riau24 Ini Ciri-Ciri Tahi Lalat di Tubuh yang Merupakan Pertanda Kanker Berbahaya
Jumat, 20 Oktober 2017

Kesehatan

Ini Ciri-Ciri Tahi Lalat di Tubuh yang Merupakan Pertanda Kanker Berbahaya

0
Ini Ciri-Ciri Tahi Lalat di Tubuh yang Merupakan Pertanda Kanker Berbahaya
Ini Ciri-Ciri Tahi Lalat di Tubuh yang Merupakan Pertanda Kanker Berbahaya
Pekanbaru, Riau24.com -  Tumbuhnya tahi lalat di wajah maupun bagian tubuh lainnya merupakan hal yang normal terjadi pada kulit manusia.
Tahi lalat merupakan bintik kecil berwarna cokelat, agak kehitaman atau hampir sama dengan warna kulit yang tumbuh di atas permukaan kulit.

Tahi lalat terbentuk dari pengelompokan sel-sel penghasil zat warna kulit bernama melanosit. Bentuknya ada yang bulat, oval, menonjol, atau datar. Tekstur permukaan tahi lalat juga bervariasi, ada yang halus atau kasar, bahkan beberapa di antaranya ada yang ditumbuhi bulu.
 
Sebagian besar tahi lalat ada sejak lahir, tapi bisa juga baru muncul saat dewasa. Tahi lalat bisa dikatakan sebagai tumor jinak pada kulit yang paling umum dijumpai pada manusia. Memang, kondisi kulit ini umumnya tidak berbahaya. Tapi, beberapa tahi lalat bisa berubah menjadi kanker lho!

Berikut tahi lalat yang termasuk normal atau berpotensi bahaya.
 
1. Tahi lalat normal umumnya berwarna merata, bentuk dan ukurannya nggak akan berubah selama bertahun-tahun

2. Warna solid, ukuran dan bentuk nggak berubah .

3. Tahi lalat yang tumbuh sejak lahir atau tanda lahir normal biasanya berwarna merata–bernuansa kecokelatan, biru-keabuan (mongolian spot), noda kemerahan (salmon patches), keunguan (hemangioma), atau hitam legam.


Orang-orang berkulit gelap cenderung memiliki tahi lalat yang berwarna lebih gelap daripada mereka yang berkulit putih. Tanda lahir normal umumnya berdiameter kurang dari 6 milimeter (selebar penghapus di ujung pensil).

Tahi lalat ini dapat menyatu rata dengan kulit atau timbul terangkat, bahkan bisa disertai pertumbuhan rambut. Bentuknya bisa bulat sempurna atau oval. Setelah tahi lalat berkembang, biasanya akan tetap memiliki ukuran, bentuk, dan warna yang sama selama bertahun-tahun.
 
Beberapa tahi lalat yang normal kemungkinan akan bertambah selama masa remaja, menggelap pada ibu hamil, atau memudar di usia 40-50 tahun ke atas sebagai respon terhadap hormon.

Pada saat kamu mencapai usia dewasa, memungkinkan bagimu untuk memiliki 10 buah atau lebih tanda lahir di tubuh. Sebaiknya periksakan ke dokter jika ada tahi lalat yang baru muncul di kemudian hari (pascaremaja awal) karena merupakan tanda peringatan paling penting dari melanoma.   (***)




R24/fatma

Loading...

Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_vnnak_3215.jpg
Inhil, Riau24.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (Diskominfops) dengan didampingi TP4D mengunjungi Kantor Tabalong TV di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa, 18 Oktober 2017 pagi.
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru