menuai banyak perhatian dari berbagai pemerhati dan praktisi politik.
riau24_cduyq_799.jpg
Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT sempat mengatakan "Innalillahi Wainnailaihi Rojiun" terhadap kondisi udara, yang kini mulai diselimuti kabut asap yang makin hari makin tebal.
riau24_dwrkw_797.jpg
Penis bisa saja terasa sakit akibat seorang pria jatuh dari sepeda motor. Cedera pada saat ereksi pun bisa berdampak pada munculnya rasa sakit di penis saat melakukan aktivitas seksual karena penis yang menjadi bengkok.
riau24_cjvrs_770.jpg
Apakah anda pernah melakukan kesalahan, apakah anda sering melakukan kesalahan, apakah anda terobsesi tidak melakukan kesalahan, ataukah anda tidak pernah sama sekali melakukan kesalahan.
riau24_dbzle_752.jpg
Moment silaturahmi di Hari Lebaran identik dengan tradisi berkumpul dan menikmati aneka makanan khas. Tidak terkecuali untuk tahun ini, Hotel ibis Pekanbaru memberikan penawaran istimewa bagi Anda yang ingin meyantap menu lezat khas Lebaran, tanpa repot untuk segala persiapannya. 
riau24_uexrz_798.jpg
Menjelang tua, rambut pria cenderung akan berkurang atau rontok. Akan tetapi kerontokan rambut pada pria tak melulu karena usia, ada juga karena pengaruh hormon. 
riau24_2fwgh_790.jpg
Bersepeda menjadi salah satu olahraga yang menyehatkan bagi tubuh. Selain dapat membakar kalori, fungsi lain yang tak kalah penting yakni melancarkan peredaran darah akibat pergerakan anatomi tubuh.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com