riau24 Hati-Hati, Ternyata Es Batu Mengandung Bakteri yang Sangat Mematikan, Ini Cara Mudah Membedakannya...
Selasa, 24 Oktober 2017

Kesehatan

Hati-Hati, Ternyata Es Batu Mengandung Bakteri yang Sangat Mematikan, Ini Cara Mudah Membedakannya...

0
Hati-Hati, Ternyata Es Batu Mengandung Bakteri yang Sangat Mematikan, Ini Cara Mudah Membedakannya...
Hati-Hati, Ternyata Es Batu Mengandung Bakteri yang Sangat Mematikan, Ini Cara Mudah Membedakannya...
Pekanbaru, Riau24.com - Saat cuaca panas seperti ini, membuat sirup es buah ditambah es batu sepertinya cukup menggairahkan.



Es batu memang terkenal dengan harga yang murah meriah. Namun di balik harganya yang murah, kita patut waspada karenanya banyak ditemukan pedagang es yang memproduksi es batunya dengan cara yang tidak benar.

Misalnya, menggunakan air mentah sebagai bahan bakunya atau ada juga yang menambahkan bahan berbahaya seperti kaporit agar es batu menjadi lebih jernih. 
 
Jadi, dibutuhkan kewaspadaan untuk lebih teliti terhadap es batu yang dijual di pasaran. Berikut cara untuk mengidentifikasi es batu yang layak untuk konsumsi.

 
1. Es batu yang terbuat dari air matang akan cenderung terlihat bening
 
Jika dilihat secara kasat mata, es batu yang terbuat dari air matang cenderung terlihat bening seperti kristal. Hal ini dikarenakan gas yang terdapat dalam air terlepas atau menguap saat proses perebusan. Maka, ketika proses pendinginan terjadi, hanya sedikit gas yang terperangkap dalam es karena kandungan udara dalam air berkurang.
Namun, bukan jaminan bahwa es batu yang dibuat dengan air matang akan menjadi bening sempurna. Perlu proses pensterilan dan perebusan hingga 2 kali untuk menghilangkan gas terlarut dan kotoran-kotoran lain yang mengendap di dalamnya.
 
Saat ini sudah banyak dijual di pasaran jenis es batu kristal atau ice cube yang memiliki bentuk seperti pipa dan berlubang.
Es batu jenis ini aman dikonsumsi dan nggak berisiko memiliki kandungan bakteri di dalamnya karena bisa diketahui bahwa bahan baku yang dipakainya adalah air matang.

Namun, perlu diperhatikan juga cara memperlakukan es tersebut, mulai dari alat yang digunakan berikut cara membuatnya, serta treatment-nya sebelum dicampurkan pada minuman dan dikonsumsi.
 
2. Es batu yang terbuat dari air mentah umumnya terlihat berwarna putih seperti salju dan terdapat gelembung-gelembung pada es tersebut
 
Es batu yang terbuat dari air mentah terlihat berwarna putih layaknya salju dan terdapat gelembung-gelembung di beberapa bagian es batu tersebut. Hal ini dikarenakan masih banyak gas terlarut yang berada di dalamnya karena tidak melalui proses perebusan terlebih dahulu.

Kebanyakan es batu yang terbuat dari air mentah ini berupa es balok atau es dalam bungkusan plastik (kecuali es buatan sendiri). Es yang dibuat dengan air mentah ini berbahaya untuk dikonsumsi dan tidak baik untuk kesehatan. Apalagi bila air untuk membuat es batu ini diambil dari air sungai yang tercemar. 
 
Bahkan, ada salah satu penelitian yang menyebutkan bahwa kandungan bakteri dalam es batu lebih banyak ketimbang bakteri yang terdapat dalam air di toilet
 
Seperti yang telah dilaporkan oleh Daily Mail, tes ilmiah yang dilakukan terhadap es batu yang disajikan di restoran-restoran ternama, memberikan hasil yang sangat mengejutkan bahwa di dalam es batu tersebut terkandung bakteri yang jauh di atas batas normal.  (***)




R24/fatma

Loading...

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_hdpjm_3220.jpg
Kuansing, Riau24.com - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si membuka lomba mancing mania di Topian Muko Lobuah Bawah Jembatan Desa Seberang Pantai Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu, 22 Oktober 2017.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru