riau24 Mahasiswa Klaim Walikota Pekanbaru Lari dari Tanggung Jawab
Selasa, 19 Desember 2017

Mahasiswa Klaim Walikota Pekanbaru Lari dari Tanggung Jawab

0
Gambar presiden mahasiswa dan wakil presiden mahasiswa UR
Mahasiswa Klaim Walikota Pekanbaru Lari dari Tanggung Jawab

Presiden BEM Universitas Riau (UR) Andreas Rabu (16/9/2015), mengatakan keberangkatan Walikota ini adalah sebagai bentuk lari dari tanggung jawab atas keadaan kabut asap yang kian tebal di Pekanbaru.

"Sebenarnya agenda ke Beijing itu bagus, yaitu sebagai narasumber pengelolaan air bersih. Kita akui agendanya bagus tapi tak beretika. Ini lagi kabut asap,  tega ya pak Walikota malah pergi ke luar negeri sana. Paling gak walau gak ada hal yang dilakukan, di sini sajalah bersama warganya," ujar Andreas.

Andreas menambahkan alangkah lebih bagusnya dana yang dipakai itu disalurkan untuk mengatasi kabut asap. "Entah darimanapun dana itu, alangkah lebih bagusnya untuk mengatasi kabut asap di Pekanbaru, atau bisa juga untuk penanganan ISPA di Pekanbaru yang korbannya semakin banyak," jelasnya.

Hal senada disampaikan Menteri Dalam Universitas (Mendaniv) BEM Universitas Islam Riau (UIR) Andika. Kepada wartawan Ia mengatakan tindakan Walikota hanya sebagai modus saja.

"Bukan hanya kami sebagai BEM yang menilai, saya yakin 70 persen warga di Pekanbaru ini pasti akan berpikiran sama dengan kami. Hanya modus untuk menghindari kabut asap," tegasnya.

Andika juga mengatakan seharusnya Walikota berfikir cemerlang dan jangan malah pergi ke luar negeri dengan kondisi asap di Pekanbaru yang kian parah ini. "Seharusnya walikota memikirkan hal tersebut sebelum pergi," tegasnya

Diberitakan sebelumnya ditengah kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT malah "plesiran" ke Beijing, China.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Walikota berangkat menuju Padang Selasa (15/9/2015) malam dan terbang lagi ke China Rabu (16/9/2015) pagi. Ikut dalam agenda "plesiran" ini Asisten II Dedi Gusriadi, Kepala BPTPM M.Jamil, Kabag Humas Pemko Pekanbaru Alek Kurniawan.

Salah satu pegawai di Pemko Pekanbaru yang tidak ingin disebutkan namanya kepada wartawan mengatakan sebenarnya bukan hanya Walikota saja yang diundang, tapi Plt Gubernur juga.

"Namun pak Gub tidak diizinkan oleh Kemendagri karena memang saat ini Riau masih diselimuti kabut asap sehingga sebagai pemegang tampuk kepemimpinan tertinggi di Riau tak boleh meninggalkan wilayah kepemimpinannya," ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan agenda Walikota ke Beijing ini dalam rangka sebagai narasumber Pengelolaan Air Bersih di Pekanbaru.

"Undangan sudah lama masuk ke bagian Humas Pemko, jadi bukan karena memang bapak mau liburan kesana tapi memang karena ada undangan sebagai narasumber pengelolaan air bersih di Pekanbaru," pungkasnya.

( Baca Juga : Pelantikan BEM FKIP Universitas Riau tetap Berlangsung )

r24/efk


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_nfrwg_3427.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Inhil HM Wardan terus melakukan peninjauan kegiatan pembangunan yang sedang berjalan di lapangan, guna memastikan pengerjaannya berjalan dengan baik.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru