riau24 Air Terjun Kedung Grujug yang Masih Perawan
Jumat, 15 Desember 2017

Travel

Air Terjun Kedung Grujug yang Masih Perawan

0
Air Terjun Kedung Grujug yang Masih Perawan

Sragen, Riau24.com - Wilayah Sragen, Jawa Tengah, menyimpan keindahan tersembunyi yang masih belum banyak terjamah. Salah satunya air terjun Kedung Grujug. Jangan salah, bentuknya mirip Niagara Fall di Amerika Serikat loh. Jika pemda setempat serius mengelola, Kedung Grujug yang masih perawan itu bisa menjadi jujugan wisatawan.

Letak air terjun itu di Dusun Pungkruk, Desa Doyong, Kecamatan Miri. Kedung Grujug berjarak sekitar 25 kilometer dari Kota Solo (arah utara) atau sekitar 35 kilometer dari Kota Sragen (arah barat).

Akses menuju lokasi cukup mudah. Hanya membutuhkan perjalanan satu kilometer dari kantor Kecamatan Miri. Lantas berjalan kaki menuju lokasi melewati medan turunan yang tidak terlalu terjal.

Air terjun ini cantik dan indah. Di tepian air terjun tersusun batu karang yang sudah membentuk pola alami seperti anak tangga.
Susunan tersebut diakibatkan aliran sungai yang terus-menerus selama ribuan tahun.

Sehingga seolah membuat pola yang artistik. Selain itu air terjun yang masih perawan ini seperti ditahan oleh dinding alam. Air terjun ini tingginya sekitar enam meter mengalir dari Kali Pungkruk.

Lebar sungai sekitar tiga meter dan terus melebar. Aliran sungainya sendiri mengalir Waduk Kedungombo. Jika dikelola dengan baik dan dikembangkan bisa menjadi objek wisata baru.

”Lokasi ini paling hanya untuk memancing. Tapi juga ada anak muda sekadar foto-foto. Ini belum dikembangkan, masih apa adanya,” tutur Sunardiyanto, salah satu warga Desa Girimargo, Minggu (6/3).

Kawasan tersebut masih sangat alami. Bahkan pernah ditangkap sebuah ular besar yang panjangnya empat meter. Namun terkadang pemancing tetap nekat memancing sampai malam hari. Pasalnya, ikan di kawasan itu cukup banyak, mulai wader, nila, lele, sampai sidat.

Tempat ini dinilai sangat bagus dan akses jalan juga sudah layak. Namun masyarakat kurang menyadari potensinya dan menganggap air terjun itu sesuatu yang biasa.

”Sejauh ini masih belum digarap dengan baik, warga menganggapnya biasa,” kata anggota Satpol PP Kecamatan Miri Agus Dwi Cahyo.



R24/dev/jwa


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_e3zes_3426.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengikuti prosesi pelepasan pawai ta'aruf sebagai awal dimulainya  serangkaian kegiatan dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 36 Provinsi Riau di Kota Dumai, Minggu 10 Desember 2017.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru