riau24 Jika King Kong dan Godzilla Bergabung di Layar Lebar
Selasa, 12 Desember 2017

Film

Jika King Kong dan Godzilla Bergabung di Layar Lebar

0
Godzilla akan melawan King Kong dalam film yang rencananya rilis 2020. (Courtesy of Warner Bros. Picture - © 2014 Legendary Pictures Funding, LLC and Warner Bros. Entertainment Inc.)
Jika King Kong dan Godzilla Bergabung di Layar Lebar
Jakarta-Riau24.com-Masyarakt sipil sampai militer benar-benar panik saat King Kong "menguasai" puncak menara World Trade Center. Teriakan histeris juga terdengar saat Godzilla mengancam menghancurkan kota. Lantas, bagaimana jika kedua monster raksasa itu dijadikan satu?

Yang jelas, para pembuat film King Kong dan Godzilla sudah resmi menyatakan mereka akan bersatu. Warner Bros dan Legendary Picture bahkan sudah merencanakan menggabungkan dua monster itu sebagai representasi persatuannya.

Pengumuman itu disampaikan, pada Rabu (14/10/2015) lalu, mengutip Variety. Rencana-rencana film pun disampaikan. Film pertama adalah Kong: Kull Island yang akan dirilis 10 Maret 2017. Dan film kedua Godzilla 2, yang rilis 8 Juni 2018.

Akhirnya, film yang menggabungkan kedua monster adalah Godzilla vs Kong, dan akan dirilis pada 2020, belum ada tanggal pasti.

Film Kong: Skull Island akan mulai diproduksi pada 19 Oktober mendatang. Film itu dibintangi Tom Hiddleston, Brie Larson, Jason Mitchell.

Kong: Skull Island mengambil latar sebuah pulau yang menjadi rumah misterius sang raja kera. Sekelompok tim penjelajah tak sengaja menemukannya saat masuk jauh ke dalam hutan.

Film itu didasarkan pada skenario yang ditulis Max Borenstein, John Gatins, dan Dan Gilroy. Sutradaranya Vogt-Roberts. Sementara produser ditempati orang-orang Legendary seperti Thomas Tull dan Jon Jashni, yang bekerja sama dengan satu produser lain yakni Mary Parent.

"Penonton sangat merespons Godzilla. Saya senang mengumumkan bahwa film itu hanya awal dari hiburan baru dunia yang epik. Sebagai penggemar lama karakter ini, saya selalu ingin melihat pertarungan dahsyat, dan hari ini kami senang mengumumkan itu ," ujar Tull.

Pentolan Warner Bros juga menyambut baik kerja sama itu. "Kami menikmati komersial kreatif yang sukses dengan Godzilla. Hebat sekali bisa kembali mengunjungi karakter ini dan membantu waralaba dengan banyak kemungkinan kreatif untuk sineas," kata Kevin Tsujihara.

Ia melanjutkan, itu akan semakin disukai penggemar. "Ikon film global tidak bisa lebih besar dari ini," ucap Tsujihara melanjutkan.

Tanpa King Kong saja, Godzilla meraup US$529 juta (Rp7 miliar) dari global. Film itu diproduksi dengan biaya US$160 (p2,1 miliar) juta. Legendary membiayai sekitar 75 persennya. Sisanya menjadi tanggungan Warner Bros. Keduanya lantas membagi biaya pemasaran.

R24/rno/cnn

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_mmuc9_3424.jpg
Inhil, Riau24.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dapat lebih proaktif, dalam mencari sumber dana bagi pembangunan pasar terapung yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru