riau24 Gaya Hidup Baru Pejabat China untuk Perangi Korupsi
Kamis, 14 Desember 2017

Gaya Hidup Baru Pejabat China untuk Perangi Korupsi

0
Ilustrasi kue bulan. (CNN Indonesia internet/ michael Stern/Flickr)
Gaya Hidup Baru Pejabat China untuk Perangi Korupsi

Jakarta-Riau24 -- Mulai sekarang, para pejabat China harus memerhatikan apa yang mereka makan, dan ke mana mereka pergi selama dua pekan liburan mendatang. Hal tersebut harus mereka lakukan agar tidak melanggar aturan berhemat. Menyesali apa yang telah dikerjakan juga tak akan diterima sebagai alasan, kata ketua pemberantasan korupsi di China pada Jumat pekan lalu.

Sejak pengangkatan Presiden Xi Jinping pada 2013, pemerintah China telah menindak korupsi resmi yang terselubung serta pemborosan di China. Memamerkan kekayaan pribadi yang kerap berasal dari sumber terlarang serta pemborosan publik telah memicu kritikan luas dari partai.

Selama masa liburan pemberian hadiah kerap terjadi, misalnya memberikan kue bulan di Festival Pertengahan Musim Gugur di akhir bulan ini. Minggu pertama Oktober nanti juga merupakan hari libur nasional.

Dalam surat yang ditulis untuk lebih dari 300 ribu pejabat di departemen-departemen pemerintahan pusat dan industri milik negara, Komisi Sentral Inspeksi Disiplin mengatakan, kader harus sadar bahwa mereka mewakili Partai Komunis.

“Menjalani liburan yang 'bersih' dimulai dari diri Anda, teguh untuk tidak makan apa yang seharusnya tidak dimakan, menolak hadiah yang tidak seharusnya Anda terima, dan tidak pergi ke tempat-tempat yang seharusnya tidak Anda datangi,” kata surat tersebut seperti yang dirilis oleh pengawas korupsi.

Sejak dimulainya penumpasan korupsi, media-media China diisi cerita para pejabat yang menenggak botol minuman keras impor mahal, pesta pora dengan pekerja seks komersial di private club, bermain golf di  lapangan eksklusif, serta sering menggunakan uang rakyat.

Lebih dari dua tahun terakhir ini, kampanye anti-korupsi di China telah menurunkan penjualan produk kelas atas, baik itu baijiu (minuman keras berbahan dasar sorgum), sampai ke kue bulan, keduanya adalah hadiah tradisional yang populer untuk melancarkan hubungan bisnis dan acara resmi terkait lainnya.

R24/noe/cnnindonesia 

 


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_sde4m_3406.jpg
Inhil, Riau24.com - Puluhan pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dan Dewan Pimpinan Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pulau Burung berikrar untuk senantiasa berupaya mencapai tujuan dan mematuhi peraturan organisasi yang berlaku.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru