riau24 BMC Monitoring Mangrove Di Desa Mengakapan
Selasa, 12 Desember 2017

BMC Monitoring Mangrove Di Desa Mengakapan

0
BMC Monitoring Mangrove Di Desa Mengakapan

Siak – Riau24.com - Pada Tanggal 17 Oktober 2015 tepatnya pada hari sabtu Belukap Mangrove Club Universitas Riau melakukanBelukers Monitoring mangrove. Belukers merupakan sebutan dari anggota aktif dari anggota belukap mangrove club. Kegiatan belukers monitoring ini yang dilaksanakan di lokasi ekowisata mangrove di Desa Mengkapan Kabupaten Siak. Lokasi ini dipilih karena kondisi mangrove nya cukup beragam Jenisnya yang tumbuh. Di Desa mengkapan itu sendiri banyak kita temui jenis Avicenia Sp, Sonneratia SP,Rhizophora Sp, Nypah FruticansPandanus Tectorius,Thespesia Populnea dan lainnya. Melihat keberagaman jenis mangrovenya ini menunjukan masih ada kesadaran masyrakat terhadap ekosistem mangrove.

Seperti kita ketahui Mengkapan  berhadapan langsung dengan Pulau Padang  yang dimana di pulau itu terdapat Perusahaan yang bergerak di bidang Migas. Namun Perusahaan ini Membina Kelompok mangrove di Desa Mengkapan dengan nama kelompok mangrovenya adalah Kelompok Mangrove Lestari.

​Kelompok Lestari tidak hanya menjadikan ekosistem mangrove sebagai kawasan hutan yang melindungi pesisir dari terpaan arus pasang. Namun berkat dorongan dan semangat yang sama seperti kami ini mereka membuka kawasan ekowisata mangrove. Kawasan ekowisata ini banyak memberikan edukasi bagi pengunjung. Paket – paket wisata yang di  berikan cukupa banyak seperti  melakukan penanaman sekaligus berwisata, menangkap siput dan lokan di kawasan ekowisat tersebut, memberikan perkenalan jenis – jenis mangrove yang ada disana.

Kegiatan Belukers Monitoring bertujuan untuk melihat potensi ekosistem mangrove yang ada di daerah tersebut. Kemudian kegiatan Belukers Monitoring ini bukan hanya sekedar melihat lokasi dan jenis mangrovenya. Pada kesempatan di kegaiatan ini kita melakukan penenaman bibit mangrove dari jenis Avicenia SP (Api-api) dan berkunjung ke nursery tanaman Mangrove di Perusahaan Migas yang berada di Lokasi Pulau Padang. Di Tempat Nursery Tanaman Pantai yang ada di perusahaan itu banyak membuat bibit JenisAvicenia SP, Sonneratia SP, Xylocarpos SP. Dari kegitan ini Banyak yang dapat kita dapat dari lapangan seperti kita mendapatkan metode yang baharu dalam teknik penamanam dengan melihat kondisi daerahnya.

 R24/mla


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_mmuc9_3424.jpg
Inhil, Riau24.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dapat lebih proaktif, dalam mencari sumber dana bagi pembangunan pasar terapung yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru