riau24 Aksi Palak Resahkan Wisatawan di Padang
Sabtu, 20 Oktober 2018

Aksi Palak Resahkan Wisatawan di Padang

1
Suasana menjelang petang di kawasan wisata Jam Gadang, Bukit Tinggi, Sumbar. Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah optimis pariwisata Sumbar akan segera pulih pascagempa.(Antara)
Aksi Palak Resahkan Wisatawan di Padang

Jakarta, Riau24.com - Pengunjung beberapa objek wisata di Kota Padang, Sumatera Barat, meminta pemerintah daerah untuk menindak tegas pemalak yang kerap beraksi di beberapa objek wisata.

"Kami berharap pemerintah melakukan inspeksi dan menindak langsung kegiatan pemalakan kepada pengunjung," kata Rani Elhakim, salah seorang pengunjung Pantai Padang kepada Antara, Sabtu (2/1/12016).

Dia menyebutkan aksi para pemalak ini sering dilakukan pada pagi dan siang hari. Menurutnya sasaran para pemalak adalah pengunjung yang datang sendirian atau berdua. Saat melakukan aksinya, para pemalak bergerombol dan mendekati pengunjung sambil meminta uang.

Lebih jauh Rani menuturkan, untuk di Pantai Padang sendiri, pemalak biasanya banyak beraksi di sekitar taman monumen IORA.
"Modus pemalak ini berbeda, ada yang memaksa, ada yang mengamen sekadarnya dan ada yang meminta mengaku belum makan dan sebagainya," katanya.

Hal ini kata dia tentu sangat meresahkan masyarakat dan menyebabkan pengunjung takut untuk berwisata.

Sementara itu, wisatawan lain, Sisil Ega menilai, adanya pemalak ini bukan hanya menyebabkan keresahan namun juga merusak suasana.

Menurutnya, orang ke pantai untuk mencari udara segar atau bercengkerama dengan teman dan keluarga. Akibat adanya pemalak tersebut kadang seseorang menjadi emosi dan kesal sehingga tidak lagi menikmati wisatanya.

"Kami berharap hal ini dapat segera dibasmi," katanya.

Menindaklanjuti laporan ini, Pemerintah Kota Padang melalui Wakil Wali Kota Emzalmi mengatakan, Pemkot telah menerjunkan Satpol Pamong Praja untuk menindak tegas pemalakan dan pelanggaran lainnya. Khusus untuk pemalakan di tempat wisata, pihaknya akan meningkatkan intensitas sidak.

R24/rno 


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Juliana Lim
Senin, 02 April 2018 06:04 wib
Untuk cara selanjut nya juga, anda bisa kunjungi / hubungi kami di sini https://goo.gl/G158cA HP: +6281377055002 BBM: D1A1E6DF YM: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) WECHAT ID: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS) Terimakasih atas perhatiannya
Nama :
Komentar :
     
riau24_tymsx_3833.jpg
Pelalawan, Riau24.com - Sejak berjalannya Program Percepatan Infrastruktur Desa (PPID) di kabupaten Pelalawan, demi mewujudkan Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri Aman dan Sejahtera), program tersebut terus digalakkan oleh HM Harris di periode kedua menjabat bersama Wakilnya, Drs Zardewan.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru