riau24 Mengenalkan Sulaman dan Bordiran Khas Bukittinggi
Jumat, 15 Desember 2017

Kesenian

Mengenalkan Sulaman dan Bordiran Khas Bukittinggi

0
Sulaman Bukit Tinggi
Mengenalkan Sulaman dan Bordiran Khas Bukittinggi

Bukittinggi, Riau24.com - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) siap menampilkan produk sulaman dan bordiran di ajang Inacraft 2016 yang digelar di Jakarta, 20 hingga 24 April 2016. Tiap kota dan kabupaten menampilkan produk yang berbeda.

"Bukittinggi akan menampilkan sulaman dan bordiran yang berupa produk jadi," tegas Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bukittinggi M Idris di Bukittinggi, Jumat (01/04/2016).

Ia menambahkan sulaman dan bordiran merupakan kerajinan turun temurun masyarakat setempat sehingga dipilih sebagai produk unggulan dalam ajang tersebut. "Selain itu, kedua produk tersebut juga telah diakui oleh Kementerian Perindustrian pada 2009 bahwa sulaman dan bordiran adalah kompetensi inti Bukittinggi," ujar dia.

Ia menyebutkan pada Inacraft 2016 akan dibawa sembilan orang dari Industri Kecil Menengah (IKM) sulaman dan bordiran yang tergabung dalam Asosiasi Fashion dan Designer Bukittinggi (AFDB) untuk mengisi tiga stand yang disediakan bagi daerah itu. "Berbagai persiapan telah dilakukan agar produk sulaman dan bordiran tersebut dapat terus berkembang dan diminati masyarakat," papar dia.

Ia mengungkapkan secara bertahap pemerintah setempat memberikan pembinaan pada para pelaku usaha agar dapat menghasilkan produk yang bervariasi tidak hanya untuk bahan pakaian dan mukena, namun juga untuk penggunaan lain seperti taplak meja dan kelambu.

"Kami rencanakan, tahun ini akan membawa para designer lokal yang sudah dinilai mampu untuk mengikuti study banding ke Kota Bandung, Jawa Barat, untuk meningkatkan kemampuan dan wawasannya," jelas dia.

Di samping itu, pemerintah juga melakukan promosi ke wilayah Indonesia bagian timur dan produk tersebut juga telah terpasarkan ke Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam meski masih dalam skala kecil. Ia menargetkan, melalui produk sulaman dan bordiran tersebut, Bukittinggi dapat menjadi kiblat busana muslim di Indonesia dan mampu bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Sementara itu, salah seorang warga penyuka produk sulaman, Azrini (55) menerangkan menggemari sulaman terutama pada mukena karena motifnya yang bervariasi.

"Hasil sulaman juga sangat halus. Semoga dengan adanya perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha sulaman dan bordiran tersebut, dapat membantu mereka meningkatkan kualitas produk sehingga lebih banyak yang mengenal dan menggemari," tandas dia.


R24/dev/ini 


Bagikan :
#Tagline News : Riau | Berita Riau | Berita Pekanbaru | Berita Kampar | Berita Siak | Berita Inhu | Berita Inhil | Berita Bengkalis | Berita Rohil | Berita Meranti | Berita Dumai | Berita Kuansing | Berita Pelalawan | Berita Rohul | Berita Internasional | Advertising Pekanbaru
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
Loading...

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_nfrwg_3427.jpg
Inhil, Riau24.com - Bupati Inhil HM Wardan terus melakukan peninjauan kegiatan pembangunan yang sedang berjalan di lapangan, guna memastikan pengerjaannya berjalan dengan baik.
loading...
  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru